Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Basarnas Telah Temukan Reruntuhan Helikopter di Tapang Tingang Sekadau

badge-check


					Basarnas telah menenukan reruntuhan helikopter, jatuh di hutan 3 km dari titik kontak terakhir, Kamis 16 April 2026. Meski sudah ditemukan belum bisa dilakukan evakuasi korban, karena cuaca buruk. Foto: Instgaram@modrell_48 Perbesar

Basarnas telah menenukan reruntuhan helikopter, jatuh di hutan 3 km dari titik kontak terakhir, Kamis 16 April 2026. Meski sudah ditemukan belum bisa dilakukan evakuasi korban, karena cuaca buruk. Foto: Instgaram@modrell_48

Penulis: Sri Muryanto  | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, KALBAR– Sebuah helikopter PK-CFX mengangkut 8 orang di Kalbar sudah ditemukan serpihannya di wilayah hutan Sekadau, Kalimantan Barat, sekitar 3 km dari titik hilang kontak, Kamis, 16 April 2026.

Namun, proses evakuasi dan kepastian kondisi seluruh penumpang masih dalam penanganan tim SAR, karena cuaca sempat menghambat pencarian lanjutan.

Helikopter itu lepas landas dari helipad PT CMA di Desa Nanga Keruap, Melawi, pukul 07.34 WIB, lalu hilang kontak sekitar pukul 08.39 WIB saat terbang menuju Kubu Raya.

Pesawat tersebut mengangkut dua kru dan enam penumpang.

Tim SAR menemukan serpihan yang diduga ekor helikopter pada pukul 15.25 WIB melalui pemantauan udara.

Temuan itu kemudian diteruskan ke unsur darat agar lokasi jatuhnya helikopter bisa dijangkau untuk evakuasi.

Identitas penumpang

Laporan yang beredar menyebut dua kru adalah Kapten Marindra W dan Harun Arasyd, sementara enam penumpangnya adalah Patrick K, Victor T, Charles L, Joko C, Fauzie O, dan Sugito.

Korban dalam insiden helikopter PK-CFX itu merupakan penumpang dan kru milik PT Matthew Air, dengan titik keberangkatan dari helipad PT CMA di Melawi dan tujuan penerbangan ke helipad PT GAN di Kubu Raya.

Kronologi

  • Kamis pagi, 16 April 2026   helikopter PK-CFX lepasBerikut kronologi point to point kasus helikopter PK-CFX di Kalbar:
    Pagi hari, helikopter PK-CFX lepas landas dari wilayah operasi di Kalbar menuju tujuan penerbangan berikutnya.
  • Pukul 07.34 WIB, helikopter sudah berada dalam penerbangan.
  • Pukul 08.39 WIB, helikopter dilaporkan hilang kontak
  • Setelah laporan masuk, Airnav Pontianak menerima informasi sekitar pukul 10.40 WIB dan tim SAR segera dikerahkan
  • Titik dugaan lokasi jatuh berada di Kecamatan Nanga Taman, Desa Tapang Tingang, Kabupaten Sekadau, Kalbar
  • Basarnas menyebut koordinat kejadian berada di sekitar 00°12’00” LS dan 110°44’00” BT, atau sekitar 114 km dari Pos SAR Sintang
  • Tim pencarian menemukan serpihan yang diduga bagian ekor helikopter dari udara di kawasan hutan perbukitan terjal, sekitar 3 km dari titik hilang kontak
  • Evakuasi terkendala cuaca dan medan yang sulit, sehingga proses penyisiran dan penanganan korban masih berlanjut landas dari wilayah operasi di Kalbar menuju tujuan penerbangan berikutnya
  • Pukul 07.34 WIB, helikopter sudah berada dalam penerbangan
  • Pukul 08.39 WIB, helikopter dilaporkan hilang kontak
  • Setelah laporan masuk, Airnav Pontianak menerima informasi sekitar pukul 10.40 WIB dan tim SAR segera dikerahkan
  • Titik dugaan lokasi jatuh berada di Kecamatan Nanga Taman, Desa Tapang Tingang, Kabupaten Sekadau, Kalbar
  • Basarnas menyebut koordinat kejadian berada di sekitar 00°12’00” LS dan 110°44’00” BT, atau sekitar 114 km dari Pos SAR Sintang
  • Tim pencarian menemukan serpihan yang diduga bagian ekor helikopter dari udara di kawasan hutan perbukitan terjal, sekitar 3 km dari titik hilang kontak
  • Evakuasi terkendala cuaca dan medan yang sulit, sehingga proses penyisiran dan penanganan korban masih berlanjut.**

 

 

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Lantik Empat Wamen Baru, Kabinet Prabowo 112 Orang tapi Kabinet Dwikora Bung Karno Sebanyak132 Orang

15 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Hakim Fitrizal Lahirkan Yurisprudensi Baru: Yogi Mentawai Divonis Bersalah, tetapi Dimaafkan

15 Oktober 2026 - 19:21 WIB

Menelisik Akar Terorisme (69): Kekaisaran yang Tidak Terlihat

15 Oktober 2026 - 18:17 WIB

Nekad Gadaikan Motor Teman, Pria Dukuhklopo Diringkus Polisi

15 Oktober 2026 - 15:43 WIB

Panitia Jor Joran Mancing Jombang 2026: Ini 10 Larangan yang Tidak Boleh Dilanggar

15 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Ringin Contong Carnival 2026 Acara Spektakuler 17 Oktober, Simak Rekayasa Arus Lantas

15 Oktober 2026 - 12:39 WIB

Durian Madu Milik Lukman Juara I Kontes Durian Wonosalam, Bupati Warsubi: Upaya Gali Potensi Jombang

15 Oktober 2026 - 11:40 WIB

Pemakzulan Disetujui, Mendagri Copot Bupati Gowa, Sitti Husniah: Saya Lawan Lewat PTUN

15 Oktober 2026 - 10:23 WIB

63 Siswa SMA dan SD di Konawe Keracunan MBG, Korban Dirawat Puskesmas Angata

14 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Trending di News