Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Harga Biodiesel Lebih Kompetitif, B50 Kurangi Beban Subsidi

badge-check


					B50 Masuk SPBU 1 Juli 2026 Perbesar

B50 Masuk SPBU 1 Juli 2026

Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Pemerintah memastikan program mandatori biodiesel 50% atau B50 akan diimplementasikan secara massal mulai 1 Juli 2026. Produk bahan bakar nabati ini dipastikan akan langsung tersedia di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) untuk melayani seluruh sektor secara serentak.

Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan, dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Eniya Listiani Dewi menyatakan, implementasi B50 tidak akan dilakukan secara bertahap per sektor, melainkan langsung mencakup seluruh bidang.

“Semua serentak 50, karena infrastruktur yang kita punyai juga lebih mudah untuk kita menerapkan satu formula. Nanti juga berlaku untuk semua sektor. Jadi tidak ada yang satu misalnya masih B40, yang satu lalu B50, itu tidak ada,” ujarnya di Pengawas Urusan Kereta (PUK) Lempuyangan, Yogyakarta, Senin (27/4/2026).

Eniya menjelaskan, terkait harga akan tetap merujuk pada evaluasi bulanan melalui Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM. Menurutnya, harga B50 akan sangat bergantung pada perbandingan harga indeks pasar (HIP) biodiesel atau FAME dengan HIP solar pada saat peluncuran.

Dia menuturkan, sebagai gambaran perbandingan ekonomi saat ini, harga biodiesel tercatat lebih kompetitif dibandingkan solar murni.

“Harga FAME, harga biodiesel ini dikeluarkan tiap bulan dengan formula perhitungan. Nah harga di kita sekarang bulan ini Rp 14.262. Nah kita lihat harga solar, HIP solar itu sekarang sekitar Rp 17.565,” ungkapnya.

Kondisi harga solar yang berada di atas harga FAME ini membawa dampak positif bagi keuangan negara. Eniya menyebut, Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) saat ini tidak perlu mengeluarkan insentif karena selisih harga tersebut.

“Jadi malah ini membantu mengurangi subsidi,” imbuhnya.

Eniya mengungkapkan, kepastian distribusi B50 di SPBU akan diperkuat melalui regulasi yang terbit sebelum tenggat waktu peluncuran. Menurutnya, Pertamina bersama seluruh badan usaha bahan bakar minyak akan berkontrak dengan badan usaha bahan bakar nabati sesuai dengan penetapan Keputusan Menteri sebelum 1 Juli 2026.

“(1 Juli dijual di SPBU?) ya, pasti. Pertamina nanti, Keputusan Menteri akan kita keluarkan sebelum 1 Juli. Nah dari situ Pertamina sudah berkontrak dengan berbagai badan usaha, yang pelakunya tidak hanya Pertamina saja, seluruh badan usaha bahan bakar minyak,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Eniya menegaskan peningkatan kadar biodiesel hingga 50% ini akan memperkuat ketahanan energi nasional dan menghapus ketergantungan pada impor solar. Apalagi, produksi solar domestik kini sudah mumpuni berkat beroperasinya proyek RDMP Balikpapan.

“Betul, memang sudah tidak impor lagi kan kita. Sudah semua produksi Pertamina,” pungkasnya. ***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Akan Naik

11 Juni 2026 - 19:59 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Minyak Kompak Naik

11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Peternak Telur Sambut Positif Penguatan HAP Rp 26.500 per Kg

10 Juni 2026 - 15:09 WIB

Trending di Nasional