Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Internasional

Mengapa Paus Terpilih Memilih Nama “Leo”?

badge-check

 

Paus Leo XIV memilih nama Leo dalam masa kepausannya.

KREDONEWS.COM, SURABAYA – Kardinal Robert Francis Prevost dari Amerika Serikat resmi terpilih menjadi Paus baru, pada Kamis (8/5/2025).

Setiap kali seorang Paus baru terpilih, ia diharuskan meninggalkan nama lamanya dan memilih nama  Kepausan yang akan dikenang sepanjang masa. Nama yang akan diambil oleh Paus bukan sekedar formalitas, melainkan isyarat awal mengenai arah kebijakan, visi kepemimpinan, serta karakter kepausannya.

Kardinal Robert Prevost, Paus baru yang terpilih, telah memilih nama “Leo” sebagai nama kepausannya. Ia menjadi Paus ke-14 yang menggunakan nama tersebut, dan menjadi paus pertama dalam lebih dari satu abad.

Meski tidak ada aturan baku mengenai pemilihan nama yang harus dipillih, tradisi gereja menunjukkan bahwa nama tersebut biasanya merupakan penghormatan kepada tokoh atau Paus terdahulu yang dikagumi.

Nama “Leo” dalam sejarah kepausan erat kaitannya dengan kepemimpinan yang kuat. Ada dua sosok penting daam sejarah Gereja, yakni Paus Leo I (yang dikenal dengan Leo Agung) dan Paus Leo XIII.

Paus Leo Agung yang menjabat pada tahun 440 hingga 461. Ia dikenal karena keberaniannya mencegah serangan Attila the Hun terhadap Roma. Leo I juga disegani sebagai teolog dan intelektual, serta berperan penting dalam membentuk doktrin Kristen.

Paus terakhir yang menggunakan nama “Leo” adalah Paus Leo XIII yang memimpin Gereja Katolik dari tahun 1878 hingga 1903. Ia menjadi pemimpin Katolik yang berkuasa paling lama keempat dari seluruh paus.

Paus Leo XIII terkenal karena ensiklik Rerum Novarum, sebuah dokumen yang dianggap sebagai dasar ajaran sosial Katolik modern. Dokumen ini membahas isu-isu penting seputar ketenagakerjaan dan hak-hak pekerja.

Selain itu, Paus Leo III juga menobatkan Charlemagne sebagai Kaisar Romawi Suci pada 800 dan Leo X yang mengucilkan Marthin Luther pada 1821.

Melihat latar belakang historis nama tersebut, pemilihan nama “Leo” oleh Paus yang memunculkan ekspetasi besar. Beliau diharapkan mendukung keberlanjutan reformasi Gereja Katolik sebagaimana diperjuangkan Paus Fransiskus. Ia juga diyakini memiliki pandangan yang sama dengan Paus Fransiskus mengenal masalah migran, kaum miskin, serta lingkungan.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Setelah Sidoarjo, Keracunan MBG Terjadi Nganjuk: 53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Dibawa ke Rumah Sakit

2 September 2026 - 21:00 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:09 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:27 WIB

Keracunan MBG Sidoarjo: 566 Santri/ Siswa Dirawat dari 19 Pondok dan Sekolah

2 September 2026 - 14:57 WIB

120 Santri Manba’ul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Gus Wachid: Seluruh Penderita Dirawat RS Rujukan

1 September 2026 - 21:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (51): Kebengisan Klan Bhowani dan Phansigar

1 September 2026 - 19:09 WIB

RSKKA Gabung Perpanjangan Tanggap Darurat NTT, Dr Agus: Jangan Biarkan Pasien Gempa Menderita Sendiri

1 September 2026 - 17:38 WIB

Adab Presiden Prabowo Saat Menyalami Kiai Sepuh KH Nurul Huda Djazuli di Muktamar NU

1 September 2026 - 15:26 WIB

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Trending di News