Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Rakor Dekranasda Jonbang: Yuliati Kunjungan Langsung 5 Sentra Industri di Jombang

badge-check


					Rakornas Dekranasda Jombang menggelar rakeorda 2026, dilaksanakan kantor Pemkab Jombang, Kamis 10 April 2026. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Rakornas Dekranasda Jombang menggelar rakeorda 2026, dilaksanakan kantor Pemkab Jombang, Kamis 10 April 2026. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soestayo   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Jombang dibawah nakhoda Yuliati Nugrahani Warsubi tengah menetapkan arah baru bagi pengembangan Industri Kecil Menengah (IKM) dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) masa bakti 2025-2030.

Fokus utama dalam periode ini adalah transisi ekonomi dari berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis kreativitas dan inovasi digital.

Demikian pernyataan Ketua Dekranasda Jombang, Yuliati Nugrahani Warsubi (istri Bupati Jombang H Warsubi) dalam Rapat Koordinasi Pembahasan Rencana Kerja Dekranasda Tahun 2026 dihadiri jajaran pengurus dan Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang pada Jumat siang, 10 April 2025, di ruang rapat Swagata Pendopo Kabupaten Jombang.

Selain menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jajaran pengurus Dekranasda masa bakti 2025-2030, Yuliati juga menekankan bahwa tahun 2026-2027 merupakan fase untuk mengubah peran lembaga.

Dekranasda kini tidak lagi sekadar menjadi lembaga pembina, melainkan harus bertindak sebagai penggerak pasar yang aktif untuk memastikan produk lokal mampu bersaing di kancah nasional.

“Kita sedang bertransisi dari ekonomi berbasis sumber daya alam menuju ekonomi berbasis kreativitas dan inovasi. Dalam visi ini, IKM dan UMKM bukan lagi sekadar pelengkap, melainkan akan menjadi pilar utama stabilitas ekonomi daerah,” tegasnya.

Sebagai langkah konkret menghadapi era industri 5.0, Dekranasda tengah menyiapkan platform aplikasi berbasis geospasial dan marketplace terintegrasi. Sistem ini dirancang untuk memetakan potensi sekaligus melayani pelaporan serta transaksi secara langsung, sehingga produk khas Jombang dapat menjangkau pasar yang lebih luas tanpa batas waktu dan jarak.

Mengenai rencana kerja tahun 2026, Dekranasda dijadwalkan melakukan kunjungan langsung ke 5 hingga 10 sentra industri unggulan, mulai dari UMKM di wilayah Ploso, Kabuh, hingga perajin Batik Jombangan. Kunjungan ini bertujuan memberikan solusi desain yang modern tanpa meninggalkan identitas lokal, serta memastikan kualitas produk siap bersaing.

Selain itu, program Pendampingan Mitra Usaha Produk Unggulan Daerah (PM UPUD) akan dioptimalkan untuk mempertemukan pelaku usaha dengan investor dan akademisi melalui berbagai pameran strategis.

Program ini juga menyasar pendampingan Wira Usaha Baru (WUB) di sektor pertanian, perikanan, peternakan, hingga kerajinan spesifik seperti sarung goyor.

“Tujuannya adalah memastikan bahan mentah dapat diolah menjadi barang jadi bernilai jual tinggi demi mewujudkan kemandirian ekonomi,” tambahnya

Di sisi lain, peran Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan sebagai motor penggerak ekonomi lokal. ASN diimbau untuk memprioritaskan belanja kebutuhan dinas maupun pribadi melalui aplikasi digital pemerintah daerah atau gerai resmi Dekranasda. Hal ini dilakukan guna menjaga agar perputaran modal tetap berada di dalam wilayah Kabupaten Jombang.

“Kepada rekan-rekan ASN, sebagai motor penggerak ekonomi lokal. Saya menghimbau agar belanja kebutuhan dinas maupun pribadi diprioritaskan melalui aplikasi digital pemerintah daerah atau di gerai Dekranasda. Mari kita jaga perputaran modal tetap di dalam Kabupaten Jombang, dari kita, oleh kita, untuk kemakmuran Jombang, kata Yuliati memberi imbauan.

Menutup arahannya, Yuliati Nugrahani Warsubi Ketua Dekranasda Kabupaten Jombang meminta dukungan penuh dari seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan masyarakat luas agar rencana strategis ini melahirkan ekosistem digital yang berkelanjutan hingga ke pelosok desa.

“Saya meminta dukungan seluruh pihak, baik OPD terkait, pelaku usaha, maupun masyarakat. Mari kita pastikan rencana strategis ini tidak hanya menjadi seremoni belaka. Saya ingin rencana ini melahirkan ekosistem digital yang berkelanjutan, yang benar-benar dirasakan manfaatnya hingga ke pelosok desa, demi kesejahteraan seluruh pengrajin di Jombang. Sehingga terwujud Jombang kreatif, UMKM maju, rakyat sejahtera”, pungkasnya.

Senada dengan hal tersebut, Ketua Harian Dekranasda yang baru, Anjik Eko Saputro, SH., MM., Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Jombang menyatakan kesiapannya untuk memberikan dukungan dari sisi anggaran dan regulasi melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian.

“Sebagai ketua harian yang baru, saya akan melakukan yang terbaik untuk mendukung program kerja Ketua Dekranasda dan pengurus. Kami membuka ruang diskusi seluas-luasnya untuk ide inovasi demi kemajuan kerajinan daerah,” kata Anjik.

Dalam Rakerda Dekranasda Kabupaten Jombang Tahun 2026 tersebut berlangsung diskusi aktif untuk merumuskan langkah konkret dalam mengembangkan kerajinan lokal Jombang agar memiliki daya saing unggul di kancah nasional. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News