Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Acara Coffee Morning Bersama 400 Anggota Ormas Kaltim, Sembiring Minta Maaf Gagal Beri Uang Saku Rp 105.000/ Orang

badge-check


					Plt Kepala Kesbangpol Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring (AFF Sembiring) di depan wartawan meminta maaf atas kegagalannya memberikan uang saku Rp 105.000/ orang kepada  sebanyak 400 orang delegasi dari 100 ormas di Kalimantan Timur dalam acara Coffee Morning, yang dilaksanakan Senin 13 April 2026. Foto: Instagram@kaltimtoday.co Perbesar

Plt Kepala Kesbangpol Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring (AFF Sembiring) di depan wartawan meminta maaf atas kegagalannya memberikan uang saku Rp 105.000/ orang kepada sebanyak 400 orang delegasi dari 100 ormas di Kalimantan Timur dalam acara Coffee Morning, yang dilaksanakan Senin 13 April 2026. Foto: [email protected]

Penulis: Sri Muryanto  |    Editor: priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, SAMARINDA– Plt Kepala Kesbangpol Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring (AFF Sembiring), secara resmi meminta maaf terkait kasus pengundangan pengurus ormas Kaltim dan janji fasilitas transportasi yang tidak terpenuhi, dalam penyelenggaraan coffee morning (Ngopi Pagi) bersama sekitar 400 orang perwakilan dari 100 ormas di Kaltim, Senin 13 April 2026.

Menjawab pertanyaan wartawan Sembiring mengatakan: Saya mohon maaf, karena kali ini satidak bisa memberikan uang itu. Karena itu kesalahan saya. Uang baru saya usulnya, tetapi belum mendapat persetujuan, katanya.

Dia juga minta maaf kepada gubernur Kaltim danw akil gubernur dan sekda provinsi Kaltim, karena hal itu menyebabkan semua pihak menjadi tidak enak, Bukan dibatalkan, akan tetapi kali kami belum bisa memberikan uang tersebut. Saya doakan Bapak ibu sekalin bisa mendapatkan ganti yang lebih besar,: klata Sembiring.

Sembiring mengakui bahwa terdapat kesalahan teknis dalam proses penyusunan dan penyebaran surat usulan uang transport Rp100.000–Rp105.000 per orang bagi sekitar 400 undangan, yang kemudian menjadi viral dan memicu polemik.

Ia menjelaskan bahwa dokumen tersebut masih berupa konsep usulan yang belum mendapat persetujuan dari Sekda dan Pemprov, sehingga tidak pernah ada dana transport yang benar‑benar dicairkan.

Dalam pertemuan silaturahmi serta coffee morning ormas di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, AFF Sembiring menyatakan niat awalnya adalah membantu menanggung biaya transport peserta dari berbagai daerah, tetapi proses administratif dilakukan terlalu prematur dan tidak memadai secara regulatif.

Ia menyebut dirinya masih “baru” menjabat sebagai Plt Kepala Kesbangpol (sekitar kurang dari sebulan) dan mengakui keterburu‑buruannya, lalu meminta maaf kepada ormas dan wartawan yang hadir di acara tersebut.

Kronologi

  1. 11 April 2026 – Surat usulan diterbitkan
    Kesbangpol Kaltim menerbitkan surat nomor 200.1.4.4/145/S/Kesbangpol.III yang berisi usulan fasilitas uang transport Rp100.000–Rp105.000 per orang bagi sekitar 400 orang (100 ormas × 3 delegasi) yang akan mengikuti acara silaturahmi di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim.

  2. Surat bocor ke publik
    Konsep surat tersebut beredar luas di media sosial dan grup‑grup WhatsApp, sehingga publik mengetahui adanya rencana pembagian “uang saku/transport” menjelang rencana aksi 21 April.

  3. 13 April 2026 pagi/siang – Acara silaturahmi digelar
    Pemerintah Provinsi Kaltim melalui Kesbangpol mengadakan kegiatan “Silaturahmi dan Coffee Morning Pemerintah Daerah bersama Organisasi Kemasyarakatan” di Gedung Olah Bebaya, Kantor Gubernur Kaltim, dengan mengundang 100 ormas (total sekitar 300–400 orang).

  4. Peserta ormas datang dengan harapan ada uang transport
    Banyak pengurus ormas hadir dari berbagai daerah di Kaltim dengan latar belakang surat yang beredar, sehingga mereka mengharapkan ada fasilitas transport sebesar Rp100.000–Rp105.000 per orang.

  5. Pernyataan kesbangpol: tidak ada pencairan dana
    Dalam rangkaian acara, Kesbangpol Kaltim menjelaskan bahwa surat usulan tersebut baru sebatas konsep dan belum disetujui oleh Sekda maupun instansi terkait, sehingga tidak ada dana transport yang benar‑benar cair.

  6. Kesbangpol akui kesalahan dan permintaan maaf terbuka
    Plt Kepala Kesbangpol Kaltim, Arih Franata Filifus Sembiring (AFF Sembiring), menyatakan bahwa kemunculan surat itu adalah kekeliruan teknis dan proses administratif yang terlalu prematur tanpa memperhatikan regulasi yang berlaku.
    Ia juga secara terbuka meminta maaf kepada para pengurus ormas dan wartawan yang hadir karena sudah “telanjur” memunculkan narasi uang transport yang tidak terealisasi.

  7. Reaksi publik dan narasi “imbalan agar tidak demo”
    Peristiwa ini memicu diskusi luas di media sosial dan media massa, dengan sebagian pihak mencurigai bahwa undangan serta isu uang transport adalah bentuk upaya politis untuk meredam momentum aksi 21 April, meski Kesbangpol membantah dan menegaskan acara murni silaturahmi dan komunikasi.

Lebih parah lagi semula juga muncul isu, bahwa undangan itu diarahkan Kesbangpol untuk menangkis rencana aksi demo besar 21 Aprlk 2026 yang digalang oleh Aliansi Masyarakat Pejuanbg Kalimantan Timur (SMP-Kaltim), untuk melengkserkan Rudi Masud.

Diberitakan sebelumnya, Pemprov Kaltim telah melakukan penggalangan dukungan dari ormas, dan juga beberapa kasli pernyataan sejumlah tokoh yang intinya melawan aksi demo 21 April 2026. 

Jika uang transport benar‑benar dicairkan untuk 400 orang dengan nominal Rp105.000 per orang, maka totalnya adalah: Jadi totalnya Rp42.000.000,00 (empat puluh dua juta rupiah). **
Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News