Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Jasad Mengapung di Kanal Turi, Terindentifikasi sebagai Siswi SMA YPM Sumobito Jombang

badge-check


					Jasad remaja putri bernama Putri Regita Amanda (19), warga Dusun/Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, Jombang ditemukan mengapung di kanal Turi, Instagram@wargajombang/jajang s Perbesar

Jasad remaja putri bernama Putri Regita Amanda (19), warga Dusun/Desa Sebani, Kecamatan Sumobito, Jombang ditemukan mengapung di kanal Turi, Instagram@wargajombang/jajang s

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Identitas mayat perempuan yang ditemukan warga di kanal Turi Tunggorono, Dusun Peluk RT 03 RW 03 Desa Pacarpeluk, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang,  akhirnya terungkap. Korban ternyata siswi kelas 3 SMA YPM Sumobito, Jombang, Selasa 11 Februari 2025.

Kasat Reskrim Polres Jombang, AKP Margono Suhendra, menyatakan bahwa berdasarkan hasil autopsi, korban mengalami luka sobek di kepala akibat benda tumpul serta luka benturan di perut, dan penyebab kematian adalah tenggelam. Polisi menduga kuat korban dianiaya kemudian dibuang ke sungai.

Terungkapnya identitas korban setelah keluarganya mendapatkan informasi penemuan mayat dari media sosial. Keluarga korban langsung mendatangi kamar jenazah RSUD Jombang.

Paman korban, Suwari (54) memastikan mayat wanita itu merupakan keponakannya, Putri Regita Amanda (18), warga Dusun/Desa Sebani, Sumobito, Jombang.

 Warga yang menemukan jenazah tersebut segera menariknya ke tepi sungai dan melaporkan kejadian ini kepada perangkat desa dan pihak kepolisian.

 Pihak berwenang masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait penyebab kematian korban1. Keluarga korban menjelaskan bahwa sebelum kejadian, Putri berpamitan untuk melakukan transaksi jual beli dengan sistem COD (Cash On Delivery) pada Senin sore, 10 Fedbruari 2025.

Paman korban, Suwari (54), mengatakan bahwa Putri telah diberi pesan agar tidak pulang malam1. Keluarga mulai khawatir karena sejak pukul 19.00 WIB, ponsel korban tidak bisa dihubungi, dan baru berdering pada pukul 01.00 WIB namun tidak diangkat. Keesokan paginya, keluarga mendapat kabar bahwa Putri ditemukan meninggal dunia di sungai Desa Pacarpeluk

Korban sebelumnya berpamitan kepada ayahnya untuk pergi Cash on Delivery (COD). Ia meninggalkan rumah menggunakan sepeda motor Honda Vario pada sekitar jam 16.00 WIB, Senin kemarin, 10 Februari 2025.

Sepeda motor Honda Vario milik Putri Regita Amanda belum ditemukan. Polisi menduga bahwa motor tersebut dibawa kabur oleh pelaku. 
Share
Rewrite
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

25 Merek Beras Fortifikasi Ditarik, Bulog Diminta Perkuat Pasokan Beras Premium

16 September 2026 - 19:24 WIB

Tuntut UMP Naik 9,5%, Buruh Siapkan Aksi Besar Oktober

16 September 2026 - 19:12 WIB

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Trending di News