Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Budidaya Pengunaan Teknologi MCO, Dispertan Jombang Kerja Sama dengan AFCO Group

badge-check


					AFCO Group bekerja sama dengan Dispertan Jombang dalam pengembangan tanaman pangan, menggunakan teknologi  teknologi Mikroba Cair Organik (MCO) Selasa, 26 Agustus 2025. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang Perbesar

AFCO Group bekerja sama dengan Dispertan Jombang dalam pengembangan tanaman pangan, menggunakan teknologi teknologi Mikroba Cair Organik (MCO) Selasa, 26 Agustus 2025. Foto: Diskominfo Pemkab Jombang

Penulis: Arief Hendro Soesatyo  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jombang menggandeng delapan perusahaan swasta lewat program “Bapak Asuh” yang bertujuan meningkatkan ekonomi daerah, khususnya sektor UMKM, pangan, dan pertanian.

Salah satu terobosan konkret dari program ini adalah kerja sama dengan perusahaan AFCO Group dengan Dinas Pertanian Kabupaten Jombang untuk mengembangkan budidaya padi menggunakan teknologi Mikroba Cair Organik (MCO).

Ir. Moch Rony, MM, dari Dinas Pertanian Jombang, mengatakan, “Program Bapak Asuh dengan AFCO Group ditindaklanjuti perjanjian kerja sama demi peningkatan sumber daya manusia serta teknologi pertanian modern, salah satunya pengembangan budidaya padi dengan aplikasi MCO,” saat ditemui Selasa, Selasa, 26 Agustus 2025, di balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Tembelang.

Implementasi teknologi ini berfokus pada tiga indikator utama: pengurangan biaya usaha tani, peningkatan produksi padi, dan perbaikan kualitas agroekosistem.

Uji Coba

Uji coba di lahan BPP Tembelang menunjukkan efektivitas MCO dalam menekan biaya produksi dan menambah hasil panen. Harga pokok produksi (HPP) padi dengan MCO tercatat Rp 3.058 per kilogram, lebih rendah dibandingkan HPP tanpa MCO Rp 3.706 per kilogram.

Rony menjelaskan, “Dengan aplikasi MCO, HPP turun Rp 706 per kilogram. Hasil ubinan di lahan seluas satu hektar bisa mencapai lebih dari 7 ton, sementara penggunaan pupuk anorganik berkurang.”

Sadewa Bayu Adji, General Manager Integrated Farming System (IFSS) AFCO Group, menambahkan bahwa MCO akan terus dikembangkan menjadi tidak hanya pembenah tanah, tapi juga diperkaya dengan nutrisi penting dan berfungsi sebagai pelarut unsur hara.

Setelah sukses di BPP Tembelang, teknologi MCO akan diperluas ke wilayah lain seperti BPP Sumobito, Bareng, Jogoroto, Ploso, dan demplot mandiri para penyuluh pertanian lapangan (PPL) se-Kabupaten Jombang.

Sebelum perluasan, akan dilaksanakan lokakarya bersama tim ahli IFSS AFCO Group dan para PPL untuk membahas pola kerja sama dan penerapan bioteknologi.

Kerja sama ini juga akan meluas ke komoditas jagung dengan dukungan teknologi, sarana produksi, pendampingan, dan jaminan pembelian hasil panen.

Inisiatif ini mendukung visi Bupati Jombang Warsubi dalam “Kobarkan Mantra Astacita: Kolaborasi Bersama Mewujudkan Jombang Maju dan Sejahtera melalui Asta Cita.”

Owner AFCO Group H. Agung Wicaksono yang hadir langsung menyatakan, “Program ini adalah tindak lanjut program Bapak Asuh Bupati Jombang. Kami berkomitmen memajukan pertanian dengan cost produksi lebih murah serta kepastian pasar sesuai harga pemerintah.”

Wicaksono menegaskan, pihaknya siap menjadi “Bapak Asuh” bagi petani Jombang, menyediakan benih, pupuk, hasil panen, dan manajemen budidaya.

“Panen perdana ini merupakan bukti nyata program percontohan dengan pupuk organik yang kami canangkan bersama,” ujar dia. Ia berharap hasil panen ke depan akan semakin baik dan petani makin maju. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Jatim Siapkan Progam Pemutihan Pajak Kendaraan Bermotor Mulai 1-31 Agustus 2026

31 Juli 2026 - 18:39 WIB

Kamu Tanya 10-50 Pertanyaan, AI Butuh Minum Segelas Air 500 Ml

31 Juli 2026 - 18:20 WIB

Kata ESDM Soal Penyesuaian Harga Dex Series hingga Pertamax Besok

31 Juli 2026 - 17:24 WIB

PLN Tambah Stasiun Pengisian Daya Mobil Listrik di Tol Solo-Ngawi

31 Juli 2026 - 17:11 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Sejahtera, Bupati Jombang Warsubi Minta Apraisal dari Tim Independen

31 Juli 2026 - 14:54 WIB

Bupati Probolinggo dan Suami Anggota DPR RI Dituntut 6 Tahun Penjara, Wajib Kembalilan Uang Rp147 M

31 Juli 2026 - 11:41 WIB

Menelisik Akar Terorisme (43): Para Budak Pun Merantai Dirinya Sendiri

31 Juli 2026 - 09:56 WIB

Daftar Lengkap Harga Emas Tiga Jenama Pegadaian pada Kamis

30 Juli 2026 - 19:07 WIB

Reskrim Polres Jombang Mulai Selidiki KPRI Sejahtera, Kasus Dana Rp124 Miliar Tidak Cair

30 Juli 2026 - 19:00 WIB

Trending di News