Menu

Mode Gelap

News

Dua Perempuan Sidoarjo Tewas Diserang Tawon Vespa, Begini Cara Mencegahnya

badge-check


					Dua Perempuan Sidoarjo Tewas Diserang Tawon Vespa, Begini Cara Mencegahnya Perbesar

Penulis: Syaifudin  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SIDOARJO- Humas Damkar BPBD Sidoarjo, Yoli membenarkan bahwa tawon vespa yang berada di pohon pisang tersebut telah merenggut korban jiwa. Diduga gara-gara tersengat tawon vespa, dua wanita korban tewas akibat sengatan tawon itu asal desa Kedinding, kecamatan Tarik dan desa Kedungwonokerto, kecamatan Prambon Sidoarjo.

“Kami mendapat laporan dari masyarakat tentang adanya 2 sarang tawon vespa di desa Kedinding Tarik dan di Kedungwonokerto, Prambon,” ucapnya saat dikonfirmasi, Senin, 13 Januari 2025, seperti ditulis situs lenterainspirrasi.id.

Setelah mendapatkan laproan tesrebut, personel BPBD langsung menerjunkan ke lokasi menggunakan  kelengkapan penuh berupa helm, sarung tangan dan Alat Pelindung Diri (APD) tawon.

“Sarang tawon berhasil dievakuasi oleh tim, butuh waktu sekitar tiga jam untuk mengevakuasi sarang tawon vespa tersebut,” ungkapnya.

Yoli juga menambahkan, BPBD mendapat laporan bahwa pada Kamis, 9 Januari 2025, seorang perempuan warga desa Tarik, bernama Suteni (73) mengalami nasib naas ketika hendak mencari daun pisang di kebun pisang yang terdapat sarang tawon.

“Korban diduga disengat kawanan tawon dan terjatuh. Oleh warga setempat, korban dilarikan ke puskesmas Krian untuk mendapatkan perawatan. Namun, nyawa korban tak tertolong dan dinyatakan meninggal dunia pada Jumat, 10 Januari 2025,  kemarin,” terang Yoli.

Sementara untuk sarang tawon di Prambon, petugas rescue yang melakukan evakuasi membutuhkan waktu sekitar 1,5 jam.

“Diduga, korban (di Prambon) disengat tawon vespa hingga meninggal dunia di lokasi. Korban ditemukan warga dalam keadaan tergeletak di sekitar pohon pisang. Warga tidak ada yang mengenali korban, sepertinya orang dari desa lain,” pungkas Yoli.

Korban kedua ditemukan tergeletak di kebun di Desa Kedungwonokerto, Kecamatan Prambon, pada 10 Januari, namun identitasnya tidak dikenali oleh warga setempat.

Tips Cara Atasi Saron Tawon Vespa:

Nama latin tawon vespa adalah Vespa affinis. Di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa, tawon ini dikenal dengan sebutan tawon ndas. Tawon vespa ini terkenal karena sengatannya yang berbahaya dan dapat menyebabkan reaksi alergi yang serius hingga kematian jika tidak ditangani secara cepat.

Di bawah ini tips cara mencegah agar tidak muncul serangan dan sarang tawon Vespa menurut orami.co.id:

  1. Pastikan semua tempat sampah tertutup rapat untuk menghindari bau yang menarik tawon, terutama sampah organik
  2. Rutin membersihkan pekarangan dan menghindari penumpukan sampah yang dapat menarik perhatian tawon
  3. Tanam herba seperti timi, serai, eukaliptus, dan apsintus di sekitar rumah. Tanaman ini memiliki aroma yang tidak disukai tawon
  4.  Buat sarang palsu dari bahan seperti kertas atau rajutan dan gantung di area rawan. Tawon cenderung menghindari tempat yang sudah memiliki saran
  5. Semprotkan minyak peppermint di sekitar area yang sering dilalui tawon. Aroma ini diketahui dapat mengusir tawonJika menemukan sarang tawon, lakukan pengusiran pada malam hari ketika tawon tidak aktif. Gunakan pelindung diri untuk mencegah sengata.
  6.  Taruh wadah berisi minuman bersoda di dekat area rawan untuk menjebak tawon. Aroma manis akan menarik tawon masuk ke dalam wadah.**
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Basarnas Telah Temukan Reruntuhan Helikopter di Tapang Tingang Sekadau

16 April 2026 - 22:28 WIB

Kades Sampurno Ketawa-ketawa, Dikeroyok 15 Orang dan Dibacok di Rumahnya Pakel Lumajang

16 April 2026 - 21:24 WIB

155 Siswa SD-SMP dan SMA di Anambas Keracunan MBG, Pemkab Langsung Menutup MBG

16 April 2026 - 18:12 WIB

Pembakar Sampah Keputih Mangkrak 25 Tahun, Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:34 WIB

Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan di Plandaan Jombang Dorong PAD untuk Infrastruktur Desa

16 April 2026 - 17:11 WIB

Pemkab Jombang Salurkan Insentif Rp1 Juta/ Guru TPQ, Sasar 6.500 Pengajar di 1.816 Lembaga

16 April 2026 - 16:42 WIB

Perayaan 115 ASN Purna Bhakti, Bupati Warsubi: Regenerasi Birokrasi Wajar demi Keberlanjutan

16 April 2026 - 16:26 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:12 WIB

BMKG: Solo Masih Hujan, Dua Hari Banjir Melanda 11 Kalurahan 715 KK

16 April 2026 - 15:54 WIB

Trending di News