Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Novel Baswedan Kutuk Penyiraman Air Keras, Polisi: Foto yang Beredar Rekayasa AI

badge-check


					Novel Baswedan, mantan penyidik KPK, korban penyiraman air kers. Foto: Instagram@novelbaswedanofficial Perbesar

Novel Baswedan, mantan penyidik KPK, korban penyiraman air kers. Foto: Instagram@novelbaswedanofficial

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA-  Novel Baswedan, mantan penyidik KPK mengutuk keras penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus, aktivis KontraS.

Karena dia merasakan sendiri betapa keji perbuatan itu, karena korban akan tersiksa lahir batin sepanjang hidupnya.

Ia menilai serangan ini sebagai upaya pembunuhan terorganisasi karena pelaku sengaja menyiram cairan ke wajah korban, yang berpotensi menyebabkan gagal napas hingga kematian atau cacat permanen.

Pernyataan
Novel menyatakan keyakinannya bahwa tindakan pelaku sangat jahat dan tidak berperikemanusiaan.

“Serangannya itu saya yakin maksudnya membunuh… Kalau area muka kena air keras kemungkinan besar gagal napas dan bisa meninggal,” ujarnya dalam jumpa pers Koalisi Masyarakat Sipil,  13 Maret 2026.

Ia juga mendesak Polri mengusut tuntas, termasuk aktor intelektual di baliknya, setelah melihat rekaman CCTV yang menunjukkan serangan terorganisir.

Insiden terjadi pada 12 Maret 2026 malam di Jakarta Pusat, usai Andrie menghadiri podcast di YLBHI.

Novel membandingkannya dengan pengalamannya sendiri dan mendesak perhatian Presiden serta Kapolri untuk penanganan serius.

Polri sedang memburu pelaku, dan Novel mengapresiasi langkah cepat tersebut.

Kapolres

Hingga 15 Maret 2026, belum ada laporan penangkapan pelaku penyiraman air keras terhadap Andrie Yunus.

Kasus telah naik ke tahap penyidikan oleh Polda Metro Jaya, dengan polisi masih mengidentifikasi pelaku berdasarkan rekaman CCTV yang menunjukkan dua orang naik motor.

Status PenyidikanPolres Jakarta Pusat sedang mendalami saksi, TKP, dan identitas pelaku yang diduga terorganisir.

Kapolres AKBP Roby Saputra dan Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri memastikan tim bekerja cepat untuk pengungkapan.

Foto wajah pelaku yang viral di media sosial ternyata hasil generasi AI, bukan asli.

Kondisi KorbanAndrie Yunus mengalami luka bakar 24% di wajah, mata, dada, dan tangan kanan; ia dirawat intensif di RSCM dengan operasi mata.

Aktivis seperti Novel Baswedan dan Anies Baswedan menjenguk serta mendesak pengusutan tuntas hingga aktor intelektual.

Koalisi masyarakat sipil menuntut perlindungan HAM dan penangkapan seger

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News