Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Pengungsi Aceh Tamiang: Kami Tidak Minta Uang, Tidak Berharga yang Penting Makanan

badge-check


					Tangkapan layar seorang pengungsi di Aceh Tamiang yang menyebut makanan lebih penting di tenda pengungsian dibandingkan uang. (Facebook/Charren Ladyong Yekching) Perbesar

Tangkapan layar seorang pengungsi di Aceh Tamiang yang menyebut makanan lebih penting di tenda pengungsian dibandingkan uang. (Facebook/Charren Ladyong Yekching)

Penulis: Agung Sedayu | Editor: Gandung Kardiyono

KREDONEWS.COM, JAKARTA – Bencana banjir bandang yang melanda Aceh Tamiang dalam beberapa waktu terakhir telah mengubah banyak hal, termasuk nilai dan prioritas hidup bagi para pengungsi.

Bagi mereka yang kini harus bertahan di tenda-tenda darurat, bantuan berupa uang mendadak kehilangan maknanya, lebih penting makanan.

Kisah tentang pergeseran nilai ini diungkapkan oleh salah seorang pengungsi pria di Aceh Tamiang.

Curahan hatinya terekam dalam sebuah video yang diunggah di Facebook oleh akun Charren Ladyong Yekching pada Selasa, 9 Desember 2025.

Yang dibutuhkan saat ini adalah kepastian perut terisi dan penerangan untuk melewati malam.

“Kalau uang kami tidak minta, uang tidak berharga, makanan yang penting,” ucap pria tersebut.

Selain makanan, ia juga menyoroti kebutuhan penting lainnya yang sering terabaikan dalam distribusi bantuan.

Malam-malam di tenda pengungsian terasa gelap dan panjang tanpa sumber cahaya.

“Lilin penerangan tidak ada, boleh-boleh dibagikan,” lanjutnya.

Aceh Tamiang diketahui merupakan salah satu wilayah yang paling terdampak oleh bencana banjir bandang.

Kondisi ini membuat para pengungsi kini menggantungkan hidup sepenuhnya pada uluran tangan dan bantuan logistik.**

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Akan Naik

11 Juni 2026 - 19:59 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Minyak Kompak Naik

11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Peternak Telur Sambut Positif Penguatan HAP Rp 26.500 per Kg

10 Juni 2026 - 15:09 WIB

Anies, AHY, dan Jokowi Kembali Aktif Saat Prabowo Hadapi Tantangan

9 Juni 2026 - 19:23 WIB

Dinilai Lamban Tangani Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Terhadap Anak Dibawah Umur, Polresta Sidoarjo Diancam Didemo

9 Juni 2026 - 19:00 WIB

Harga Telur Anjlok, Pemprov Jatim dan BGN Tingkatkan Porsi Telur di MBG

9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Telkom Restrukturisasi Bisnis, 12–14 Anak Perusahaan Akan Ditutup

9 Juni 2026 - 18:47 WIB

Cadangan Devisa Susut Rp23 Triliun, BI Intervensi Jaga Rupiah

8 Juni 2026 - 19:05 WIB

Trending di Nasional