Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Ketua Garda Raden Igun Merilis Rencana Mogok Tidak Buka Aplikasi Ojol Nasional

badge-check


					Raden Igun Ketuam Umum Garda Indonesia merilis rencana mogo tidak buka aplikasi ojol semua provider 20 Mei 2025. Instagram@suarasuarabayamedia Perbesar

Raden Igun Ketuam Umum Garda Indonesia merilis rencana mogo tidak buka aplikasi ojol semua provider 20 Mei 2025. Instagram@suarasuarabayamedia

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Raden Igun — Ketua Umum Garda Indonesia–,  Senin 24 Februari di Jakarta, membagikan keterangan tertulis  rencana aksi  mogok nasional pengemudi ojek online secara  serentak seluruh Indonesia selama sehari tanggal Kamis, 27 Februari 2025.

Igun dalam rilisnya itu mengungkapkan rencana sekitar 100.000 pengemudi ojol untuk mematikan aplikasi dan melakukan demonstrasi serentak pada Kamis, 27 Februari 2025,  sebagai bentuk protes terhadap kebijakan perusahaan aplikator yang dianggap melanggar regulasi tarif.

Aksi unjuk rasa yang direncanakan oleh pengemudi ojek online (Ojol) akan diarahkan kepada semua aplikasi transportasi daring, bukan hanya aplikasi tertentu.

Ojol pejuang rupiah akan bereaksi melakukan mogok 27 Februari 2025. Instagram@suarasurabayamedia

Raden Igun, Ketua Umum Garda Indonesia, menyatakan bahwa aksi ini merupakan protes terhadap kebijakan perusahaan aplikasi yang dianggap merugikan para pengemudi, termasuk pelanggaran terhadap regulasi tarif yang diatur dalam Permenhub PM No.12 tahun 2019 dan potongan biaya dalam Kepmenhub KP No.1001 tahun 2022.

Aksi mogok ini akan melibatkan pengemudi dari berbagai komunitas dan federasi di seluruh Indonesia, dengan harapan untuk menunjukkan dampak signifikan dari ketidakpuasan mereka terhadap semua perusahaan aplikator yang dianggap tidak adil.

 Selain mematikan aplikasi, para pengemudi juga akan melakukan demonstrasi di berbagai lokasi, termasuk di Istana Merdeka, Jakarta. Aksi ini akan dimotori oleh aliansi masing-masing provinsi, dengan perkiraan jumlah peserta mencapai 100.00 orang di seluruh Indonesia.

Di Jakarta, Aliansi Pengemudi Online Bersatu (APOB) diperkirakan akan mengerahkan sekitar 5.000 pengemudi untuk berunjuk rasa.

Aksi ini merupakan respons terhadap perlakuan yang dianggap tidak adil dari perusahaan aplikator besar dan lemahnya tindakan pemerintah dalam menegakkan regulasi yang ada.

Seorang netizen memberikan komentar di akun instagram@suarasurabayamedia,  panitiaharikiamat: Dulu sebelum covid potongan nya jelas 80:20, 80 masuk driver 20 aplikasi.  Sekarang potongan nya bisa sampai 30% lebih apalagi yang tarif bayar Rp 5 ribu ke driver belum nanti kena parkir liar 1-2rb.

Terkadang cust gak mau ganti rugi buat bayar parkir alasan dia sudah bayar mahal tarif nya di aplikasi.  Sedangkan kan customer bayar ke aplikasi sekitar Rp 11-12 ribu an, bukan nya para driver ojol tidak bersyukur tapi yang diinginkan driver disini potongan aplikasi ke driver agar lebih manusia manusiawi.

Sejauh ini belum ada respon dari manajemen aplikasi ojol atas rencana seuran mogok nasional mematikan aplkasi secara menyeluruh semua aplikasi ojol. **

**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2031

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Trending di News