Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

PT INKA Kirim 2 Unit Locomotive Platform Buatan Madiun ke Australia

badge-check


					PT INKA mengirimkan dua locomotive platform  pesanan negara Australia melalui pelabuhan peti kemas Tanjung Perak, Surabaya, 12 Februari 2025. Instagram@pt_inka Perbesar

PT INKA mengirimkan dua locomotive platform pesanan negara Australia melalui pelabuhan peti kemas Tanjung Perak, Surabaya, 12 Februari 2025. Instagram@pt_inka

Penulis: Agus Adi Santoso  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA – PT INKA (Persero) telah berhasil mengirimkan batch pertama dari pengiriman dua unit locomotive platform ke Australia melalui pelabuhan Peti Kemas Tanjung Perak, Surabaya. Pengiriman ini merupakan bagian dari total 50 unit yang direncanakan akan dikirim secara bertahap hingga tahun 2028.

Dalam pernyataannya, Aisyah menyatakan bahwa proyek ekspor ini memiliki nilai strategis bagi perusahaan, berfungsi sebagai showroom untuk bersaing di pasar global dan meningkatkan kualitas produk sesuai dengan kesepakatan yang telah dibuat. Ia juga menekankan komitmen INKA dalam menjalankan kontrol kualitas yang ketat untuk memenuhi standar internasional

Detail Pengiriman

  • Jenis Produk: Locomotive platform ini adalah underframe tanpa instalasi bogie dan coupler, yang merupakan bagian dari lokomotif bertipe Diesel Electric C44 ESACi.
  • Proses Ekspor: PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS) memainkan peran penting dalam logistik pengiriman ini, menangani muatan yang tergolong uncontainerized dan memerlukan penanganan khusus.
  • Strategi Ekspor: Proyek ini dianggap strategis bagi PT INKA, tidak hanya untuk memperluas pasar di Australia tetapi juga sebagai langkah awal untuk memasuki pasar Eropa dalam industri manufaktur kereta api global.

Nuur Aisyah, Senior Manager Humas PT INKA, mengungkapkan rasa terima kasih kepada TPS atas kontribusinya dalam memastikan pengiriman berjalan lancar dan tepat waktu. Lokomotif platform yang dikirim oleh PT INKA (Persero) ke Australia memiliki beberapa keunggulan yang menonjol:

Lokomotif ini merupakan underframe tanpa instalasi bogie dan coupler, yang merupakan bagian dari lokomotif Diesel Electric C44 ESACi. INKA berkomitmen untuk meningkatkan kualitas produk dengan kontrol kualitas yang ketat sesuai kesepakatan dengan pihak terkait1.

Proyek ekspor ini dianggap strategis, tidak hanya untuk memperkuat posisi INKA di pasar global, tetapi juga sebagai showroom untuk bersaing di industri manufaktur kereta api dunia. Ini menunjukkan kepercayaan internasional terhadap produk buatan Indonesia1.

Lokomotif ini merupakan hasil pengembangan teknologi oleh insinyur Indonesia, yang memungkinkan INKA untuk bersaing dengan produsen lokomotif global. Meskipun beberapa komponen seperti mesin penggerak diimpor, spesifikasi dan desain keseluruhan ditentukan oleh INKA sendiri.

INKA adalah satu-satunya produsen lokomotif di ASEAN, yang menunjukkan kemampuan Indonesia dalam memproduksi lokomotif secara mandiri. Hal ini memperkuat posisi Indonesia dalam industri perkeretaapian di kawasan tersebut.

Keunggulan-keunggulan ini menjadikan lokomotif platform dari INKA tidak hanya sebagai produk yang memenuhi standar internasional, tetapi juga sebagai simbol kemajuan industri kereta api Indonesia di kancah global.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ada Promo Bright Gas Diskon Rp 25 Ribu, Begini Cara Dapatnya

4 September 2026 - 19:56 WIB

Praktik Curang Produsen Diduga Jadi Penyebab Naiknya Harga Beras

4 September 2026 - 19:45 WIB

Taman Wisata Alam Kawah Ijen Ditutup Sementara Imbas Karhutla

4 September 2026 - 19:33 WIB

Gus Alex ‘Gigit’ 24 Anggota DPR: Minta Oleholeh 3.000 Riyal/ Orang Saat Kunker di Makkah

4 September 2026 - 18:00 WIB

William Gunawan Minta Bantuan Presiden Prabowo: Emas 2.2 Kg Senilai Rp6.6 Miliar Hilang di Bank BJB

3 September 2026 - 21:31 WIB

Menelisik Akar Terorisme (52): Potong Tangan dan Hidung

3 September 2026 - 20:57 WIB

Insiden Keracunan MBG di SMPN Kabuh Jombang: 256 Siswa dan 4 Guru Dirawat, Santap Udang Saus Padang

3 September 2026 - 20:24 WIB

Pisang Cavendish Lumajang Siap Ekspor, Hong Kong dan Malaysia Jadi Sasaran

3 September 2026 - 19:03 WIB

Purbaya Pastikan Tak Ada Pengampunan Pajak Selama Masih Jabat

3 September 2026 - 18:37 WIB

Trending di Nasional