Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

BGN Bayar ke Unhan Rp1,52 M secara Swakelola untuk Beli Semir dan Sikat untuk SPPI

badge-check


					Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dandan Hindayana. Foto: monetorindonesia.com Perbesar

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dandan Hindayana. Foto: monetorindonesia.com

Penulis: Yusran Hakim  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA-– Badan Gizi Nasional (BGN) terus menjadi sorotan publik akibat kontroversi pengadaan barang dan jasa pendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Polemik yang tak kunjung reda ini mencuat sejak awal April, dipicu data Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SiRUP) yang menunjukkan ketidaksesuaian antara rencana dan realisasi pengadaan.

Menurut data Inaproc, dari rencana pengadaan BGN tahun anggaran 2026, hanya sebagian kecil yang diumumkan secara resmi.

Anggaran terbesar dialokasikan untuk pendidikan dan pelatihan (Diklat) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).

Sepanjang 2025, BGN merealisasikan 1.091 paket pengadaan senilai total Rp6,31 triliun, mencakup motor listrik, laptop, alat makan, hingga kelengkapan seperti semir sepatu dan sikat sepatu.

Kepala BGN Dadan Hindayana pada Jumat (17/4) membantah klaim pengadaan “fantastis” yang viral di media sosial.

“Pengadaan laptop hanya 5.000 unit, bukan 32.000. Alat makan untuk 315 SPPG dengan pagu Rp215 miliar, dan alat dapur Rp252,42 miliar dengan realisasi Rp245,81 miliar,” tegas Dadan.

Ia juga mengonfirmasi realisasi 21.801 unit motor listrik dari rencana 25.000 unit pada 2025, dan menjamin tidak ada pengadaan lagi di 2026.

Pengadaan semir sepatu senilai Rp1,25 miliar dan sikat semir Rp272 juta disebut sebagai bagian dari paket kelengkapan SPPI senilai Rp1,52 miliar yang dilakukan swakelola tipe II melalui Universitas Pertahanan.

Dalam APBN 2026, 93 persen anggaran BGN difokuskan langsung untuk bantuan MBG via virtual account ke 26.000 SPPG, dengan persetujuan Kementerian Keuangan. Namun, Komisi IX DPR memanggil BGN untuk klarifikasi, khususnya pengadaan motor listrik yang tak dilaporkan ke parlemen.

Pengamat tata kelola pemerintahan menilai polemik ini menyoroti urgensi pengawasan ketat terhadap pengadaan publik.

Anggaran tetap berasal dari BGN, tetapi pelaksanaan kegiatan diserahkan ke Universitas Pertahanan (Unhan) sebagai pelaksana swakelola tipe II.

Jadi, yang mengelola teknis kegiatan, termasuk penyediaan perlengkapan peserta SPPI, berada di Unhan, bukan dibeli langsung oleh BGN sebagai tender biasa.

Cara kerjanya
Dalam skema swakelola tipe II, satu instansi pemerintah menunjuk instansi pemerintah lain untuk menjalankan kegiatan atas dasar kerja sama atau kontrak swakelola.

Di sini, BGN menjadi penanggung jawab anggaran, sedangkan Unhan menjalankan pelaksanaan program pendidikan SPPI dan pengadaan perlengkapan yang dibutuhkan.

Angka Rp1,52 miliar itu merujuk pada total tujuh paket kelengkapan perorangan lapangan untuk peserta SPPI, bukan satu barang tunggal.

Dari penjelasan Dadan Hindayana, rinciannya mencakup semir sepatu sekitar Rp1,25 miliar dan sikat semir sekitar Rp272 juta.

Implikasi
Sebagai pelaksanaan Unhan, publik sering mengira BGN membeli langsung barang-barang tersebut, padahal secara administratif pengadaan berada dalam skema pelaksanaan oleh instansi lain.

Itu sebabnya BGN menegaskan istilah yang tepat adalah pengadaan melalui swakelola tipe II, bukan pengadaan langsung oleh BGN.

BGN membayar, Unhan melaksanakan. Skema ini lazim dipakai ketika pemerintah ingin kegiatan dijalankan oleh instansi lain yang dianggap lebih siap secara teknis atau kelembagaan.**

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

PT Pegadaian XII Surabaya Resmikan Jembatan Gantung di Temas Batu dan 100 Mushaf dan Paket Siswa

17 Juni 2026 - 19:42 WIB

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News