Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Menteri PU: Status Darurat Nasional, Al Khoziny Dibangun Ulang Pakai APBN

badge-check


					Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan keterangan rencana pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny pada tanggal Selasa, 7 Oktober 2025. Usai pertemuannya dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan. Foto: cnn Perbesar

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan keterangan rencana pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny pada tanggal Selasa, 7 Oktober 2025. Usai pertemuannya dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan. Foto: cnn

Penulis: Saifudin    |     Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menyatakan bahwa pembangunan ulang gedung Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Sidoarjo akan menggunakan dana APBN.

Pembangunan ini dilakukan karena insiden ambruknya gedung ponpes tersebut dianggap sebagai keadaan darurat nasional atau bencana nasional.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo memberikan keterangan rencana pembangunan ulang Ponpes Al Khoziny pada tanggal Selasa, 7 Oktober 2025.

Hal ini disampaikan usai pertemuannya dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar di kantor Kementerian PU, Jakarta Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Menteri PU menyatakan bahwa pembangunan ulang akan menggunakan dana APBN karena kondisi darurat nasional akibat musibah ambruknya gedung ponpes pada akhir September 2025

Oleh karena itu, meskipun biasanya anggaran pembangunan ponpes dikelola oleh Kementerian Agama, Kementerian PU turun tangan langsung dalam pembangunan ini dengan menggunakan dana dari APBN.

Menteri PU juga menyampaikan optimisme bahwa dana dari APBN cukup untuk membiayai pembangunan ulang tersebut, namun pemerintah tetap membuka kemungkinan bantuan dari pihak swasta.

Penanganan cepat ini merupakan respons atas musibah yang menewaskan puluhan santri dan memerlukan pembangunan ulang menyeluruh, bukan sekadar perbaikan sebagian, karena kondisi struktur bangunan yang sudah tidak memungkinkan diperbaiki parsial.

Pemerintah bahkan membentuk satuan tugas untuk penataan dan audit bangunan pesantren-pesantren lain yang rawan dan belum memiliki izin sesuai ketentuan demi mencegah kejadian serupa.

Singkatnya, Ponpes Al Khoziny akan dibangun ulang menggunakan dana APBN karena insiden tersebut dikategorikan sebagai bencana nasional yang membutuhkan penanganan darurat oleh pemerintah pusat, khususnya Kementerian PU.

Insiden

Korban insiden robohnya bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny di Sidoarjo hingga tanggal 7 Oktober 2025 sebanyak 67 orang meninggal dunia, termasuk 8 bagian tubuh (body part) yang diperkirakan merupakan korban meninggal.

Selain itu, total korban yang telah dievakuasi sebanyak 171 orang, dengan 104 orang selamat. Proses evakuasi sudah ditutup setelah ditemukan semua jenazah yang hilang.

Musibah ini terjadi pada 29 September 2025 saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Asar berjamaah di musala bangunan tersebut.

Insiden ini dianggap sebagai peristiwa luar biasam karena jumlahnya korbannya terbesar selama 2025 ini, bahkan mengalahkan korban gempa, banjir bandang Bali, serta angin kecnang di Indonesia. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

Trending di News