Penulis: Wibisono | Editor: Yobie Hadiwijaya
KREDONEWS.COM, SURABAYA-Sejumlah perjalanan kereta api jarak jauh di stasiun-stasiun wilayah kerja KAI Daop 8 Surabaya masih tertunda hingga dibatalkan keberangkatannya menyusul kecelakaan yang melibatkan KRL Commuter Line dan KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026) malam.
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya Mahendro Trang Bawono menjelaskan gangguan tersebut berdampak pada pola operasi dan perputaran rangkaian kereta api, sehingga penyesuaian operasional mendesak dilakukan demi menjaga keselamatan.
“Kami menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan akibat keterlambatan dan pembatalan sejumlah perjalanan KA pada hari ini. Kondisi ini merupakan dampak dari insiden operasional di Bekasi Timur,” ungkap Mahendro, Rabu (29/4/2026).
Mahendro menjelaskan bahwa saat ini petugas terkait di lapangan tengah berupaya meminimalisir dampak sistemik dengan melakukan percepatan pemulihan.
“Kami terus berupaya melakukan percepatan pemulihan operasional dengan tetap mengutamakan keselamatan perjalanan,” ungkapnya.
Akibat penyesuaian tersebut, sejumlah perjalanan resmi dibatalkan. Di antaranya KA Ambarawa Ekspres relasi Surabaya Pasarturi–Semarang Poncol, KA Jayakarta relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen, KA Majapahit relasi Malang–Pasar Senen, serta KA Arjuno Ekspres relasi Surabaya Gubeng-Malang PP.
Selain pembatalan, sejumlah kereta api seperti KA Argo Bromo Anggrek relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA Argo Anjasmoro relasi Surabaya Pasarturi–Gambir, KA Gaya Baru Malam Selatan relasi Surabaya Gubeng–Pasar Senen, KA Matarmaja relasi Malang–Pasar Senen, dan KA Gajayana relasi Malang–Gambir juga mengalami keterlambatan jadwal keberangkatan.
Tak hanya itu, KA keberangkatan dari wilayah lain yang melintasi wilayah Daop 8 Surabaya juga akan mengalami keterlambatan pemberangkatan, seperti KA Pandalungan relasi Gambir-Surabaya Pasarturi–Surabaya Gubeng–Ketapang dan KA Blambangan Ekspres relasi Pasarsenen–Surabaya Pasarturi–Surabaya Gubeng–Jember.
Mahendro memastikan akan memenuhi segenap hak yang melekat pada penumpang, termasuk pengembalian bea tiket atau refund secara penuh bagi perjalanan yang dibatalkan.
Ia pun mengimbau kepada segenap pelanggan untuk terus memantau informasi terbaru melalui berbagai kanal resmi KAI. Bagi penumpang yang terdampak pembatalan, proses pengembalian bea 100% dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun loket stasiun.
“KAI memahami bahwa kondisi ini berdampak pada rencana perjalanan pelanggan. Oleh karena itu, kami berkomitmen untuk tetap memberikan pelayanan terbaik serta memastikan seluruh hak pelanggan terpenuhi,” tutup Mahendro.***











