Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

FBI Memburu Boaxia Liu dengan Hadiah Rp 250 Miliar, Terkait Perang Iran Vs Israel

badge-check


					FBI memburu seorang warga negara Tiongkok, serta memberikan imbalan hadaih Rp 250 miliar yang mampu menunjukkan keberadaan Boaxia Liu. Ia dituduh bersekongkol dengan Iran, untuk memroduksi bom, roket dan drone untuk menyerang balik Israel. Foto: Fbi.gov Perbesar

FBI memburu seorang warga negara Tiongkok, serta memberikan imbalan hadaih Rp 250 miliar yang mampu menunjukkan keberadaan Boaxia Liu. Ia dituduh bersekongkol dengan Iran, untuk memroduksi bom, roket dan drone untuk menyerang balik Israel. Foto: Fbi.gov

Penulis: Jacobus E. Lato   |   Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, AMERIKA-  Baoxia “Emily” Liu diburu oleh FBI, karena diduga terlibat dalam konspirasi selama bertahun-tahun untuk secara ilegal mengekspor dan menyelundupkan komponen elektronik asal Amerika Serikat ke Iran, melalui Tiongkok dan Hong Kong.

Peralatan elektronika yang dibeli oleh Liu dijual ke Iran sebagai bahan utama untuk membuat bom dan, drone, dan radar, sehingga mampu menyerang balasa serangan dan meluluhlantakan Israel. Bahkan menyebabkan darurat militer bagi Israel.

Baoxia Liu selama ini diketahui tinggal dan beroperasi di Tiongkok, di mana ia memiliki sejumlah perusahaan dagang yang digunakan untuk kegiatan ekspor ilegal komponen elektronik ke Iran. Namun, lokasi pastinya saat ini tidak disebutkan secara rinci dalam sumber yang tersedia. FBI menduga ia sering bepergian antara Tiongkok dan Iran dalam menjalankan aktivitasnya.

Barang-barang yang diekspor tersebut adalah barang yang dikontrol ekspornya oleh pemerintah AS dan akhirnya digunakan untuk kepentingan entitas yang berafiliasi dengan Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) dan Ministry of Defense and Armed Forces Logistics (MODAFL) Iran.

Kini, FBI menempatkan Liu sebagai perempuan yang paling diburu, bahkan siapapun yuang bisa menunjukkan keberadaan Liu, pemerintah Amerika menyiapkan hadiah 15 juta dolar (setara Rp254,52 miliar).

Kedua institusi ini diketahui mengawasi pengembangan serta produksi rudal, senjata, dan peralatan militer, termasuk pesawat tanpa awak (UAV) untuk Iran.

Baoxia Liu juga didakwa atas beberapa pelanggaran hukum. Dia dituduh melakukan konspirasi; Ekspor ilegal barang asal AS ke Iran; Penyelundupan barang dari Amerika Serikat; Pelanggaran regulasi transaksi dan sanksi terhadap Iran; Memberikan informasi ekspor yang palsu atau menyesatkan; Membantu dan bersekongkol dalam tindak pidana tersebut.

FBI telah mengeluarkan surat perintah penangkapan federal terhadap Baoxia Liu pada 30 Januari 2024, dan Departemen Luar Negeri AS menawarkan hadiah hingga 15 juta dolar AS untuk informasi terkait jaringan keuangan IRGC, termasuk informasi tentang Baoxia Liu.

Profil Singkat Baoxia Liu
Nama lain: Emily Liu, Baoxia Lau, Emily Lau, Baojuan Liu

Kewarganegaraan: Tiongkok

Tempat lahir: Weifang, Shandong, Tiongkok

Pekerjaan: Agen pengadaan, broker senjata, pemilik/operator sejumlah perusahaan dagang di Tiongkok

Bahasa: Mandarin, Kanton, Farsi

Baoxia Liu diketahui memiliki hubungan atau kemungkinan sering bepergian ke Tiongkok dan Iran.

FBI memburu Baoxia Liu karena keterlibatannya dalam jaringan penyelundupan komponen elektronik strategis asal AS ke Iran, yang digunakan untuk memperkuat kemampuan militer Iran dan melanggar sanksi internasional terhadap negara tersebut. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menhub Targetkan Proyek KRL Surabaya-Sidoarjo Rampung 2029

16 Juli 2026 - 20:03 WIB

Jaksa Tuntut Hukuman 12 Tahun Penjara, Kasus Pelecehan Siswa di SMP Jombang

16 Juli 2026 - 14:01 WIB

CRV Ditumpangi 9 Orang Sekeluarga, Tabrak Truk Parkir di Tol Pandaan 5 Orang Tewas

16 Juli 2026 - 13:17 WIB

3.000 ASN Disdik Brebes Bobol Presensi Daring, Sembilan Guru Dijebloskan ke Tahanan

16 Juli 2026 - 09:52 WIB

Satu Korban Luka, Akibat Kebakaran Rumah dan Toko di Johowinong Mojoagung

16 Juli 2026 - 08:39 WIB

Kemenkop Pasang Anggaran Rp1,8 Triliun untuk Beli 1.800 Unit Kipas Angin, Ferry Yuliantoro Mengaku tak Tahu!

16 Juli 2026 - 08:06 WIB

Jaksa Teliti Asal Usul 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah, Mahfud MD: Ini Gempa Hukum Terbesar

16 Juli 2026 - 05:32 WIB

57 ASN di Kukar Terima Transferan Rp36,7 Miliar, BPK Kaltim: Bukan Kelebihan Bayar Biasa

15 Juli 2026 - 21:26 WIB

Yuenchi Arwindi Merasa Difitnah: Demi Allah, Saya tak Ada Hubungan dengan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 20:17 WIB

Trending di News