Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Jalur KA Karangjati-Gubug Grobogan Ditutup, Akibat Sungai Tuntang Meluap Rendam Rel Kereta Api

badge-check


					manajemen KAI menutup jalur Karangjati-Gubung, kabupaten Grobogan, jawa Tengah, mulai Senin 16 Februari 2026. Akibat real terendam banjir lupana sungai Tuntang. Foto: Instagram@a6_gabuts_ Perbesar

manajemen KAI menutup jalur Karangjati-Gubung, kabupaten Grobogan, jawa Tengah, mulai Senin 16 Februari 2026. Akibat real terendam banjir lupana sungai Tuntang. Foto: Instagram@a6_gabuts_

Penulis : Sri Muryanto | Redaktur: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, GROBOGAN – Banjir Sungai Tuntang meluap deras pada Senin siang (16/2/2026), merendam jalur kereta api Karangjati-Gubug di Desa Papanrejo, Kecamatan Gubug, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

KAI Daop 4 Semarang telah memutuskan untuk menutup sementara jalur Karangjati-Gubug (KM 32+5/7) akibat banjir yang merendam rel sejak pagi hari ini, 16 Februari 2026, demikian penjelasan  Manager Humas Luqman Arif, juru bicara KAI Daop 4 Semarang.

Penutupan dilakukan mulai pukul 11.43 WIB setelah wadah udara menutupi rel hulu dan hilir, sehingga kereta tidak bisa melintas demi keselamatan.

Penutupan sementara jalur tersebut sejak pukul 11.43 WIB demi keselamatan, memaksa puluhan kereta lintas utara seperti Argo Bromo Anggrek dan Gumarang dialihkan lewat rute memutar Brumbung-Gundih-Gambringan.

Menurut Manager Humas KAI Daop 4 Semarang, Luqman Arif, banjir ini bermula sejak pagi hari sekitar pukul 09.59 WIB di KM 32+5/7 antara Stasiun Gubug dan Karangjati.

Air sungai yang naik drastis pukul 10.15 WIB menutupi rel hulu dan hilir, sehingga kereta api tak bisa melintas. Petugas KAI dapat beroperasi kapan saja sepanjang hari, namun dapat dilakukan jika udara berada di sisi kanan infrastruktur.

Banjir Berulang
Wilayah ini memang rawan luapan Sungai Tuntang yang berhulu di Rawa Pening. Pada bulan Januari 2025, tepatnya tanggal 20 Januari, tanggul jebol akibat hujan deras di hulu, menggerus dasar rel yang baru diperbaiki hingga berubah menjadi aliran sungai deras.

Tak lama kemudian, banjir besar Februari-Maret 2025 merendam 21 desa di Grobogan karena luapan Sungai Tuntang, Lusi, dan Glugu, ikut mengganggu operasional perkeretaapian.

Penutupan jalur ini mempengaruhi rekayasa perjalanan KA utara lintas (Jakarta-Surabaya), dengan transmisi rute melalui Stasiun Gambringan atau Gundih—mirip pola sebelumnya saat banjir Grobogan. KAI mengimbau penumpang mengikuti arah petugas di stasis untuk menghindari keterlambatan lebih lanjut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

KH Nurul Huda Djazuli Pimpin AHWA: Putuskan KH Miftachul Akhyar Kembali Duduki Rais Aam PB NU 2026-2931

31 Agustus 2026 - 00:23 WIB

Bahar Smith Tantang Duel Hercules: Memperkusut Kasus Hukum Tewasnya Bambang Setiawan

30 Agustus 2026 - 20:58 WIB

Stok Sapi Feedlot Cuma Cukup hingga November, Harga Daging Berpotensi Terus Naik

30 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Cuaca Panas di Sidoarjo Belum Reda, Musim Hujan Datang Akhir Oktober

30 Agustus 2026 - 19:31 WIB

Elon Musk: Blindsight Implant bagi Penyandang Kebutaan Bisa Melihat

30 Agustus 2026 - 18:44 WIB

Travel ITS Group Telantarkan 196 Jamaah Umrah di Juanda dan Jombang

30 Agustus 2026 - 17:51 WIB

Ricuh 30 Menit di Muktamar NU, Massa Pakai Kaos Gambar Bakal Calon Terbalik

30 Agustus 2026 - 15:11 WIB

Warga Wonorejo Temukan Jasad Bayi Perempuan Mengambang di Sungai

30 Agustus 2026 - 14:38 WIB

13 Pelanggaran yang Masuk RUU Perampasan Aset

30 Agustus 2026 - 13:57 WIB

Trending di News