Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Jombang Laksanakan GPM: Pasar Murah di 21 Kecamatan untuk Stabilkan Harga

badge-check


					Wakil Bupati Jombag, KH Salmanudin Yazid menyerahkan beras murah untuk masyarakat. Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak digelar di Jawa Timur. Kabupaten Jombang  turut ambil bagian dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 23 September 2025 dengan menggelar GPM serentak di 21 Kecamatan.  Foto: Diskominfo Pemkab Jomban Perbesar

Wakil Bupati Jombag, KH Salmanudin Yazid menyerahkan beras murah untuk masyarakat. Gerakan Pangan Murah (GPM) Serentak digelar di Jawa Timur. Kabupaten Jombang turut ambil bagian dalam kegiatan yang dilaksanakan pada Selasa, 23 September 2025 dengan menggelar GPM serentak di 21 Kecamatan. Foto: Diskominfo Pemkab Jomban

Penulis: Arief Hendro Soesatyo   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG–  Gerakan Pangan Murah (GPM) diadakan secara bersamaan di Jawa Timur. Kabupaten Jombang ikut serta dalam acara ini yang diadakan pada hari Selasa, 23 September 2025, dengan melaksanakan GPM di 21 Kecamatan sekaligus.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, langsung terjun untuk membantu warga yang membeli berbagai barang kebutuhan yang tersedia di GPM di Kecamatan Mojoagung. Ini dilakukan sebagai cara nyata untuk menstabilkan harga dan memastikan kebutuhan pangan tersedia bagi masyarakat.

Acara utama GPM dilakukan di Surabaya, tepatnya di Taman Mundu di Tambaksari, dan dihadiri oleh Gubernur Khofifah Indar Parawansa, Walikota Surabaya Eri Cahyadi, serta Menteri Pertanian Amran Sulaiman.

Sementara itu, Wakil Bupati Jombang Salmanudin, bersama dengan anggota Forkopimda dan Sekdakab Jombang Agus Purnomo, juga mengikuti pertemuan zoom dari Kecamatan Mojoagung.

Warga sangat antusias menyambut GPM. Mereka memanfaatkan acara ini yang diadakan di kantor Kecamatan untuk mendapatkan barang kebutuhan pokok, terutama beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) yang dijual dengan harga terjangkau serta barang lainnya.

Pemimpin Cabang Perum Bulog Mojokerto, Muhammad Husin, mengonfirmasi bahwa stok beras di Jombang aman hingga akhir tahun, sehingga menghilangkan kekhawatiran masyarakat tentang kenaikan harga barang pokok. Pelaksanaan GPM ini adalah salah satu cara pemerintah daerah dan Bulog untuk menjaga harga beras tetap stabil.

Wakil Bupati Jombang, Salmanudin, bersama Kapolres Jombang AKBP Ardi Kurniawan, sehari sebelumnya juga telah memeriksa pasar-pasar untuk memastikan bahwa pasokan beras di Jombang masih aman dan harganya wajar.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan bahwa langkah ini menunjukkan kehadiran negara dalam memastikan pangan terjangkau untuk masyarakat.

“Kegiatan pasar besar-besaran ini tidak hanya hari ini, tetapi akan terus berlangsung sampai akhir tahun. Kami ingin masyarakat bisa mendapatkan beras dengan mudah dan harga yang terjangkau,” kata Amran.

Amran juga meminta Perum Bulog untuk memberikan akses tanpa kendala bagi pemerintah daerah. “Kami minta Bulog buka 24 jam. Bupati dan wali kota yang hendak mengambil beras jangan dipersulit, supaya rakyat bisa merasakan kehadiran negara,” tambahnya.

Dalam kesempatan itu, Amran menekankan perhatian besar Presiden Prabowo terhadap sektor pangan. Hal ini tercermin dari peningkatan anggaran, program bantuan, serta penguatan produksi dari hulu sampai hilir. Hasilnya, Indonesia sampai saat ini tidak melakukan impor beras, bahkan stok nasional mencapai 1,3 juta ton yang tertinggi dalam sejarah. “Target Presiden adalah swasembada pangan dalam empat tahun, tetapi kami berusaha untuk lebih cepat,” kata Amran.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendukung langkah ini. Dia mengatakan bahwa stok pangan di Jawa Timur sebenarnya cukup bahkan melimpah, namun distribusinya menjadi tantangan besar.

“Gerakan Pangan Murah ini adalah langkah nyata agar masyarakat dapat merasakan harga yang terjangkau di pasar. Kerjasama Bulog, TNI-Polri, dan pemerintah kabupaten/kota membuat program ini lebih merata,” ujar Khofifah.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Trending di News