Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Polisi Bekasi Ungkap Teror Pocong di Sumbersari, Cuma Iseng Dua Remaja Pelaku Diampuni

badge-check


					Pocong purapura di Sumbersari, Bekasi, ternyata mainan dua pemuda iseng, merwka sudah ditangkap. Polisi pun membebasakan ulang nakal mereka yang menakuti warga. Fotos:ist Perbesar

Pocong purapura di Sumbersari, Bekasi, ternyata mainan dua pemuda iseng, merwka sudah ditangkap. Polisi pun membebasakan ulang nakal mereka yang menakuti warga. Fotos:ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BEKASI– Selama tiga malam berturut-turut, warga Desa Sumbersari, Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, hidup dalam ketakutan. Mulai dari pukul 22.00 hingga dini hari, suasana lingkungan yang biasanya tenang berubah mencekam.

Terdengar suara ketukan keras bertubi-tubi di pintu dan jendela rumah warga, disertai sosok berbalut kain putih panjang menyerupai pocong yang melompat-lompat di antara pekarangan rumah.

Isu beredar, konon ada makhluk halus yang marah atau mencari korban. Banyak warga tidak berani keluar, pintu dikunci ganda, dan anak-anak dilarang bermain malam.

Namun, misteri itu akhirnya terkuak dan berakhir di tangan warga sendiri pada Rabu malam, 13 Mei 2026.

Pasukan ronda yang sudah bersiaga diam-diam sejak sore hari berhasil mengepung dan menangkap dua sosok yang diduga menjadi biang kerok kegaduhan itu.

Apa yang terjadi kemudian mengejutkan semua orang: sosok seram yang membuat warga gemetar ketakutan itu ternyata bukan makhluk gaib, melainkan dua pemuda berusia 19 dan 21 tahun, warga desa sendiri.

Kedua pelaku itu bernama lengkap Rizky Andika Saputra (19 tahun) dan Aditya Firmansyah (21 tahun), keduanya beralamat di Dusun Krajan, Desa Sumbersari, Kabupaten Bekasi.

Saat beraksi, Rizky yang menyamar menjadi pocong dengan berbalut kain sprei putih diikat menyerupai jenazah, sementara Aditya bertugas sebagai rekannya yang mengetuk pintu, membuat suara gaduh, dan menakut-nakuti warga.

Saat disergap sekitar pukul 23.15 WIB, keduanya berusaha lari, namun jalan sudah tertutup warga yang marah dan geram.

Mereka pun diikat tangan dan kakinya, lalu didudukkan di pinggir jalan sambil diberi pelajaran warga sebelum akhirnya diserahkan ke pihak kepolisian.

Rekaman video saat mereka terikat dan pasrah itulah yang kemudian menyebar luas dan viral di media sosial, sama persis dengan cuplikan yang bung kirimkan.

Kepala Desa Sumbersari, Sukirman, membenarkan peristiwa tersebut. Ia sampai geleng geleng aksi usil wargannya itu.

“Sudah tiga hari warga resah, banyak yang lapor ketukan pintu malam-malam, ada yang melihat sosok putih melintas. Kami perintahkan ronda diperketat, dan malam itu dapat jaringnya. Ternyata cuma manusia biasa yang iseng, warga lega tapi sekaligus marah karena dibuat takut berhari-hari,” ujarnya.

Saat diperiksa warga dan polisi, kedua remaja itu mengaku hanya iseng, ingin mencari sensasi, dan ingin melihat reaksi warga yang ketakutan.

Mereka tidak bermaksud mencuri atau berbuat kejahatan lain, hanya ingin menciptakan kegaduhan di lingkungan.

Padahal akibat ulah mereka, satu lingkungan hampir saja panik massal, ada ibu hamil yang kaget sampai sakit, dan banyak anak-anak menjadi trauma berat.

Kapolsek Pebayuran yang memimpin langsung penanganan kasus ini, Kompol Pol Bambang Triatmojo, S.H., M.H., membenarkan pengamanan kedua pemuda tersebut.

“Kami terima laporan, langsung turun ke lokasi, dan menemukan Rizky serta Aditya sudah diamankan warga. Saat diperiksa, keduanya mengakui perbuatannya dengan jujur.”

“Dari hasil penyelidikan, tidak ada unsur pidana berat atau niat jahat lain, lebih ke tindakan yang meresahkan, mengganggu ketertiban umum, dan membuat keresahan masyarakat,” jelas Kompol Bambang.

Kini, kedua remaja itu sudah dikembalikan ke orang tua masing-masing setelah diberi pembinaan tegas, penyuluhan hukum, serta didamaikan dengan warga agar tidak ada dendam berkepanjangan.

Mereka juga berjanji tidak akan mengulangi perbuatan iseng dan meresahkan lagi.

Kisah ini menjadi pembicaraan hangat, lucu sekaligus menggelikan. Warga pun lega, rasa takut hilang berganti tawa dan geleng kepala. Sejak malam itu, suasana Desa Sumbersari kembali tenang.

Tidak ada lagi ketukan misterius, tidak ada lagi sosok putih melompat-lompat. Teror pocong pun tamat, dan pelajaran pahit ini menjadi kenangan.

Di zaman sekarang, ‘hantu’ yang meneror seringkali ternyata adalah manusia biasa yang kurang berpikir panjang, dan ternyata ‘hantu’-nya pun bisa ditangkap, diikat, dan dijelaskan asal-usulnya.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Tidak Ada Saksi, Posko DPP GRIB Milik Hercules Tibatiba Terbakar!

31 Agustus 2026 - 12:54 WIB

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

Trending di News