Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Jasad Brigjen Pur Osteven Ditemukan Mengapung di Pantai Marunda, Hasil Otopsi Tidak Ada Luka di Tubuh

badge-check


					Nelayan menemukan jasad mengapung di pantai Marunda, Jakarta, 10 Januari 2025, terindentifikasi sebagai Brigjen TNI Purnawirawan Hendrawan Osteven, membawa serta identitas KTA dan BIN. Foto: oposisicerdas.com Perbesar

Nelayan menemukan jasad mengapung di pantai Marunda, Jakarta, 10 Januari 2025, terindentifikasi sebagai Brigjen TNI Purnawirawan Hendrawan Osteven, membawa serta identitas KTA dan BIN. Foto: oposisicerdas.com

Penulis: Hadi S. Purwanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Direktur Polisi Air Udara (Dir Polairud) Polda Metro Jaya, Kombes Joko Sadono, menyatakan bahwa setelah divisum menunjukan tidak ada bekas luka pada tubuh jasad Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Osteven.

Pernyataan disampaikan disampaikan Rabu, 15 Januari 2025, di Jakarta, terkaid temuan  jasad Brigjen TNI (Purn) Hendrawan Ostevan di perairan Marunda, Jakarta Utara, 10 Januari 2025.  Kasus itu masih menjadi misteri. “Tidak ada bekas luka di tubuh korban, penyebab kematian masih didalami,” ungkap  Kombes Joko Sadono, Rabu, 15 Januari 2025.

Hal itu menyusul keterangan Kombes Ade Ary Syam Indradi – Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya, mengonfirmasi bahwa mobil Toyota Vios yang dikendarai Brigjen Ostevan terlihat dalam rekaman CCTV melaju ke dermaga sebelum jatuh ke laut. Ia menambahkan bahwa pihaknya sedang mencari keberadaan mobil tersebut dan berkoordinasi dengan TNI serta BIN untuk menyelidiki lebih lanjut.

Disebutkan bahwa Kompol Fernando Saharta Saragi – Kapolsek Cilincing, melaporkan ada temuan jasad pada 10 Januari 2025 oleh seorang nelayan dan memberikan rincian tentang proses pencarian dan evakuasi yang dilakukan oleh tim patroli.

Jenazah dikenali melalui kartu anggota Badan Intelijen Negara (BIN) yang ditemukan di lokasi. Hendrawan Ostevan lahir pada 24 Oktober 1949 dan berusia 75 tahun saat ditemukan. Saat ditemukan, jasadnya mengenakan kaus berkerah dan celana jeans hitam. Proses evakuasi dilakukan oleh polisi setelah laporan dari saksi mata.

Rekaman CCTV menunjukkan bahwa mobil milik Brigjen Ostevan masuk ke dermaga pada Kamis dini hari, 9 Januari 2025, namun penyebab kematian masih dalam penyelidikan lebih lanjut.

Hendrawan Ostevan adalah purnawirawan TNI yang telah lama pensiun dan sebelumnya pernah bertugas di BIN. Penemuan jasadnya menimbulkan perhatian publik dan pihak berwenang sedang melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk menentukan penyebab kematiannya

Pihak TNI dan polisi telah mengambil beberapa langkah dalam menangani kasus kematian Brigjen (Purn) Hendrawan Ostevan. Berikut adalah tindakan yang telah dilakukan. Polisi dari Polda Metro Jaya melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kematian dan insiden jatuhnya mobil ke laut. Penyelidikan ini mencakup analisis rekaman CCTV yang menunjukkan mobil Toyota Vios milik korban melaju ke dermaga sebelum tercebur ke laut.

Evakuasi dan Identifikasi: Setelah jasadnya ditemukan oleh seorang nelayan, polisi segera melakukan evakuasi dan identifikasi menggunakan Kartu Tanda Anggota (KTA) TNI dan Badan Intelijen Negara (BIN) yang ditemukan di dompet korban.

Pihak kepolisian berkoordinasi dengan TNI dan BIN untuk mendapatkan informasi lebih lanjut terkait latar belakang korban serta untuk mendalami situasi yang mengarah pada kejadian tersebut.

TNI memberikan dukungan kepada pihak kepolisian dalam penyelidikan kasus ini, mengingat Brigjen Ostevan merupakan mantan pejabat tinggi militer yang memiliki koneksi di dunia intelijen.

Hingga saat ini, penyelidikan masih berlangsung, dan pihak kepolisian belum dapat memastikan penyebab pasti dari kematian Brigjen Ostevan. Mobilnya yang jatuh ke laut juga masih dalam pencarian, dengan harapan dapat menemukan bukti tambahan untuk mengungkap misteri di balik kematiannya. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Update KM Virgo 8: 107 Selamat, 6 Meninggal, 130 Dalam Pencarian

16 September 2026 - 05:11 WIB

Warga Bali Ledo Usung Jenazah Jowa Tana, Demo ke Polres Sumba Barat Polisi Keluarkan Tembakan

15 September 2026 - 22:05 WIB

Konpres KPK OTT di ATR/BTN Bogor: Tetapkan 3 Tersangka, Sita Uang Tunai Rp106,3 Miliar

15 September 2026 - 20:39 WIB

OTT di ATR/BPN Bogor, KPK Sita 20 Koper Berisi Rupiah dan Valas Medsos Sebut Milik Nusron Wahid

15 September 2026 - 19:59 WIB

Golkar Sarang Koruptor, KPK Ringkus Fahd El Fouz Kasus Suap HGB PT Summarecon

15 September 2026 - 19:29 WIB

Hanya 2 dari 27 Merk Beras Fortifikasi Lolos Uji, Kandungan Gizi tidak Sesuai SNI Ditarik dari Pasaran

15 September 2026 - 18:51 WIB

Dihantam Gelombang Laut Bawean, Tugboat BMT 20 Tenggelam 8 Awak Selamat

15 September 2026 - 17:46 WIB

Racun Makanan Pindah ke Kisaran, Puluhan Siswa Keracunan MBG dari Dapur Polres

15 September 2026 - 17:11 WIB

Serem Pencopotan Purbaya, Diinterupsi Lewat Telepon dari Prasetyo Hadi Saat Presentasi di Dewan

15 September 2026 - 00:17 WIB

Trending di News