Menu

Mode Gelap

News

Kades Sampurno Ketawa-ketawa, Dikeroyok 15 Orang dan Dibacok di Rumahnya Pakel Lumajang

badge-check


					Kades Pakel, Gucialit, Lumajang, Sampurno dibebat kepala dan lengannya kini dirawat di rumah sakit. Tampaknya, sudah membaik kondisibya, Kamis 16 April 2026. Foto: Instagram@ kelumajang.co Perbesar

Kades Pakel, Gucialit, Lumajang, Sampurno dibebat kepala dan lengannya kini dirawat di rumah sakit. Tampaknya, sudah membaik kondisibya, Kamis 16 April 2026. Foto: Instagram@ kelumajang.co

Penulis: Yoli Andi Purnomo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, LUMAJANG– Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Lumajang, Sampurno (45), dibacok dan dikeroyok sekitar 15 orang di rumahnya, Rabu, 15 April 2026.

Peristiwa itu diduga dipicu cekcok saat pengajian di wilayah Kecamatan Ranuyoso pada malam sebelumnya.

Demikian konfirmasi dari Kasi Humas Polres Lumajang, Ipda Supraptom. Ia mengatakan bahwa petugas kepolidian masih melakukan pengejaran terhadap para pelaku.

Menurut keterangan polisi, para terduga pelaku mendatangi rumah korban, sempat mengonfirmasi soal sikap korban saat pengajian, lalu menyerang dan melarikan diri.

Korban mengalami luka di kepala dan punggung, dan lengannya. Sementara polisi masih memburu para pelaku.

Kondisi terkini Sampurno dilaporkan mulai membaik dan terus pulih setelah dibacok, meski masih menjalani perawatan intensif di RSUD dr. Haryoto Lumajang.

Kamis siang, ia tampak keluar ruang perawatan sudah ketawa ketawa saat menyapa teman dan kekuarganya.

Polisi juga menyebut ia sudah bisa diajak berkomunikasi dengan baik.

Luka yang dilaporkan mengenai bagian kepala dan punggung samping kanan, namun nyawanya masih tertolong.

Kronologi singkat

  • Selasa malam, 14 April 2026: terjadi cekcok dalam acara pengajian di Ranuyoso.
  • Rabu siang, 15 April 2026: sekelompok orang mendatangi rumah Kades Pakel dan melakukan pengeroyokan.
  • Setelah kejadian, para pelaku kabur dan penyelidikan masih berjalan. Pokok perkaranya.
  • Inti dugaan motifnya adalah ketidakpuasan para pelaku terhadap sikap sang kades saat pengajian tersebut, yang disebut “marah-marah” atau terjadi pembicaraan panas di lokasi acara.
  • Polisi belum mengumumkan motif final, jadi kasus ini masih dalam tahap penyelidikan. **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Basarnas Telah Temukan Reruntuhan Helikopter di Tapang Tingang Sekadau

16 April 2026 - 22:28 WIB

155 Siswa SD-SMP dan SMA di Anambas Keracunan MBG, Pemkab Langsung Menutup MBG

16 April 2026 - 18:12 WIB

Pembakar Sampah Keputih Mangkrak 25 Tahun, Beban Utang Pemkot Surabaya Rp 104 Miliar

16 April 2026 - 17:34 WIB

Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan di Plandaan Jombang Dorong PAD untuk Infrastruktur Desa

16 April 2026 - 17:11 WIB

Pemkab Jombang Salurkan Insentif Rp1 Juta/ Guru TPQ, Sasar 6.500 Pengajar di 1.816 Lembaga

16 April 2026 - 16:42 WIB

Perayaan 115 ASN Purna Bhakti, Bupati Warsubi: Regenerasi Birokrasi Wajar demi Keberlanjutan

16 April 2026 - 16:26 WIB

Kriminologi 500 Tahun Jakarta (Seri 7): Ketika Negara Menjadi Bandar Candu

16 April 2026 - 16:12 WIB

BMKG: Solo Masih Hujan, Dua Hari Banjir Melanda 11 Kalurahan 715 KK

16 April 2026 - 15:54 WIB

Juara Lomba Tulis di Dark Web, Pemuda Pujon Diadili katena Terima Paket Narkoba dari Perancis

16 April 2026 - 11:37 WIB

Trending di News