Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Nasional

Cuaca RI Makin Tak Jelas, BMKG Beri Peringatan Baru

badge-check


					Meski kemarau masih sering hujan ringan Perbesar

Meski kemarau masih sering hujan ringan

Penulis: Jacobus E Lato | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.COM, JAKARTA-Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan potensi cuaca ekstrem selama sepekan ke depan, terutama di wilayah Indonesia bagian selatan dan timur. Peringatan ini termuat dalam Prospek Cuaca Mingguan periode 1-7 Juli 2025.

Meski sekitar 25 Persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau, BMKG menyatakan bahwa potensi hujan berintensitas tinggi masih patut diwaspadai di berbagai daerah.

“Pertumbuhan awan signifikan diperkirakan terjadi di wilayah selatan dan timur Indonesia. Hal ini tercermin dari anomali negatif Outgoing Longwave Radiation (OLR), yang menandakan langit akan lebih banyak tertutup awan,” tulis BMKG di situs resminya, dikutip Sabtu (5/7/2025).

Fenomena global Madden-Julian Oscillation (MJO) yang aktif di kawasan timur Indonesia menjadi salah satu pemicu utama, disertai gelombang atmosfer lainnya seperti Rossby Ekuator di Jawa dan Sulawesi Selatan serta Gelombang Kelvin di Aceh, Bali, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kalimantan Utara, hingga Papua Selatan.

“Kombinasi sistem atmosfer ini meningkatkan potensi hujan lebat disertai petir dan angin kencang di banyak wilayah dalam beberapa hari ke depan,” tegas BMKG.

BMKG juga memantau sirkulasi siklonik di barat daya Lampung dan Selat Karimata yang membentuk area perlambatan angin (konvergensi) dari Selat Sunda hingga Laut Jawa. Selain itu, terbentuk pula daerah belokan dan pertemuan angin (konfluensi) di Laut Cina Selatan hingga perairan utara Maluku Utara dan Papua.

Peningkatan kecepatan angin permukaan di atas 25 knot juga terdeteksi di sejumlah wilayah laut, seperti Laut Cina Selatan, perairan selatan Jawa hingga NTT, Laut Banda, dan Laut Arafuru. BMKG memperingatkan bahwa kondisi ini dapat memicu gelombang tinggi di laut lepas.

Intrusi udara kering dari belahan bumi selatan yang melintasi selatan Jawa juga memperparah ketidakstabilan atmosfer. Udara basah yang terdorong di depan batas intrusi menjadi lebih hangat dan lembap, memicu hujan deras di sebagian wilayah barat dan tengah Pulau Jawa.

“Meski telah memasuki musim kemarau, atmosfer yang masih aktif mendorong potensi cuaca ekstrem. Masyarakat diminta tetap waspada,” ujar BMKG.

Prakiraan Cuaca Periode 4-7 Juli 2025

Kondisi cuaca sebagian besar tetap didominasi cerah berawan dan hujan ringan. Namun hujan sedang hingga lebat masih berpotensi terjadi di wilayah:

Wilayah terdampak hujan sedang-lebat: Aceh, Sumsel, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, NTB, NTT, seluruh Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

Menurut peringatan Dini BMKG, siaga hujan lebat akan terjadi di Jawa Tengah, Papua Pegunungan. Sementara angin kencang akan menghantam Bali, NTB, NTT, Maluku, Papua Selatan.
Imbauan BMKG untuk Masyarakat

BMKG mengingatkan masyarakat agar:

– Selalu memantau prakiraan cuaca harian karena perubahan dapat terjadi cepat

– Menghindari aktivitas di ruang terbuka saat terjadi hujan lebat disertai petir

– Waspada terhadap pohon tumbang dan infrastruktur rapuh saat angin kencang

– Tetap menjaga hidrasi dan perlindungan kulit karena cuaca panas masih mungkin terjadi.

– Bersiap menghadapi potensi bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, dan banjir bandang.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

KA Pandalungan 2 Relasi Gambir-Jember Mulai 18 Juni, Diskon 30 Persen

15 Juni 2026 - 20:32 WIB

Harga BBM Pertamina, Shell, dan BP Pekan Ketiga Juni 2026, Ini Daftar Lengkapnya

15 Juni 2026 - 20:18 WIB

Kemnaker Buka Pelatihan Kaigo dan Magang di Jepang

14 Juni 2026 - 20:28 WIB

Harga Anjlok, Peternak Ayam Rugi Ratusan Juta

14 Juni 2026 - 19:45 WIB

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

ESDM Pastikan Harga Pertalite dan Solar Subsidi Tidak Akan Naik

11 Juni 2026 - 19:59 WIB

Harga Pangan Hari Ini, Beras dan Minyak Kompak Naik

11 Juni 2026 - 19:47 WIB

Peternak Telur Sambut Positif Penguatan HAP Rp 26.500 per Kg

10 Juni 2026 - 15:09 WIB

Trending di Nasional