Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

KNPI Persoalkan Pemkab Kutai Timur Beli 2 Unit Mobil Penyadap Sinyal Rp 75 Miliar

badge-check


					Mobil unit pelacak dan penyadap sinyal. Foto: Instagram@lambe_kaltim Perbesar

Mobil unit pelacak dan penyadap sinyal. Foto: Instagram@lambe_kaltim

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno­ 

KREDONEWS.COM, SANGATTA– Pemkab Kutai Timur (Kutim), Kalimantan Timur, mengalokasikan Rp75 miliar dari APBD Perubahan 2025 untuk pengadaan dua unit mobil khusus penyadap sinyal di Diskominfo Staper.

Pengadaan ini menuai sorotan publik dan KNPI Kutim yang mendesak transparansi serta pemeriksaan penegak hukum terkait metode penunjukan langsung.

Rincian PengadaanProyek ini mencakup satu unit kendaraan penghambat sinyal selektif dan satu unit pendeteksi arah sinyal ringkas, dengan nilai pagu Rp75.022.893.747 (HPS Rp75.022.893.453).

Kode paket 10528064000 (RUP 61496528) sudah selesai, dilaksanakan November-Desember 2025, dan dimanfaatkan hingga 2035.

Kontroversi

Kadis Diskominfo Kutim, Ronny Bonar Hamonangan Siburian, bungkam meski dikonfirmasi media sejak awal Maret 2026.

KNPI Kutim menyoroti nilai fantastis dan metode langsung, meminta APH periksa.

Isu ini terpisah dari polemik mobil dinas Gubernur Kaltim Rp8,5 miliar yang sudah dikembalikan.

Pemkab Kutai Timur (Kutim), Kaltim, mengadakan dua unit kendaraan khusus senilai Rp75 miliar untuk Diskominfo Staper, yaitu satu unit kendaraan khusus penghambat sinyal selektif dan satu unit kendaraan khusus pendeteksi arah sinyal ringkas.

Unit ini dimaksudkan untuk mendukung keamanan komunikasi pemerintahan, seperti mendeteksi dan mengganggu sinyal ilegal atau ancaman siber di wilayah rawan tambang dan perbatasan.

Manfaat UtamaPendeteksi arah sinyal ringkas: Mengidentifikasi sumber sinyal radio tidak sah secara cepat, berguna untuk pemantauan spektrum frekuensi, anti-terorisme, dan pengamanan acara strategis.

Penghambat sinyal selektif: Memblokir sinyal komunikasi tertentu (seperti drone atau radio ilegal) tanpa mengganggu jaringan resmi, mendukung penegakan regulasi Kominfo.

Nama dan Asal UsulNama spesifik unit belum diungkap secara publik oleh Diskominfo Kutim, karena Kadis Ronny Bonar Hamonangan Siburian belum merespons konfirmasi media.

Tidak ada data tentang buatan mana (misalnya lokal atau impor seperti Israel/Thales yang umum untuk peralatan serupa); pengadaan via penunjukan langsung tanpa detail vendor.

Spesifikasi Teknis

Detail spesifikasi lengkap belum tersedia di sumber terbuka, karena proyek selesai November-Desember 2025 tanpa dokumen teknis dipublikasikan.

Berdasarkan deskripsi SIRUP/LPSE:Masa pakai: Desember 2025–2035 (10 tahun).

Fitur umum: Mobilitas tinggi untuk daerah terpencil Kutim, kemampuan deteksi/penghambatan selektif frekuensi radio (kemungkinan VHF/UHF/GSM/LTE).

Kontroversi muncul karena kurangnya transparansi, meski unit ini mirip peralatan jamming militer/polri standar. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News