Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Karnaval Hasil Bumi HUT ke-80 Proklamasi RI, Bupati Jombang Bersama Istri Naik Kereta Kuda Bak Ratu dan Raja

badge-check


					Bupati Jombang Warsubi bersama wakilnya H Salmanudin Yazid tampil di podium untuk memberikan sabutan acara karanaval hasil bumi memeriahkan acara peringatan HUT ke-80 Prokalmasi RI, Sabtu 23 Agustus 2025. Foto: jombangkab.go.id Perbesar

Bupati Jombang Warsubi bersama wakilnya H Salmanudin Yazid tampil di podium untuk memberikan sabutan acara karanaval hasil bumi memeriahkan acara peringatan HUT ke-80 Prokalmasi RI, Sabtu 23 Agustus 2025. Foto: jombangkab.go.id

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Ribuan warga Jombang tumpah ruah di jalanan menyaksikan karnaval Mobil Hias Hasil Bumi 2025, Sabtu 23 Agustus 2025. Acara ini merupakan bagian dari berbagai rangkaian peringatan HUT ke- 80 Proklamasi RI.

Pada Karnaval Hasil Bumi Jombang tahun 2025, Bupati Jombang Warsubi tampak menaiki kereta kuda  dihias cantik menarik sambil mengenakan busana ala Raja Hayam Wuruk.

Pemkab Jombang melakukan nsiara langsung atraksi disiarkan langsung di kanal YouTube Jombangkab ini sukses menarik perhatian publik dan menjadi persembahan Istimewa bagi  ribuan Masyarakat.

Pukul 09.00 WIB jalanan di sekitar Stadion Merdeka yang menjadi titik start dipenuhi oleh peserta dan warga yang antusias menyambut event tahunan ini.

Pawai Mobil Hias Hasil Bumi, sebuah perayaan yang bukan sekadar parade biasa, melainkan ungkapan rasa syukur atas limpahan karunia alam dan kekayaan budaya Indonesia.

Acara yang juga dimeriahkan oleh Forkopimda dan para Wakil Ketua DPRD ini,  dibuka langsung oleh Bupati Jombang Warsubi. Tampak mendampingi Ibu Yuliati Nugrahani Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Jombang, Wakil Bupati Salmanudin bersama Ning Ema Erfina.

Bupati warsubi menegaskan tujuan mulia acara ini untuk mengenang jasa para pahlawan dan melestarikan kekayaan budaya serta hasil bumi Kabupaten Jombang. Parade ini diawali dengan iring-iringan rombongan yang tertata rapi.

Mobil Patwal Satlantas Polres Jombang memimpin barisan, disusul oleh mobil Informasi Radio Suara Jombang dari Dinas Kominfo. Di belakangnya, kehadiran Paskibraka 2025 membawa nuansa sakral, diikuti oleh dentuman irama drumband dinamis yang menggetarkan.

Tak ketinggalan, 14 dokar/andong tradisional turut memeriahkan arak-arakan. Para pejabat Forkopimda dan wakil ketua DPRD Jombang duduk di dalamnya, dengan busana adat yang mencerminkan kekayaan budaya Nusantara.

Bupati Jombang dan Ibu Yuliati Nugrahani tampil gagah dan anggun dengan baju adat Jawa fantasi yang terinspirasi dari Raja Hayam Wuruk dan Ratu Tribhuwana Tunggadewi.

Sementara itu, Wakil Bupati mengenakan adat Sumatera Barat, Kapolres dengan adat Bugis, Kepala Kejaksaan Negeri dengan adat Kalimantan, Dandim 0814 dengan adat NTT, dan Dansatrad serta Sekda mengenakan adat Palembang. Keberagaman ini menunjukkan semangat persatuan yang kuat.

Sebanyak 35 mobil hias dan dan 35 mobil hasil bumi menarik para penonton disepanjang rute. Setiap kendaraan adalah karya seni yang memukau, dihiasi dengan aneka ragam hasil panen Jombang, mulai dari padi yang subur hingga buah-buahan dan sayuran segar.

Pemandangan ini seakan menjadi pengingat bahwa Jombang adalah salah satu lumbung pangan utama, yang turut menopang kebutuhan pangan Jawa Timur dan Nasional.

Di tengah antusiasme masyarakat, hasil bumi yang dibawa juga dibagikan kemasyarakat yang menyaksikan dengan tetap tertib mendekati garis finish di Jl. Kusuma Bangsa.

“Terima kasih atas partisipasi yang masif dari berbagai elemen masyarakat, mulai dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), kecamatan, BUMD, hingga perguruan tinggi, serta perusahaan swasta menjadi bukti guyub rukun masyarakat Jombang,” tutur bupati itu.

“Keberhasilan acara ini juga tak lepas dari peran para pelaku seni, seperti perupa dan seniman kriya, yang turut ambil bagian dalam merancang dan menghias mobil-mobil pawai, juga para relawan kebersihan,” tambah Warsubi.

Setelah acara, Bupati dan jajaran Forkopimda memimpin kegiatan resik-resik di sekitar lokasi, sebuah tindakan sederhana namun penuh makna yang menunjukkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.

Karnaval Mobil Hias Hasil Bumi bukan hanya ajang pameran kreativitas, melainkan juga sebuah perayaan filosofis.

Ini adalah persembahan dari masyarakat Jombang untuk bangsa, pengingat tentang pentingnya menjaga alam, dan harapan agar Jombang terus menjadi kabupaten yang “Gemah Ripah Loh Jinawi Toto Tentrem Kertoraharja,” negeri yang makmur, damai, dan sejahtera. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News