Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Dua Preman Beraksi Bubarkan Siswa TK Saat Latihan Drumband, Ancam Guru Pakai Pisau

badge-check


					Dua preman beraksi membubarkan siswa siswi TK Little Bee House yang sedang latihan rutin drumband di kawasa Pamulang, Tangeran Selatan, Jumat 14 Feberuari 2025. Instagram@mygigsmedia Perbesar

Dua preman beraksi membubarkan siswa siswi TK Little Bee House yang sedang latihan rutin drumband di kawasa Pamulang, Tangeran Selatan, Jumat 14 Feberuari 2025. Instagram@mygigsmedia

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TANGERANG- Dua preman menggunakan senjata tajam membubar acara latihan drumband dan mengancam guru pelatih TK Little Bee Haouse, di Pamulang, Tangerang Selatan, Pada Jumat, 14 Februari 2025,.

Dalam peristiwa tersebut, dua orang diduga preman mendatangi anak-anak yang sedang berlatih drum band dan meminta uang secara paksa. Salah satu pelaku, yang mengenakan celana loreng oranye,  bahkan menodongkan senjata tajam kepada seorang guru.

Aksi ini terekam dalam video yang beredar di media sosial, menunjukkan pelaku melakukan pengerusakan terhadap alat-alat drum band dan mengancam para guru serta anak-anak di lokasi. Seorang saksi mata melaporkan bahwa pelaku sempat memukul wajah seorang guru saat permintaan uang tidak dipenuhi.

Kejadian tersebut menyebabkan beberapa anak mengalami trauma, dengan salah satunya langsung demam setelah menyaksikan aksi kekerasan itu.

Dua pelaku yang terlibat dalam aksi premanisme di TK Little Bee House pada 14 Februari 2025 telah diidentifikasi. Salah satu pelaku dikenal dengan nama panggilan Monyong, sementara pelaku lainnya disebut Deep.

Dua pria preman dengan panggilan Monyong dan Deep beraksi membubarkan siswa TK Little Be House saat latihan drumband, karena mita uang tidak diberiak, di Pamulang, Tangerang Selatan, Jumat 14 Feberuari 2025. Instagram@mygigsmedia

 

Monyong terlihat mengenakan celana bercorak seragam ormas dan menghunuskan pisau kepada seorang guru drumband, sedangkan Deep terlibat dalam tindakan kekerasan dengan memukul wajah guru tersebut.

Pihak kepolisian saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap kedua pelaku setelah menerima laporan dari saksi mata dan pengurus lingkungan setempat.

Pada saat insiden premanisme terjadi, para anak TK di Little Bee House sedang latihan druband. Kegiatan ini berlangsung pada sore hari, sekitar pukul 16.00 WIB, dan merupakan bagian dari aktivitas rutin mereka.

Saat latihan, dua orang pelaku mendatangi lokasi dan meminta uang secara paksa, yang kemudian berujung pada tindakan kekerasan dan pengerusakan alat musik yang digunakan oleh anak-anak tersebut.

Dua pelaku premanisme yang membubarkan latihan drumband di TK Little Bee House diduga melakukan aksi tersebut karena meminta uang secara paksa.

Mereka meminta sejumlah uang, yang dilaporkan mencapai ratusan ribu rupiah, tetapi ketika permintaan tersebut tidak dipenuhi, pelaku marah dan mulai merusak alat musik drumband yang digunakan oleh anak-anak. Salah satu pelaku bahkan mengancam guru drumband dengan senjata tajam, yang menunjukkan bahwa tindakan mereka dipicu oleh ketidakpuasan terhadap penolakan permintaan uang tersebut

Aksi premanisme itu terekam oleh kamera warga. Dalam video yang beredar, kejadian itu berawal saat anak-anak TK Little Be House sedang latihan drum band, kemudian didatangi oleh dua orang diduga preman yang memaksa meminta uang.

Salah satu pelaku premanisme itu menggunakan celana ormas berloreng oren hitam dan menodongkan senjata tajam kepada salah satu guru.

Tak hanya itu, pelaku premanisme itu melakukan pengerusakan alat-alat drum band yang dipakai latihan oleh anak-anak TK.

Saat dikonformasi Kapolsek Cisauk AKP Dhady Arsya mengatakan tengah menyelidiki peristiwa tersebut. Saat ini, polisi sudah memeriksa sejumlah saksi. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Perluas Investasi, Warsubi Pimpin Forkopimda Jombang Kunjungan ke PT Camino dan Cheil Jedang

13 Juni 2026 - 16:21 WIB

Muktamar Lesbumi NU di Tambakberas Jombang: Tengok Akar Tradisi dan Budaya sebagai Panglima

13 Juni 2026 - 14:20 WIB

Kepala BGN Nanik Deyang: Saya Memang Cupu-nya Presiden

13 Juni 2026 - 13:29 WIB

Andri Mulyono Partner Lodewyk Pusung, Mark Up Rp0,5 Triliun Proyek Motor Listrik BGN

13 Juni 2026 - 12:40 WIB

Kejaksaan Agung menahan Andri Mulyono, Komisaris PT Yasa Artha Trimanunggal (YAT), terlibat mark up proyek pengadaan motor listrik BGN.

Massa Aksi Mahasiswi UI Bubar Tertib dari Bundaran HI, Lampu Padam Masuk Kelompok Baju Hitam

12 Juni 2026 - 21:59 WIB

Aksi massa mahasiswa U, di Bundaran HI, Jakarta, Jumat 12 Juni 2026

Pelatihan Kripik Pisang dan Tahu Krispi 21 Wanita Warga Plumbon Gambang

12 Juni 2026 - 21:16 WIB

REI: Kenaikan BI Rate Jadi Pukulan Telak bagi Properti Nonsubsidi

12 Juni 2026 - 19:19 WIB

Menelisik Akar Terorisme (16): Black Death Memangsa 50 % Populasi Eropa

12 Juni 2026 - 18:45 WIB

Pemkab Jombang dan BPS Sinergi Sensus Ekonomi 2026: Dilaksanakan 15 Juni – 31 Agustus 2026

12 Juni 2026 - 16:21 WIB

Buoati Jombang, Warsubi memasang tag tanda resmi petugas pelaksana Sensus Ekonomi 2026.
Trending di News