Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Headline

Belum Ditemukan, Dua Pria Hilang Disahut Ombak Pantai Ciekeueus Sukabumi

badge-check


					Tim SAR Gabungan berlum berhasil menemukan atau mengevakuasi dua pria yang tenggelam disahut ombak, saat mancing. Dua orang pemancing, Ujang Agus (40) dan Deni Setiawan (35), hilang tersapu ombak besar saat memancing di atas batu karang Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi pada Minggu, 16 November 2025 sekitar pukul 08.15 WIB. Instagram@sumbarheadline Perbesar

Tim SAR Gabungan berlum berhasil menemukan atau mengevakuasi dua pria yang tenggelam disahut ombak, saat mancing. Dua orang pemancing, Ujang Agus (40) dan Deni Setiawan (35), hilang tersapu ombak besar saat memancing di atas batu karang Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi pada Minggu, 16 November 2025 sekitar pukul 08.15 WIB. Instagram@sumbarheadline

Penulis: Mayang Kresnaya Mahardhika  |    Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SUKABUMI- Dua orang pemancing, Ujang Agus (40) dan Deni Setiawan (35), hilang tersapu ombak besar saat memancing di atas batu karang Pantai Cikeueus, Desa Girimukti, Kecamatan Ciemas, Kabupaten Sukabumi pada Minggu, 16 November 2025 sekitar pukul 08.15 WIB.

Hingga saat ini, kedua korban pemancing yang hilang tersapu ombak di Pantai Cikeues, Desa Girimukti, Sukabumi pada Minggu (16/11/2025) belum berhasil dievakuasi dari laut. Pencarian masih terus dilakukan oleh Tim SAR gabungan termasuk Basarnas dan relawan, namun pencarian terkendala oleh gelombang tinggi dan arus laut yang kuat.

Kedua korban, Ujang Agus dan Deni Setiawan, belum ditemukan hingga berita terakhir yang dilaporkan pada hari kejadian tersebut.

Tim SAR melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan sepanjang garis pantai serta pemantauan arus untuk mengantisipasi kemungkinan korban terbawa arus ke tempat lain.

Video amatir yang viral di media sosial menunjukkan detik-detik ombak besar datang tiba-tiba dan menyapu korban hingga hilang dari pandangan.

Kedua korban sempat berusaha berenang dan memegang batu karang untuk menyelamatkan diri, tapi arus balik yang sangat kuat menyeret mereka ke tengah laut hingga tenggelam.

Tim SAR gabungan bersama Balawisata Korwil Selatan dan Basarnas Sukabumi telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian namun korban belum ditemukan sampai kini.

Korban diketahui seorang pegawai BUMN dan warga sekitar Sukabumi. Insiden ini terjadi saat salah satu pemancing mendapatkan sambaran ikan dan berpindah ke batu karang yang lebih menjorok ke laut bersama rekannya ketika ombak besar datang tiba-tiba menyapu mereka.​

Keterangan dari Tim SAR terkait kasus hilangnya dua pemancing di Pantai Cikeues, Desa Girimukti, Sukabumi pada Minggu (16/11/2025) menyebutkan bahwa pencarian terus dilakukan oleh Tim SAR Gabungan yang melibatkan Basarnas, Polsek Ciemas, Satpolair, Posal Palabuhanratu, Koramil Ciemas, Balawista, dan relawan setempat.
Pencarian mencakup penyisiran area sekitar lokasi kejadian dan sepanjang garis pantai. Namun, proses pencarian terkendala oleh gelombang tinggi di perairan Teluk Palabuhanratu yang cukup besar saat ini.

Kapolsek Ciemas AKP Deni Miharja menjelaskan bahwa korban sempat berusaha bertahan dengan memegang batu karang, tapi kuatnya arus dan ombak akhirnya menyeret mereka ke tengah laut hingga hilang. Hingga pukul 13.30 WIB pada hari kejadian, kedua korban, Ujang Agus dan Deni Setiawan, belum berhasil ditemukan.

Tim SAR juga melakukan pemantauan dari darat dan laut untuk mengantisipasi korban terbawa arus ke area lain. Kapolsek mengimbau masyarakat dan pemancing agar selalu memperhatikan kondisi cuaca dan gelombang sebelum beraktivitas di pantai mengingat potensi ombak besar yang tiba-tiba.​ **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Menelisik Akar Teroris (20): Para Penjahat dan Gerilyawan

17 Juni 2026 - 18:59 WIB

2027 Polri Minta Tambah Anggaran Rp61 Triliun Menjadi Rp184 Triliun

17 Juni 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji Hadiri Doa Bersama Sambut Tahun Baru Hijriah 1448

17 Juni 2026 - 13:46 WIB

Komisi D DPRD Jombang Hearing Rencana PHK 1.000 Orang PT SGS, Karyawan Minta Buka Data

17 Juni 2026 - 12:35 WIB

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Korban PHK Masih Dapat Gaji Selama 6 Bulan, Ini Syaratnya

16 Juni 2026 - 20:36 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist
Trending di News