Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Pemkab Sidoarjo Buka Pasar Murah: Beras Rp 11.000/ KG, Minyak Kita Rp 13.000/L dan Telur Rp 22.000/Kg

badge-check


					Gubernur Jatim didampingi wakil bupati Sidoarjo, gelar pasar murah di Taman, Kamis 4 September 2025. Khofifah menegaskan bahwa stok pangan aman. Foto: Dok/ Pemkab Sidoarjo Perbesar

Gubernur Jatim didampingi wakil bupati Sidoarjo, gelar pasar murah di Taman, Kamis 4 September 2025. Khofifah menegaskan bahwa stok pangan aman. Foto: Dok/ Pemkab Sidoarjo

Penulis: Arso Yudianto   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SIDOARJO– Menanggapi kenaikan harga sejumlah kebutuhan pokok, Pemerintah Provinsi Jawa Timur mengambil langkah proaktif dengan menggelar operasi pasar murah di Kecamatan Taman, Kabupaten Sidoarjo, pada Kamis, 4 September 2025.

Kegiatan ini merupakan bagian dari strategi pemerintah untuk menstabilkan harga, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan pasokan langsung hingga ke tingkat konsumen.

Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, bersama Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, secara langsung meninjau pelaksanaan pasar murah ini.

Khofifah menyampaikan bahwa secara umum stok logistik di Jawa Timur masih dalam kondisi aman, namun tantangan terjadi pada distribusi yang belum optimal sehingga harga di tingkat konsumen belum sepenuhnya stabil.

“Stok kita sebenarnya cukup, tapi distribusinya yang belum lancar. Karena itu, penjangkauan langsung ke masyarakat harus kita lakukan bersama-sama,” tegas Khofifah di lokasi acara.

Untuk memastikan pasar murah tepat sasaran dan efektif, lokasi pasar sengaja dipilih jauh dari pusat pasar tradisional maupun ritel modern. Hal ini dimaksudkan agar kegiatan ini tidak mengganggu pelaku usaha setempat dan manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Daya tarik utama pasar murah ini adalah penawaran komoditas dengan harga yang jauh lebih rendah dibandingkan harga pasar lokal, bahkan di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah. Antusiasme warga pun sangat tinggi, terlihat dari memadatinya lokasi sejak pagi hari.

“Di pasar murah ini, beras medium dijual Rp 11.000 per kilogram, jauh lebih murah dibandingkan harga pasar yang mencapai Rp 13.500/kg, sementara HET-nya Rp 12.500/kg. Minyak goreng merek Minyakita dijual Rp 13.000 per liter, padahal HET-nya Rp 16.000. Untuk telur, yang HET-nya Rp 27.000 per kilogram, kami jual Rp 22.000 per kilogram. Dengan harga-harga ini, masyarakat lebih mudah memenuhi kebutuhan logistiknya,” jelas Khofifah.

Selain fokus pada konsumen, pemerintah juga menjalankan kebijakan strategis untuk melindungi produsen, khususnya petani tebu. Pemerintah telah menyiapkan anggaran sebesar Rp 1,5 triliun guna menyerap hasil panen tebu rakyat.

Wakil Bupati Sidoarjo, Hj. Mimik Idayana, menegaskan komitmennya untuk terus mendukung program pasar murah ini demi kesejahteraan dan perekonomian masyarakat di Sidoarjo.

“Alhamdulillah, masyarakat Sidoarjo bisa merasakan manfaat program pasar murah ini. Semoga dapat meringankan beban perekonomian warga dan program ini bisa berlanjut ke depan. Kami akan terus mengawal agar manfaatnya tepat sasaran,” tegas Hj. Mimik Idayana. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di News