Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Menteri PPA Kunjungi SR 08 Mojoagung: Anak Bukan Sekadar Belajar tapi Merasa Aman dan Nyaman

badge-check


					Menteri PPA Arifah Choiri Fauzi atau Arifah Fauzi berkunjung ke Jombang untuk melihat langsung proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat 08 serta pelayanan unit PPA, didampingi Sekda Jombang, H Agus Purnomo, Jumat, 3 April 2026. Foto: Instagram@jombangkab

Perbesar

Menteri PPA Arifah Choiri Fauzi atau Arifah Fauzi berkunjung ke Jombang untuk melihat langsung proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat 08 serta pelayanan unit PPA, didampingi Sekda Jombang, H Agus Purnomo, Jumat, 3 April 2026. Foto: Instagram@jombangkab

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Di tengah hiruk-pikuk Jombang yang kental dengan aroma sawah dan semangat gotong royong, Jumat 3 April 2026, menjadi hari istimewa bagi ratusan anak desa.

Kunjungan kerja Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Choiri Fauzi (atau Arifah Fauzi), bukan sekadar agenda resmi—ia seperti hembusan angin segar yang membangkitkan cita-cita anak-anak untuk masa depan cerah.

Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten (Sekdakab) Agus Purnomo, Menteri langsung menyambangi Sekolah Rakyat Terintegrasi 8 di Kecamatan Mojoagung, tempat pendidikan berbasis masyarakat sedang menorehkan sejarah.

Bayangkan ruang kelas sederhana dari bambu dan kayu, di mana anak-anak berusia 7-12 tahun tak lagi terbatas oleh dinding kemiskinan.

Mereka bernyanyi, belajar membaca, dan menggambar mimpi—semua didukung program inovatif Pemkab Jombang. “Pendidikan seperti ini adalah kunci membuka pintu harapan,” ujar Menteri sambil tersenyum melihat seorang gadis kecil memamerkan lukisan pelangi.

“Sekolah harus menjadi ruang yang aman dan mendukung bagi anak untuk belajar, berkembang, serta membangun karakter secara positif.”

“Saya berharap para siswa mampu memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya.  Kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya atas langkah strategis dalam mendorong pemberdayaan perempuan melalui sektor pendidikan.” Kata Arifah.

“Di sektor pendidikan, masih banyak kita menemukan anak perempuan yang harus putus sekolah karena perkawinan anak, karena keterbatasan ekonomi, dan juga norma sosial.”

Kunjungan ini mengukuhkan komitmen Jombang sebagai laboratorium pendidikan inklusif, di mana masyarakat turun tangan membentuk generasi tangguh.

Tak berhenti di situ, Menteri melanjutkan langkahnya ke Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Kabupaten Jombang—benteng terdepan melawan kekerasan.

Di sini, layanan berjalan mulus seperti mesin yang terlatih: pendampingan korban yang hangat, fasilitas antar-jemput gratis, hingga konseling psikologis yang humanis.

“Saya lihat langsung, tim di sini responsif dan penuh empati. Ini bukti Jombang serius lindungi perempuan dan anak,” puji Menteri setelah meninjau operasionalnya.

Pagi itu, Menteri menekankan senjata utama: kolaborasi lintas sektor dan sosialisasi masif. “Jangan ragu hubungi layanan SAPA 129 jika lihat kekerasan—setiap laporan adalah langkah selamatkan nyawa,” tegasnya kepada petugas dan warga yang hadir.

Harapannya jelas: sinergi pusat-daerah diperkuat agar Jombang jadi percontohan nasional, tempat anak-anak tak hanya belajar, tapi juga aman dari ancaman.

Kunjungan ini bukan akhir, melainkan babak baru. Di Jombang, pendidikan dan perlindungan anak kini bersatu, menjanjikan masa depan di mana setiap anak bisa bermimpi tanpa takut.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Diduga Tak Kuat Tahan Beban Jembatan Gantung Anjlok, Saat Dilewati Bupati Pangandaran Bersama 50 Orang

31 Agustus 2026 - 11:56 WIB

Terpilih Jadi Ketum PB NU, KH Abdul Halim Mahfudz Tanda Tangan Fakta Integritas

31 Agustus 2026 - 10:49 WIB

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Trending di News