Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

Life Style

SMS Resmi dari Bank Berpotensi Disadap Hacker Bikin Tabungan Lenyap

badge-check


					Peretas makin canggih berhati-hatilah Perbesar

Peretas makin canggih berhati-hatilah

Penulis: Satwiko Rumekso | Editor: Yobie Hadiwijaya

KREDONEWS.CO, SURABAYA-Baru-baru ini, ramai beredar modus penipuan terbaru yang menyasar pengguna M-Banking atau bank-bank digital. Modus penipuan ini bernama “Fake BTS” dan sudah banyak memakan korban karena sangat berbeda dengan modus-modus biasanya.

“Pengguna ponsel harus berhati-hati, sekarang sedang marak serangan Fake BTS yang meng-intercept (mencegat) SMS OTP. Terutama yang diincar adalah OTP dari bank,” kata pakar siber Alfons Tanujaya dalam postingannya, Senin, (03/03).

Modus Fake BTS ini menyasar para korban dengan melakukan intercept atau ‘menyadap’ kode OTP asli yang dikirimkan bank ke smartphone mereka dan menggantinya dengan link palsu yang telah dirancang oleh pelaku kejahatan.

Parahnya, penyadapan ini dilakukan tanpa mengubah nomor pengirim sehingga pesan palsu yang diterima oleh korban tetap berasal dari nomor Bank resmi.

“Dia menyadap antara BTS dengan pengguna ponsel sehingga OTP yang masuk itu bisa disadap oleh penipu dan bisa diedit dan baru dikirimkan ke korban,” tambah Alfons.

Penipuan ini akan sangat sulit disadari oleh korban karena SMS yang dikirimkan kepada korbannya berasal dari nomor sah atau resmi, sehingga mereka kemungkinan akan percaya dan memasukkan memasukkan kredensial itu yang perlu anda perhatikan.

Alfons menjelaskan bahwa saat ini sudah ada beberapa kasus yang menggunakan modus ini, salah satunya ditemukan di dua bank biru terbesar di Indonesia.

Menurutnya, munculnya penipuan ini dikarenakan adanya celah dan kelemahan dalam provider atau celah signaling dari pihak operator sehingga memungkinkan pelaku melakukan ‘middle attack’ dengan menyadap BTS serta pengguna ponsel.

“Penyebab masalah ini adalah kelemahan jaringan telco yang bisa di intercept oleh penyerang, sehingga SMS yang harusnya masuk langsung ke ponsel pengguna bisa disadap, bukan hanya bisa disadap bisa di intercept lalu diganti, itu celakanya,” ujarnya.

Selain OTP Bank, Alfons menjelaskan bahwa modus ini juga bisa diperluas ke metode OTP lainnya, seperti SMS OTP WhatsApp, OTP belanja online, OTP dompet digital, OTP apapun yang menggunakan SMS.

Oleh karena itu, pengguna diminta untuk tetap berhati-hati dengan cara tidak mengakses link yang diberikan walaupun dikirimkan oleh bank yang bersangkutan.

“Anda harus berhati-hati karena dompet digital Anda bisa menjadi incaran, begitupun para pengelola dompet digital harap menyadari ancaman ini,” tambahnya.

Alfons meminta semua pihak, baik itu pemerintah, pihak berwenang, operator seluler dan pihak bank untuk melakukan pengetatan aturan sehingga tidak ada interception atau pencegatan saluran BTS sehingga OTP tetap aman dan tidak disalah gunakan oleh pelaku kejahatan.

“Harap pihak seluler, Komdigi dan pihak berwenang segera melakukan tindakan untuk mencegah eksploitasi ini. Bank ada baiknya untuk mengetatkan prosedurnya, jangan memberikan otorisasi pergantian ponsel atau nomor HP akses rekening m-banking hanya berdasarkan verifikasi OTP SMS,” kata Alfons.***

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Ini yang Terjadi pada Tubuh ketika Anda tidak Berhubungan Seks Sebulan

30 Juni 2026 - 21:42 WIB

Bintang Inggris dan Komentator ITV Pamer Perut Kencang di Samping David Beckham

30 Juni 2026 - 21:01 WIB

Dr. Lee Woo Guan, Ahli Bedah Ortopedi Bertangan Dewa

29 Juni 2026 - 16:19 WIB

Reporter Paling Glamor di Piala Dunia 2014 Masih Memukau

28 Juni 2026 - 20:45 WIB

Dr Lee Woo Guan: Robot dan Kecanggihan Teknologi Hanya Membantu, Peran Dokter Tetap Nomor Satu

28 Juni 2026 - 12:29 WIB

Fans Sepakbola Ini Disangka Produk AI Saking Cantiknya

26 Juni 2026 - 19:32 WIB

Ahli Gizi Ingatkan Risiko Makanan Rusak saat Listrik Padam

24 Juni 2026 - 18:44 WIB

Facebook Dipenuhi Video Porno, Cukup Satu Kta Kunci Pencarian

24 Juni 2026 - 18:21 WIB

Presenter Piala Dunia ASAL Italia Ini Sosmednya Dibanjiri Ribuan Like

18 Juni 2026 - 19:47 WIB

Trending di Life Style