Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Insiden Pembunuhan di Belakang Masjid Sirotol Mustakim, Polisi: Motif Beli Bensin tak Mau Bayar

badge-check


					Aparat kepolsian melakukan pemeriksaan jasad korban bernama Salamulla, 24, yang tewas di belakang masjid Sirotol Mustakim, Jalan Kedinding Lor, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Foto: Dok/ Istimewa Perbesar

Aparat kepolsian melakukan pemeriksaan jasad korban bernama Salamulla, 24, yang tewas di belakang masjid Sirotol Mustakim, Jalan Kedinding Lor, Kecamatan Kenjeran, Surabaya. Foto: Dok/ Istimewa

Penulis: Saifudin   |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SURABAYA- Polisi mengungkap bahwa motif pelaku pembacokan yang menewaskan Salamullah (24 tahun) di belakang masjid Sirotol Mustakim, jalan Kedinding Lor, kecamatan Kenjeran, Surabaya, karena korban tidak mau membayar uang bensin dan memukul pelaku terlebih dahulu.

Demikian penjelasan AKP M. Prasetyo, Kasatreskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak, saat dimintai konfirmasi. Ia menjelaskan kronologi kejadian dan motif pembunuhan serta proses penangkapan pelaku dalam keterangan pers  disampaikan pada tanggal 22 Mei 2025.

Kejadian bermula saat korban mengisi bensin pertalite di warung milik pelaku, namun menolak membayar dan bahkan menyerang pelaku.

Pelaku kemudian mengambil kunci motor korban dan mengejar korban hingga ke belakang masjid yang merupakan jalan buntu, sehingga korban tidak bisa melarikan diri. Di lokasi itu, pelaku membacok korban sebanyak dua kali menggunakan celurit hingga korban tewas dengan luka parah, termasuk amputasi lengan kiri.

Setelah kejadian, pelaku membawa sepeda motor korban dan membuangnya di Jalan Larangan, Kenjeran, Surabaya,  sebelum melarikan diri ke Sampang, Madura.

Polisi berhasil menangkap pelaku kurang dari 24 jam setelah kejadian berkat kerja cepat dan bukti rekaman CCTV serta keterangan saksi.

Pelaku kini menjalani penyidikan intensif dan dijerat dengan pasal pembunuhan dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Kronologi

  • Korban bernama Salamullah, 24,  membeli bensin jenis pertalite di warung milik pelaku BS, namun menolak membayar dan bahkan memukul pelaku.
  • Setelah itu, korban berusaha melarikan diri dengan sepeda motor, namun pelaku mengambil kunci motor korban dan mengejarnya.
  • Korban dan pelaku sempat kejar-kejaran yang terekam CCTV di sekitar Masjid Sirotol Mustakim.
  • Korban terjebak di jalan buntu di belakang masjid, sehingga tidak bisa menghindar.
  • Di lokasi tersebut, pelaku membacok korban sebanyak dua kali menggunakan celurit hingga korban tewas dengan luka parah, termasuk putusnya lengan kiri.
  • Setelah membunuh korban, pelaku membawa sepeda motor korban dan membuangnya di Jalan Larangan, Kelurahan Kenjeran.
  • Pelaku kemudian melarikan diri ke kampung halamannya di Sampang, Madura, dan berhasil ditangkap kurang dari 24 jam setelah kejadian.

Polisi menetapkan pelaku dengan pasal pembunuhan dan melakukan penyidikan intensif terhadap kasus ini. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Dugaan Permintaan Aborsi Seret Runner-up Raka Raki Jatim 2026, Begini Respons Pemkot Surabaya

10 Agustus 2026 - 20:54 WIB

DJP Tegaskan Belum Ada Rencana Pajaki Pemilik Rumah Kontrakan pada 2027

10 Agustus 2026 - 20:40 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP

10 Agustus 2026 - 20:24 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Trending di News