Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Baterai Silikon dari Korea Selatan Menjadikan Mobil Listrik Menjadi Pilihan Utama

badge-check


					Baterai Silikon dari Korea Selatan Menjadikan Mobil Listrik Menjadi Pilihan Utama Perbesar

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-KOREA: Para peneliti di Korea Selatan berhasil mengembangkan baterai berbasis silikon yang mampu membuat kendaraan listrik menempuh hingga 1.000 kilometer dalam satu kali pengisian daya. Inovasi ini berpotensi mengubah lanskap industri otomotif dengan mempercepat peralihan dari bahan bakar fosil ke energi terbarukan.

Mengatasi Kendala Jarak Tempuh

Jarak tempuh yang terbatas menjadi tantangan utama bagi kendaraan listrik. Kapasitas baterai yang masih terbatas sering membuat konsumen ragu untuk beralih dari kendaraan berbahan bakar minyak. Tim dari Pohang University of Science and Technology memfokuskan penelitian mereka pada material silikon, yang melimpah di alam dan menawarkan solusi efisien.

Keunggulan Baterai Silikon

1. Densitas Energi Tinggi

Kapasitas energi 40% lebih besar dibandingkan baterai lithium-ion konvensional.

Jarak tempuh hingga 1.000 km tanpa peningkatan signifikan pada waktu pengisian daya.

2. Material Berlimpah

Menggunakan silikon, yang lebih mudah didapat dibandingkan bahan baku baterai konvensional seperti kobalt dan nikel.

3. Produksi Lebih Efisien

Memanfaatkan partikel mikro-silikon, yang 1.000 kali lebih besar dari partikel nano, sehingga menekan biaya produksi dan menyederhanakan proses manufaktur.

Terobosan Ilmiah dalam Teknologi Baterai

Tim peneliti berhasil mengatasi dua tantangan utama dalam penggunaan silikon untuk baterai, tantangan pertama yakni mengatasi Perubahan Volume Silikon

Silikon dapat mengembang hingga tiga kali lipat saat pengisian daya, yang berisiko merusak baterai. Solusinya: Gel polimer elektrolit yang dapat menyesuaikan diri dengan perubahan bentuk silikon. Gel ini diperkuat dengan radiasi elektron untuk menjaga struktur tetap stabil.

Tantangan kedua adalah Optimasi Material Anoda
alih alih menggunakan partikel nano silikon yang mahal, peneliti justru memilih partikel mikro silikon yang lebih ekonomis, sehingga memungkinkan kapasitas penyimpanan energi lebih besar tanpa mengorbankan stabilitas baterai.

Implementasi dan Masa Depan

Baterai ini menunjukkan stabilitas setara dengan lithium-ion standar, tetapi dengan keunggulan jarak tempuh yang lebih jauh dan biaya produksi lebih rendah. Para ilmuwan optimis bahwa teknologi ini siap untuk dikomersialkan, membuka jalan bagi kendaraan listrik yang lebih efisien dan terjangkau.

Dengan kombinasi material murah dan desain inovatif, baterai silikon ini bisa menjadi langkah besar dalam revolusi kendaraan listrik dan mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Efek Sidak Ombudsman, Inspektur Imipas Nonaktifkan Lima Pejabat LP Cibinong

26 September 2026 - 18:12 WIB

Terbakar Hebat, Dua Ruangan SMPN 2 Perak Ludes Dilalap Api

26 September 2026 - 15:12 WIB

Suhu Naik 1,2 Derajat Celcius Akibat Super El Nino, 451 Ribu Nyawa Melayang

25 September 2026 - 21:11 WIB

Ada Ruang Menyerupai Kantor Polres, RS O Smach untuk Ambil Paksa Organ Manusia

25 September 2026 - 18:55 WIB

Menteri Yusril Minta Ombudsman Buka Semuanya, Izinkan Wartawan Masuk ke LP Cibinong

25 September 2026 - 13:11 WIB

Komisi C Soroti Proyek Revitalisasi 128 Gedung SD/ SMP Jombang dengan Anggaran Rp77,5 Miliar

25 September 2026 - 12:44 WIB

Menelisik Akar Terorisme (61): Nechayev Sang Teroris Muda Kharismatik

25 September 2026 - 11:52 WIB

Marathon KPK Geledah Kanwil ATR/ BPN Jatim, Malang dan Rumah Milik Lampri di Pace Nganjuk

25 September 2026 - 10:46 WIB

Kantor Digeledah, Istri Dirjen ATR/ BTN Krystianti Lampri Cuti Menghilang Secara Misterius

24 September 2026 - 23:50 WIB

Trending di News