Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

Mengenal 3 Model AI Google Gemini 2.0, Ada yang Paling Canggih

badge-check


					Perlombaan AI terus memanas antara AS dan Tiongkok
Perbesar

Perlombaan AI terus memanas antara AS dan Tiongkok

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM-Google resmi meluncurkan tiga chatbot generasi berikutnya dari Gemini 2.0. Raksasa teknologi tersebut mengatakan bahwa ini merupakan model terdepan dalam keluarga model Gemini AI milik mereka.
TechCrunch menuliskan jika seluruh model Gemini 2.0 ini mengadopsi teknik reinforcement learning sehingga akan mendukung input multimodal yang memungkinkan pengguna memasukkan kombinasi teks dan gambar.

Patrick Kane, Direktur Manajemen Produk Gemini, mengungkapkan, “Aplikasi-aplikasi yang terhubung ini menjadikan aplikasi Gemini sebagai asisten bertenaga AI yang sangat membantu, dan kami tengah menjajaki bagaimana kemampuan penalaran baru dapat dipadukan dengan aplikasi Anda untuk membantu Anda berbuat lebih banyak lagi,” melansir CNET.

Gemini 2.0 Flash

Gemini 2.0 Flash kini telah tersedia secara umum melalui API Gemini di Google AI Studio dan Vertex AI sehingga para pengembang kini dapat membangun aplikasi produksi dengan Flash 2.0.

Gemini 2.0 Flash sendiri merupakan model yang populer di kalangan pengembang karena terkenal tangguh, optimal untuk tugas bervolume dan berfrekuensi tinggi dalam skala besar, serta mampu melakukan penalaran multimoda di seluruh informasi dalam jumlah besar dengan jendela konteks 1 juta token.

Gemini 2.0 Flash-Lite

Sejauh ini, Gemini 2.0 Flash-Lite merupakan model paling hemat biaya yang dikembangkan oleh Google. Mirip seperti Gemini 2.0 Flash, Gemini 2.0 Flash-Lite memiliki jendela konteks 1 juta token dan input multimodal.

Di sisi lain, Google menghadirkan Gemini 2.0 Flash-Lite juga untuk mengimbangi perusahaan rintisan AI asal China, DeepSeek, sebagai alternatif yang lebih murah yang tersedia di Google AI Studio dan Vertex AI untuk para pengembang.

Gemini 2.0 Pro

Google merilis versi eksperimental Gemini 2.0 Pro di Google AI Studio, Vertex AI, dan aplikasi Gemini untuk pengguna Gemini Advance. Sejauh ini, Gemini 2.0 Pro merupakan model terbaik yang diciptakan Google untuk performa pengkodean dan perintah yang rumit.

Google mengatakan bahwa Gemini 2.0 Pro dilengkapi dengan jendela konteks terbesar, 2 juta token, sehingga memungkinkan Gemini 2.0 Pro untuk menganalisis dan memahami sejumlah besar informasi secara komprehensif, serta kemampuan memanggil alat seperti Google Search dan eksekusi kode.***

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Anda tidak Berhubungan Seks Sebulan

30 Juni 2026 - 21:42 WIB

Bintang Inggris dan Komentator ITV Pamer Perut Kencang di Samping David Beckham

30 Juni 2026 - 21:01 WIB

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Reporter Paling Glamor di Piala Dunia 2014 Masih Memukau

28 Juni 2026 - 20:45 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Trending di Life Style