Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

BIG Gunakan Satelit LiDAR Berhasil Temukan 63 Pulau Baru di Nusantara

badge-check


					Badan Informasi Geospasial (BIG) telah menemukan sebanyak 63 pulau baru yang tersebar di   Nusantara. instagram@infodenpasar Perbesar

Badan Informasi Geospasial (BIG) telah menemukan sebanyak 63 pulau baru yang tersebar di Nusantara. instagram@infodenpasar

KREDONESW.COM, JAKARTA– Badan Informasi Geospasial (BIG) mengumumkan penemuan 63 pulau baru Indonesia yang tersebar di berbagai wilayah nusantara.

Kepala BIG Muh Aris Marfai dalam konferensi pers di Gedung Antara Herigate Center di Jakarta, Kamis, 13 Desember 2024,  mengatakan penambahan jumlah pulau ini terungkap melalui hasil pengkajian lapangan terbaru yang dilakukan peneliti BIG bersama kementerian teknis terkait dan pemerintah daerah dengan memanfaatkan teknologi, seperti LiDAR dan citra satelit.

Sebanyak 63 pulau baru tersebut tersebar di wilayah Kepulauan Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara, Maluku Utara, dan Kalimantan Barat. Sebelumnya, pulau-pulau tersebut berada di kawasan terluar sehingga tidak terdeteksi karena kondisi geografis yang terisolasi.

Atas penemuan tersebut, kata dia, secara keseluruhan jumlah pulau yang telah bernama dan memiliki koordinat resmi di Indonesia mencapai 17.380 pulau pada 2024.

Badan Informasi Geospasial (BIG) menggunakan teknologi citra satelit LiDAR (Light Detection and Ranging) untuk menemukan 63 pulau baru di Indonesia.

Teknologi ini memungkinkan pemetaan yang lebih akurat dan mendetail, sehingga pulau-pulau yang sebelumnya terisolasi dan tidak terdeteksi dapat diidentifikasi.

Selain LiDAR, BIG juga memanfaatkan berbagai teknologi geospasial lainnya untuk mendukung proses identifikasi dan pemetaan pulau-pulau tersebut.

Teknologi fotogrametri berperan penting dalam penemuan pulau-pulau baru dengan memberikan metode pemetaan yang akurat dan efisien. Berikut adalah beberapa cara bagaimana fotogrametri membantu dalam proses ini:

  • Pemetaan Akurat: Fotogrametri menggunakan foto udara untuk menghasilkan peta dan model tiga dimensi dari suatu area. Dengan teknik ini, informasi topografi dan geografi dapat diperoleh dengan tingkat akurasi yang tinggi, memungkinkan identifikasi pulau-pulau kecil yang mungkin tidak terlihat dalam survei konvensional.
  • Penggunaan UAV: Penggunaan drone (UAV) dalam fotogrametri memungkinkan pengambilan gambar dari sudut yang berbeda dan pada ketinggian yang bervariasi. Ini meningkatkan kemampuan untuk mendeteksi pulau-pulau baru, terutama di daerah terpencil atau sulit dijangkau
  • Model Elevasi Digital: Fotogrametri menghasilkan model elevasi digital yang dapat menunjukkan perubahan topografi dengan jelas. Ini sangat berguna untuk menganalisis morfologi pulau dan memahami bagaimana pulau-pulau baru terbentuk atau berubah seiring waktu
  • Visualisasi Tiga Dimensi: Dengan teknologi fotogrametri, model tiga dimensi dari pulau-pulau dapat dibuat, memberikan gambaran visual yang lebih baik tentang ukuran, bentuk, dan lokasi pulau-pulau tersebut. Hal ini memudahkan dalam analisis lebih lanjut dan pengambilan keputusan terkait pengelolaan wilayah.
  • Integrasi dengan GIS: Fotogrametri sering digabungkan dengan Sistem Informasi Geografis (GIS), yang memungkinkan analisis data spasial lebih lanjut dan integrasi informasi dari berbagai sumber untuk pemetaan yang lebih komprehensif

Dengan demikian, fotogrametri tidak hanya meningkatkan akurasi pemetaan tetapi juga mempercepat proses identifikasi dan katalogisasi pulau-pulau baru di Indonesia.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Teluk Makin Membara, Presiden Trump Tegaskan Siap Serang Iran untuk Jangka Waktu 60 Hari ke Depan

15 Juli 2026 - 01:08 WIB

Analisis Prof Mahfud MD: Skenario Loloskan Jerat Hukum untuk Febrie Adriansyah

15 Juli 2026 - 00:25 WIB

Jadi Tersangka Kasus Pembakaran Santri, Ahmad Muzzaki Ajukan Praperdilan Polres Lombok Timur

14 Juli 2026 - 19:32 WIB

Pengacara Don Ritto Buka Suara: Uang Yang Disita Polisi untuk Bangun Pelabuhan

14 Juli 2026 - 18:11 WIB

Datangi Kejaksaan Agung, Tim Penyidik Polri Serahkan Bukti Dokumentasi Administrasi Kasus Febrie Adriansyah

14 Juli 2026 - 17:09 WIB

Bupati Warsubi Terima KKN 1.225 Mahasiswa UPN, Acara Digelar di Lokasi TPA Banjardowo

14 Juli 2026 - 12:18 WIB

Bupati Gresik Pulangkan.Puluhan Anak Pekerja Migran di Malaysia

14 Juli 2026 - 10:52 WIB

Gunakan Rudal Jenis Baru, Iran Serang Sasaran Strategis AS di Kuwait, Oman, Bahrain, Arab Saudi dan Yordania

14 Juli 2026 - 10:19 WIB

Babak Baru Kasus Penipuan PPPK Pemkab Gresik, Staf Dinas PMD Jadi Tersangka

14 Juli 2026 - 09:54 WIB

Trending di Nasional