Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG — Penjaga SMP Negeri 2 Sumobito, Jombang, Alam Kurniawan menjadi saksi awal kebakaran yang melanda gudang sekolah pada Jumat sore, (17/4/2026).
Ia melihat api sudah muncul di area gudang penyimpanan bangku dan peralatan sekolah sebelum kemudian berupaya memberi tahu warga dan petugas.
Kebakaran diduga dipicu kortsluiting listrik. Api baru berhasil dipadamkan setelah petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi.
Kebakaran yang Anda maksud tampaknya terjadi di gudang SMP Negeri 2 Sumobito, Jombang, pada Jumat, 17 April 2026 malam. Api diduga berasal dari korsleting listrik, tidak ada korban jiwa, dan kerugian diperkirakan sekitar Rp10 juta.
Peristiwa pertama kali diketahui penjaga sekolah saat melihat api di bagian gudang penyimpanan bangku dan peralatan sekolah. Warga sempat berupaya memadamkan api dengan alat seadanya sebelum petugas damkar datang.
Damkar menerima laporan sekitar 17.50 WIB dan api berhasil dipadamkan sekitar 19.10 WIB setelah pengerahan 2 unit mobil pemadam. Kasusnya kemudian ditangani pihak kepolisian untuk olah TKP dan pemeriksaan saksi.
Bagian yang terbakar disebut berupa gudang bagian atap ukuran sekitar 3×5 meter beserta isinya, termasuk bangku siswa yang tidak terpakai dan terpal.
Kronologi
Kebakaran gudang SMP Negeri 2 Sumobito pada Jumat, 17 April 2026:
- Sekitar 17.40 WIB, penjaga sekolah Alam Kurniawan melihat api muncul dari bagian gudang penyimpanan bangku dan peralatan sekolah.
- Setelah melihat api, warga sekitar dan perangkat desa datang membantu memadamkan dengan alat seadanya, termasuk air dari kamar mandi siswa.
- Karena api makin membesar dan tidak bisa dikendalikan, kejadian itu kemudian dilaporkan ke Pos Damkar Jombang sekitar 17.47 WIB.
- Petugas damkar menerima laporan sekitar 17.50 WIB lalu segera memberangkatkan tim dari Pos Damkar Mojoagung ke lokasi.
- Sekitar 15 menit kemudian, petugas tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman serta pendinginan.
- Damkar mengerahkan 2 unit mobil fire pumper truck untuk menangani kebakaran. Api berhasil dipadamkan sekitar 19.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini.
- Kerusakan utama terjadi pada gudang ukuran sekitar 3 x 5 meter, atap gudang, serta bangku dan perabot sekolah yang tersimpan di dalamnya.
- Penyebab sementara kebakaran diduga kuat akibat korsleting listrik. **







