Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Jembatan Kalibiru Lenyap Dibawa Banjir, Penghubung Vital Kecamatan Pakuniran-Kalibiru Probolinggo

badge-check


					Muncul usaha baru angkut motor menyeberangi Kalibiru, Proboloinggo, pasca jembatan hilang diterjang banjiir, Sabtu dinihari 21 Febaruari 2026. Foto: Instagram@bolinggoco Perbesar

Muncul usaha baru angkut motor menyeberangi Kalibiru, Proboloinggo, pasca jembatan hilang diterjang banjiir, Sabtu dinihari 21 Febaruari 2026. Foto: Instagram@bolinggoco

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, PROBOLINGGO–  Akses warga dan anak-anak sekolah antara Desa Blimbing-Kalidandan Kecamatan Pakuniran, Kabupaten Probolinggo terputus total setelah Jembatan Kalibiru hilang diterjang banjir pada Sabtu malam (21/2/2026).

Jembatan Kalibiru di Kabupaten Probolinggo ambruk akibat banjir bandang pada Sabtu malam, 21 Februari 2026, memutus akses total warga Desa Blimbing-Kalidandan dan Kecamatan Pakuniran.

Akses transportasi warga dan anak sekolah terputus sepenuhnya, memaksa penggunaan jalur alternatif yang lebih jauh.

Ratusan penduduk di dua desa tersebut dilindungi sementara, mengganggu aktivitas harian seperti pengajaran dan perdagangan.

Situasi ini mirip dengan kejadian sebelumnya di wilayah yang sama, di mana banjir Sungai Minggu sering merusak infrastruktur serupa.

Pemerintah daerah Probolinggo berkoordinasi dengan BPBD untuk membangun jembatan darurat dari bambu sambil menunggu perbaikan permanen.

Warga gotong royong menggunakan perahu karet untuk melintasi sungai, meski cuaca ekstrem masih mengancam. Banjir ini dipicu oleh hujan deras dan luapan sungai dari lereng Argopuro, tren yang berulang di musim hujan Jawa Timur.​​

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Probolinggo, Oemar Sjarief, belum mengeluarkan pernyataan spesifik terkait ambruknya Jembatan Kalibiru pada 21 Februari 2026, karena peristiwa masih sangat baru saat ini.

Akibatnya Probolinggo (Januari 2026) akan dibebaskan, Oemar Sjarief menyatakan lima jembatan putus dan tiga rusak, termasuk dampak pada mobilitas warga dan logistik.

Ia nekankan koordinasi dengan OPD untuk penanganan darurat, prioritas perbaikan, dan jembatan sementara oleh warga, meski tidak ada isolasi total karena tersedia jalur alternatif.

Pernyataan ini menunjukkan pola tanggung jawab BPBD yang konsisten pada bencana infrastruktur akibat banjir di wilayah tersebut.

Belum ada pernyataan resmi dari pejabat Pemkab Probolinggo terkait ambruknya Jembatan Kalibiru pada 21 Februari 2026, karena kejadian masih sangat baru (kurang dari 1 jam lalu).

Sebelumnya, Kalaksa BPBD Oemar Sjarief pada banjir Januari 2026 menyatakan 5 jembatan putus di 8 kecamatan, dengan fokus pada jembatan darurat dan jalur alternatif untuk menghindari isolasi total.

Kabid Kedaruratan BPBD Zubaidullah dalam kasus lain menegaskan tidak ada jiwa korban meski akses terputus, dan warga dibantu evakuasi sementara. Untuk itu, Anda dapat memerintahkan BPBD-PUPR untuk bertanggung jawab.

Lima jembatan yang putus akibat banjir di Kabupaten Probolinggo pada Januari 2026, seperti catatan BPBD, adalah sebagai berikut.

Lima Lokasi Jembatan Putus di Probolinggo

TIDAK Nama/Lokasi Jembatan Tanggal Putus Rincian Kecamatan/Desa
1 Jembatan Dusun Beji 17 Januari 2026 Desa Banjarsari, Kecamatan Sumberasih (jembatan darurat putus lagi 30 Januari)
2 Penghubung Desa Jangur – Desa Sumberbendo 11-16 Januari 2026 –
3 Penghubung Desa Brani Wetan – Desa Sumbersecang 11-16 Januari 2026 –
4 Jembatan Dusun Mendek Kulon 17 Januari 2026 Desa Sumberkramat
5 Jembatan Desa Kalianan 11-16 Januari 2026 Desa Kalianan, Kecamatan
Banjir terjadi pada tanggal 11, 16, dan 17 Januari 2026 di 8 kecamatan, tanpa korban jiwa namun akses terganggu sementara. Jembatan darurat dibangun warga dan pemerintah, meski rawan ambruk ulang. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

APINDO Jombang Siap Bangun Rumah Janda Sulasih Warga Sambong Duran dalam Tempo Satu Bulan

31 Oktober 2026 - 15:24 WIB

Menelisik Akar Terorisme (75): Martin Luther King Korban Keganasan Klan

31 Oktober 2026 - 06:20 WIB

Truk Angkut Bunga Angrek Terbakar, BPBD Jombang Puji Bantuan Warga Plumbon Gambang

31 Oktober 2026 - 05:40 WIB

PIHPS Catat Harga Cabai di Jatim Turun Tajam, Rawit Merah Kini Rp45 Ribu per Kg

30 Oktober 2026 - 19:22 WIB

BMKG Ungkap Musim Hujan di Jawa Timur akan Berlangsung Selama Empat Bulan Saja

30 Oktober 2026 - 19:11 WIB

Gubernur Khofifah Buka 4.807 Lowongan Kerja di Job Fair Inklusif 2026

29 Oktober 2026 - 19:25 WIB

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Trending di News