Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Italia-Malaysia Kuncurkan Dana Rp 253 Triliun Garap Ladang Gas Kutei Kaltim

badge-check


					Perusahaan migas Italia, Eni akan bekerja sama dengan malaysia menggrap blok gas Kuteai kalim dengan investasi Rp 253 triliun. Foto: ist Perbesar

Perusahaan migas Italia, Eni akan bekerja sama dengan malaysia menggrap blok gas Kuteai kalim dengan investasi Rp 253 triliun. Foto: ist

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA– Eni SpA –perusahaan migas Italia– berencana menggelontorkan investasi hingga US$15 miliar (sekitar Rp252,4 triliun) untuk mengelola ladang gas di Kalimantan Timur (Kaltim), khususnya proyek Indonesia Deepwater Development (IDD) seperti Geng North dan Gendalo-Gendang.

Proyek ini melibatkan joint venture Eni dengan Petronas, dengan Final Investment Decision (FID) direncanakan ditandatangani pada Maret 2026.

Nilai investasi mencapai US$15 miliar, setara Rp252-253 triliun (asumsi kurs Rp16.820-16.824 per dolar AS), fokus pada pengembangan gas laut dalam di Cekungan Kutei.

Produksi ditargetkan mulai 2027 dengan potensi 6,8 TCF gas, berkontribusi pada pasokan domestik dan ekspor.

Eni telah beroperasi di Indonesia sejak 2001, mengakuisisi aset dari Chevron dan Neptune di Kaltim.
Investasi ini bagian dari rencana lima tahun untuk delapan proyek baru dan 15 sumur eksplorasi.​
Proyek diharapkan ciptakan efek multiplier seperti lapangan kerja dan peningkatan industri penunjang.​

Djoko Siswanto, Kepala SKK Migas, membuat pernyataan utama terkait kesiapan Eni SpA untuk FID investasi US$15 miliar di ladang gas Kaltim pekan depan.​

Ia menyatakan proses tinggal menunggu tanda tangan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, dengan nilai Rp252,3 triliun (kurs Rp16.820/USD).

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia juga kerap mengomentari rencana serupa sebelumnya, seperti investasi Rp150 triliun di blok Jangkrik-Merakes.

Eni sendiri melalui CEO Claudio Descalzi membahas LNG Indonesia sebagai sumber pertumbuhan baru, tapi bukan sumber kutipan spesifik US$15 miliar.​ Pernyataan Djoko paling langsung match dengan detail query (Rp252,4T, ladang gas Kaltim). **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Pemerintah Siapkan Hadiah Rp1 Triliun bagi Pemprov dan Pemkab/ Pemkot Pendukung MBG Terbaik

29 Oktober 2026 - 14:58 WIB

Polres Jombang Ringkus 17 Pelaku Kriminal

29 Oktober 2026 - 10:20 WIB

Wasev Sterad Mabes TNI Turun ke Klitih Plandaan Meninjau dan Evaluasi TMMD 130

29 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Yogya Mencekam, Sri Sultan Turun Tangan Temui Demonstran di Depan Polda Kamis Dinihari

29 Oktober 2026 - 07:35 WIB

Minyak Sawit RI Mengalir Sampai ke Israel Lewat Singapura Sejak 2023

28 Oktober 2026 - 18:52 WIB

Kunjungan Pasca Kebakaran, Bupati Warsubi Janjikan Pasar Cukir Bisa Dioperasikan sebelum Idul Fitri 2027

28 Oktober 2026 - 17:59 WIB

Pemkab Jombang Gelar Upacara Sumpah Pemuda, Ini Daftar Penghargaan Pemuda Berprestasi

28 Oktober 2026 - 16:57 WIB

Truk Angkut 14 Sapi Tabrak Dua Truk, hingga Terguling di Perak Jombang

28 Oktober 2026 - 15:38 WIB

Kinerja Disdikbud 2026, Wor Windari: Rerata Lama Sekolah di Jombang 9,15 Tahun Lampaui Program Nasional

28 Oktober 2026 - 12:31 WIB

Trending di News