Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Nasional

Ribuan Pelajar Papua Demo Besar Tolak MBG, Utamakan Otak Bukan Perut, Ada Versi Fitnah

badge-check


					Ribuan Pelajar Papua Demo Besar Tolak MBG, Utamakan Otak Bukan Perut, Ada Versi Fitnah Perbesar

Penulis : Jayadi | Editor : Aditya Prayoga

KREDONEWS.COM-PAPUA: Ribuan pelajar di Kabupaten Paniai, Papua Barat, menggelar aksi demonstrasi damai menolak program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan menuntut pendidikan gratis. Aksi yang berlangsung pada Senin, 24 November 2025, pukul 08.00 WPB ini diikuti oleh siswa dari berbagai jenjang pendidikan, mulai dari PAUD hingga SMA/SMK. Para peserta melakukan long march menuju Kantor Bupati Enarotali dengan pengawalan pihak kepolisian. Hingga saat ini, aksi berlangsung aman dan tertib.

Dalam aksi tersebut, peserta membawa berbagai pamflet, salah satunya bertuliskan, “Kami Butuh Pendidikan Gratis, Bukan Makan Siang Gratis.” Ada juga spanduk yang mengkritik pemerintah pusat dengan tulisan, “Presiden Prabowo Subianto, Lebih Memikirkan Isi Perut Daripada Isi Otak,” sebagaimana dikutip dari akun Instagram BintangTimu_105.

Penolakan Berulang di Berbagai Wilayah

Penolakan terhadap program MBG sebelumnya juga terjadi di beberapa daerah lain di Papua. Forum Pelajar se-Yahukimo telah melakukan aksi serupa dalam skala lebih kecil, menuntut beasiswa gratis daripada program makan siang gratis.

“Kami menolak makan bergizi gratis. Yang kami butuhkan adalah beasiswa,” ujar Donny Siep, salah satu pimpinan aksi, kepada BBC News Indonesia pada Selasa (4 Februari 2025).

Selain itu, pada Minggu (19 Januari 2025), Yayasan Pendidikan dan Persekolahan Katolik (YPPK) Bilogai Dekenat Keuskupan Timika di Kabupaten Intan Jaya juga menyatakan keberatan terhadap program MBG. Dalam rilis resminya, mereka hanya mengizinkan pelaksanaan MBG saat peluncuran pada 20 Januari 2025, tetapi menolak keberlanjutan program tersebut di lingkungan sekolah mereka, kecuali jika dikelola langsung oleh pihak yayasan dan guru-guru.

Ketua PSW YPPK Kabupaten Intan Jaya, Pastor Dekan Yance Yanuarius Wadogouby Yogi, menegaskan bahwa mereka tidak ingin menghadapi risiko dari pihak orang tua maupun masyarakat, terutama karena Intan Jaya merupakan daerah konflik.

Sikap TPNPB OPM terhadap Program MBG

Sementara itu, Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat Organisasi Papua Merdeka (TPNPB OPM) Kodap VIII Intan Jaya turut menyatakan penolakan terhadap program MBG. Mereka mengklaim bahwa makanan yang disediakan dalam program tersebut mengandung bahan berbahaya yang dapat meracuni generasi Papua dalam jangka panjang.

“Kami tidak segan membakar sekolah dan membunuh para pengkhianat di Intan Jaya,” tegas pimpinan TPNPB OPM Kodap VIII Intan Jaya, Undius Kogoya, dalam pernyataannya yang dikutip oleh sejumlah media di Indonesia.

Aksi demonstrasi ini menunjukkan bahwa sebagian masyarakat Papua lebih mengutamakan pendidikan gratis dibandingkan bantuan makanan, serta mempertanyakan efektivitas kebijakan pemerintah pusat dalam meningkatkan kesejahteraan rakyat Papua.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

ESDM Tegaskan Isu Pertalite Naik Hoaks, Harga Tak Berubah

25 September 2026 - 21:29 WIB

Surat Pemadaman Internet Nasional 3 Hari Beredar, Komdigi Buka Suara

25 September 2026 - 21:17 WIB

PIHPS: Cabai Rawit Tembus Lebih dari Rp100 ribu Per Kilogram

24 September 2026 - 19:59 WIB

Pengusaha Kapal Akui Tak Semua Operator Berani Angkut Kendaraan Listrik

24 September 2026 - 19:48 WIB

Sekolah Negeri Bakal Digratiskan, Mendikdasmen: Dimulai dari TK hingga Kuliah

23 September 2026 - 20:43 WIB

Warga RI Usia 17 Tahun Bakal Dapat Rp 50 Ribu, Pemerintah Siapkan Rp 3,8 T

23 September 2026 - 19:59 WIB

Pastikan Sesuai Spek, LSM Seven Gab Bersama Dinas PU Sidoarjo Pantau Proyek Jalan Bluru

23 September 2026 - 10:27 WIB

PHK Massal Bayangi Industri Keramik Jatim Imbas Pasokan Gas Terbatas

22 September 2026 - 20:36 WIB

Pemprov Jatim Amankan 411 Aset Idle dari Ancaman Mafia Tanah

22 September 2026 - 20:07 WIB

Trending di Nasional