Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Perintahkan Tolak Beri Visa 6 Atlet Senam Israel Masuk Indonesia

badge-check


					Ilustrasi. Salah satu cabang senam tim Israel. Foto: Instagram@
_israelrhythmic_ Perbesar

Ilustrasi. Salah satu cabang senam tim Israel. Foto: Instagram@ _israelrhythmic_

Penulis: Jac0bus E. Lato     |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Pemerintah Indonesia menegaskan tidak akan memberikan visa kepada atlet Israel yang hendak berlaga di World Artistic Gymnastics Championships 2025 di Jakarta pada 19–25 Oktober.

Menko Kumham Imipas, Yusril Ihza Mahendra, menyatakan sikap ini sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto yang dalam berbagai kesempatan, termasuk di Sidang Umum ke-80 PBB, mengecam keras kebiadaban Israel terhadap Palestina.

Yusril menegaskan, pemerintah Indonesia tidak akan melakukan kontak apapun dengan Israel sampai ada pengakuan resmi terhadap negara Palestina.

Penolakan visa ini juga sejalan dengan sikap masyarakat yang menolak kehadiran atlet Israel di tanah air. Dengan demikian, Indonesia tetap konsisten mendukung perjuangan rakyat Palestina di kancah internasional.

Enam atlet senam Israel yang direncanakan akan berlomba di Indonesia pada Kejuaraan Dunia Senam Artistik Oktober 2025 adalah: Eyal Indig; Artem Dolgopyat (juara dunia 2023 dan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024); Ron Pyatov; Lihie Raz; Roni Shamay, Yali Shoshani.

Mereka resmi batal berlaga karena visa mereka ditolak dan dibatalkan oleh pemerintah Indonesia, dengan dukungan dari Federasi Senam Internasional (FIG) terhadap keputusan tersebut.​

Enam Kali Tolak

Indonesia telah beberapa kali menolak atlet Israel berlaga di Indonesia maupun dalam event yang melibatkan Indonesia, dengan rekam jejak sebagai berikut:

  • Tahun 1958: Indonesia menolak bertanding melawan Israel dalam kualifikasi Piala Dunia sepak bola dan memilih mundur untuk menghindari pertandingan tersebut.

  • Tahun 1962: Indonesia kembali menolak delegasi Israel saat Asian Games di Jakarta. Keputusan ini diambil oleh Presiden Soekarno karena menganggap kehadiran Israel bertentangan dengan semangat antikolonialisme dan diplomasi luar negeri Indonesia.

  • Tahun 2015: Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyerukan penolakan terhadap tim senam artistik Israel yang hendak bertanding di Indonesia menjelang penyelenggaraan Konferensi Tingkat Tinggi Asia Afrika (KAA). Pemerintah pun menolak pemberian visa bagi atlet Israel.

  • Tahun 2023: Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20 FIFA karena penolakan terhadap kehadiran tim nasional Israel oleh sejumlah pihak, termasuk penolakan terbuka dari Gubernur Bali.

  • Tahun 2025: Pemerintah Indonesia kembali menolak pemberian visa kepada enam atlet senam Israel yang hendak bertanding di Kejuaraan Dunia Senam Artistik di Jakarta.

Secara garis besar, Indonesia telah menolak atlet Israel berlaga setidaknya dalam beberapa peristiwa besar sejak 1958 hingga 2025, dengan penolakan resmi dan konsisten terutama terkait isu politik dan dukungan terhadap Palestina.​ **

Terkait

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pengacara Muda Rocky Martin Napitupulu Tewas Terjatuh dari Tingkat 46 Apartemen Mastepiece Jakarta

20 Juli 2026 - 14:08 WIB

Pelaku Perampokan Bersenjata Toko Emas Tapaktuan Ternyata Oknum Polisi, Kini Ditahan di Mapolda Banda Aceh

20 Juli 2026 - 12:01 WIB

Menang di PTUN, Warga Mutiara Regency Total Hadapi Bupati Sidoarjo yang Ajukan Banding

19 Juli 2026 - 20:56 WIB

Pro Bono Hotman Paris Bela Jampindsus, Frank Alexander: 911 Cuma Trik Pemasaran

19 Juli 2026 - 20:06 WIB

Pria Bersenjata Laras Panjang Merampok Toko Emas, Gondol Perhiasan Senilai Rp350 Juta

18 Juli 2026 - 22:36 WIB

Semangat Ikan Sepat Ikan Lele, Faturrohman: Makin Cepat Tidak Betele-tele untuk Musker Apindo Jombang

18 Juli 2026 - 15:34 WIB

Tuntut Keadilan, 50 Perwakilan Karyawan PT SGS Unjuk Rasa di Disnaker Jombang

17 Juli 2026 - 21:12 WIB

Wibisono: Patut Diduga Langgar Tiga UU Sekaligus, Uang Anggota Rp124 M Dibelikan Tanah oleh Pengurus KPRI Jombang

17 Juli 2026 - 15:05 WIB

Kosmak Ungkap Dugaan Gurita Bisnis Besar yang Libatkan Nama Febrie Adriansyah

17 Juli 2026 - 11:46 WIB

Trending di News