Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Headline

Bupati Sidoarjo, Subandi Janji Pekerjakan Disabilitas di Puskesmas

badge-check


					Bupati Sidoarjo, Subandi Janji Pekerjakan Disabilitas di Puskesmas Perbesar

Penulis: Majid | Editor: Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM, SIDOARJO-Bupati Sidoarjo, Subandi, menegaskan komitmennya untuk membuka peluang kerja bagi penyandang disabilitas di wilayahnya. Dalam acara audiensi bersama koalisi penyandang disabilitas di Pendopo Kabupaten Sidoarjo, Jumat (16/5).

Bupati Subandi menjanjikan program baru yang akan menempatkan satu terapis disabilitas netra di setiap pusat kesehatan masyarakat (puskesmas) di Kabupaten Sidoarjo.

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Subandi menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memperkuat hak-hak penyandang disabilitas melalui peningkatan akses terhadap layanan publik, pemberdayaan ekonomi, hingga keterlibatan aktif dalam proses pengambilan keputusan pembangunan daerah.

“Kita akan diskusikan lebih lanjut dengan OPD terkait agar mereka (penyandang disabilitas) yang memiliki sertifikasi, terutama di bidang pelayanan kesehatan, bisa diberdayakan di dua RSUD dan 30 Puskesmas yang ada di Sidoarjo,” ujar Subandi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah harus memberikan ruang kerja bagi tenaga profesional penyandang disabilitas yang memiliki kompetensi. Menurutnya, hal ini tidak hanya memberi peluang kerja yang layak, tetapi juga mendorong peningkatan kualitas layanan kesehatan yang lebih ramah difabel.

Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat inklusi sosial dan membuka akses yang lebih luas bagi kelompok disabilitas dalam berbagai sektor kehidupan, khususnya di bidang kesehatan.

Heri Cahyono anggota koalisi disabilitas sidoarjo yang juga ketua persatuan tuna netra Indonesia (pertuni sidoarjo) merespon positif janji bupati Subandi.
Menurutnya, hampIr 95 persen anggota Pertuni dan Itmi Sidoarjo adalah tenaga terapis pijat yang berpengalaman dan tersetifikasi. Namun, mereka cukup kesulitan untuk memasarkan jasa mereka di Sidoarjo.

Heri Cahyono juga menyampaikan aspirasinya kepada bupati subandi, jika kompetensi mereka sebagai penyehat tradisional menyulitkan mereka untuk dilibatkan pada layanan kesehatan sector public seperti di puskesmas atau rumah sakit.

Senada, Ikromi Kamaludin sekretaris ikatan tuna netra muslim Indonesia (itmi sidoarjo) juga merespon positif program tersebut.

Pemuda yang akrab disapa Romi itu juga mengusulkan disnakaer sidoarjo membuka program pelatihan terapis pijat berbasis kompetensi dari BNSP.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Mi Goreng, Paling Disuka Konsumen Indonesia

30 Agustus 2026 - 19:19 WIB

KPJ Perdana Kelantan Bangun Gedung Baru 13 Lantai, Siap Menyambut Ledakan Pasien

28 Agustus 2026 - 19:56 WIB

Modal Miliaran Jadi Triliunan, Intip Kesuksesan Bisnis Skincare Zhang Ziyi

26 Agustus 2026 - 19:03 WIB

Cara Buat WhatsApp Offline Padahal Online

20 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Lagu Ikonik Kebyar Kebyar Diciptakan saat Gombloh Kerokan

19 Agustus 2026 - 21:19 WIB

Wajah Anak Tak Diekspos Mahalini Tuai Pro Kontra

18 Agustus 2026 - 21:08 WIB

KPJ Damansara Specialist Hospital 2, Rumah Sakit Layaknya Hotel

18 Agustus 2026 - 07:39 WIB

Siti Si Vampir Tayang Oktober 2026, Satine Zaneta Jadi Pemeran Utama

6 Agustus 2026 - 19:19 WIB

Lagu Terbaru No Na ‘honk!’ Buktikan Musik Indonesia Bisa Mendunia

3 Agustus 2026 - 18:27 WIB

Trending di Life Style