Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Ketel Uap Pabrik Tahu Pakisaji Malang Meledak, Satu Korban Tewas Terpental Beberapa Meter

badge-check


					Ketel uap di pabrik tahu Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji meledak sekitar pukul 06.30-07.00 WIB, menyebabkan satu pekerja tewas di tempat. Korban terpental beberapa meter akibat tekanan uap dan suhu panas berlebih di dalam ketel yang menggunakan kayu bakar. Foto: metrotV Perbesar

Ketel uap di pabrik tahu Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji meledak sekitar pukul 06.30-07.00 WIB, menyebabkan satu pekerja tewas di tempat. Korban terpental beberapa meter akibat tekanan uap dan suhu panas berlebih di dalam ketel yang menggunakan kayu bakar. Foto: metrotV

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, MALANG– Ketel uap di pabrik tahu Dusun Krajan, Desa Sutojayan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang, meledak sekitar pukul 06.30-07.00 WIB, menyebabkan satu pekerja tewas di tempat.

Korban terpental beberapa meter akibat tekanan uap dan suhu panas berlebih di dalam ketel yang menggunakan kayu bakar.

Korban bernama  Purnomo (50), warga Desa Wajak, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang; jenazah dievakuasi ke RSUD Saiful Anwar Malang untuk visum. Polres Malang lakukan olah TKP, kumpul keterangan saksi, dan selidiki kemungkinan kelalaian.

Korban bekerja sebagai penjaga perapian ketel dan meninggal di tempat akibat terpental. Jenazah dievakuasi ke RSUD Saiful Anwar Malang untuk visum, sementara polisi selidiki penyebab ledakan. Saksi mata seperti M Saiful (57) dan Ridwan konfirmasi identitas korban yang baru bekerja sekitar tiga bulan di pabrik.

Kapolsek Pakisaji AKP Sunarko Rusbiyanto menyatakan bahwa ledakan ketel uap pabrik tahu terjadi sekitar pukul 06.30 WIB, dengan korban sedang berada di depan tungku ketel berkapasitas 700 liter yang menggunakan kayu bakar.

Polisi telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi, dan mengamankan lokasi untuk menentukan penyebab ledakan yang masih diselidiki. Jenazah korban Purnomo direncanakan divisum di RSUD Saiful Anwar Malang guna mendukung proses hukum lebih lanjut.

Menurut saksi M Saiful (57), ledakan terdengar seperti “bleng” setelah uap terbentuk lima menit, dan korban ditemukan tak bernyawa di dekat ketel.

Kronologi
  • 05.30 WIB: Korban Purnomo tiba di pabrik untuk menyalakan tungku ketel (kapasitas ~700 liter, bahan bakar kayu).

  • 06.30-07.00 WIB: Uap mulai terbentuk di ketel; korban tetap di depan tungku menjaga api sementara saksi M Saiful (57) masuk menggiling kedelai.

  • Sekitar 5 menit kemudian (~07.05 WIB): Ledakan keras (“bleng” seperti bom) terjadi akibat dugaan tekanan uap dan suhu panas berlebih; ruangan gelap tertutup debu.

  • Pasca ledakan: Saiful temukan korban terpental beberapa meter (hingga 3m), tak bernyawa di dekat ketel; jenazah dievakuasi ke RSUD Saiful Anwar untuk visum.

  • Selanjutnya: Polisi olah TKP, periksa saksi, dan selidiki penyebab (ketel biasa berfungsi normal dengan katup pembuangan otomatis). **

En lien
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Siapkan Progam Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1-31 Agustus 2026

31 Juli 2026 - 18:39 WIB

Kamu Tanya 10-50 Pertanyaan, AI Butuh Minum Segelas Air 500 Ml

31 Juli 2026 - 18:20 WIB

Kata ESDM Soal Penyesuaian Harga Dex Series hingga Pertamax Besok

31 Juli 2026 - 17:24 WIB

PLN Tambah Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik di Tol Solo-Ngawi

31 Juli 2026 - 17:11 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Sejahtera, Bupati Jombang Warsubi Minta Apraisal dari Tim Independen

31 Juli 2026 - 14:54 WIB

Bupati Probolinggo dan Suami Anggota DPR RI Dituntut 6 Tahun Penjara, Wajib Kembalilan Uang Rp147 M

31 Juli 2026 - 11:41 WIB

Menelisik Akar Terorisme (43): Para Budak Pun Merantai Dirinya Sendiri

31 Juli 2026 - 09:56 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas Tiga Jenama Pegadaian pada Kamis

30 Juli 2026 - 19:07 WIB

Reskrim Polres Jombang Mulai Selidiki KPRI Sejahtera, Kasus Dana Rp124 Miliar Tidak Cair

30 Juli 2026 - 19:00 WIB

Trending di News