Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Rp 2,4 Juta Ditransfer, Pemkab Jombang Siapkan Rp 1,1 M untuk 465 Lansia, Disabilitas dan Gelandangan

badge-check


					Para lansia penghuni Panti Jompo Lestari bergembira bersama staf dan karyawan Aston Gresik Hotel & Conference Center. (Foto:KREDONEWS/Adi Agus Santoso) Perbesar

Para lansia penghuni Panti Jompo Lestari bergembira bersama staf dan karyawan Aston Gresik Hotel & Conference Center. (Foto:KREDONEWS/Adi Agus Santoso)

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Pemerintah Kabupaten Jombang menggelontorkan anggaran Rp1,1 miliar dari APBD 2026 untuk program bantuan permakanan bagi 465 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari kalangan rentan, total 465 jiwa.

Mereka terdiri 213 lansia, 126 anak, 106 penyandang disabilitas, serta 20 gelandangan dan pengemis.

Kepala Dinas Sosial Jombang, Agung Hariadi, menjelaskan bahwa inisiatif ini bertujuan memenuhi kebutuhan pokok sekaligus meningkatkan gizi bagi warga kurang mampu.

“Pemda tahun ini menyediakan dana sekitar Rp1,1 miliar khusus untuk kelompok rentan ini,” ungkapnya saat ditemui di kantornya, Kamis (26/2/2026), mengutip dari rri co.

Data Dinas Sosial mencatat seluruh 465 penerima telah lolos verifikasi ketat untuk memastikan bantuan tepat sasaran. “Mereka semua memenuhi standar data kesejahteraan sosial,” tambah Agung.

Bantuan berupa uang tunai Rp2,400,000/ orang disalurkan sekaligus langsung ke rekening penerima di Bank Jatim via virtual account.

Cara ini dipilih untuk menjamin keamanan, akuntabilitas, dan kemudahan pencairan.

“Transfer langsung ke rekening membuat proses lebih transparan dan aman,” tegasnya.

Agung menambahkan, program Dinsos ini berbeda dari bantuan makanan siap saji yang dikelola desa.

“Kami fokus pada dana tunai dari pemda untuk kebutuhan konsumsi pribadi, bukan makanan jadi,” ujarnya.

Tahun ini, pola penyaluran berubah menjadi sekali cair—berbeda dari bertahap sebelumnya—setelah evaluasi menunjukkan pendekatan ini lebih optimal.

“Penerima bisa memanfaatkan bantuan secara penuh dan efisien,” katanya.

Pemkab Jombang berupaya melalui program ini untuk menjamin asupan gizi kelompok rentan terpenuhi, sekaligus memperkokoh jaring pengaman sosial bagi masyarakat miskin.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

MBG Dihentikan Sementa saat Libur Sekolah

17 Juni 2026 - 20:06 WIB

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Trending di Nasional