Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Melihat Suami Asyik Menari dan Nyawer, Ibu Muda Warga Kintamani Bali Mengakhiri Hidup pada Seutas Tali Plastik Biru

badge-check


					Istri berusia muda 19 tahun nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di  anjar Buluh Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Sabtu 18.00 Wita, 4 Januari 2025. instagram@hallo.denpasar Perbesar

Istri berusia muda 19 tahun nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri di anjar Buluh Desa Songan B, Kecamatan Kintamani, Sabtu 18.00 Wita, 4 Januari 2025. [email protected]

Penulis: Eko Wienarto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, BANGLI– Seorang ibu muda sebut saja bernama Ni Budi, 19, nekad mengakhir hidupnya dengan cara gantung diri. Diduga hal itu dia lakukan, setelah menyaksikan suami menari dengan penari joget. Peristiwa ini terjadi Banjar Buluh Desa Songan B, kecamatan Kintamani, kabupaten Bangli, Bali, Sabtu  pukul 18.00 Wita, 4 Januari 2025.

Seperti diunggah akun [email protected], disebutkan bahwa kejadian itu bermula pada Jumat, 3 Januari 2025, di dekat rumah korban ada upacara tiga bulanan. Upacara diisi kegiatan hiburan berupa pementasan tari joget. Saat itu suami korban I Wayan D, 21, kedapatan ketahuan sedang menari dengan salah satu penari joget.

Melihat hal tersebut korban tidak memperlihatkan reaksi berlebihan. Korban justru mendekati suaminya dan memberi uang nyawer penari joget tersebut. Setelah larut malam, korban dan suami akhirnya pulang ke rumah.

Pada esok sore hari atau Sabtu pukul 17.00 Wita, 4 Januari, korban terlihat masih memberi makan ternak babi tidak jauh dari rumahnya. Di sisi lain sekira pukul 18.00 Wita, seorang tetangganya, Nyoman Parwata pergi ke tegalan untuk menyemprot lahan.

Pada  saat itu,  Nyoman Parwata melewati kandang, ia kaget melihat korban dalam kondisi tergantung di pohon waru menggunakan seutas tali plastik warna biru.

Sontak Nyoman Parwata berteriak minta tolong, dan selang beberapa menit pihak keluarga datang dan selanjutnya menurunkan korban dalam kondisi sudah meningal dunia. Kemudian peristiwa tersebut dilaporkan ke Polsek Kintamani.

Kapolsek Kintamani Kompol I Nengah Sukerna saat dikonfirmasi ada kasus gantung diri,  petugas bersama tim medis langsung turun  ke lokasi, kata dia, Minggu, 5 Januari 2025. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Dirjen Pajak Pastikan Tak Ada Kenaikan Tarif PPN

18 September 2026 - 20:07 WIB

Dudung Abdurrahman: Jargas Sudah Siap 100 %, Gresik Bangun 7.363 Sambungan Rumah

18 September 2026 - 19:42 WIB

Polisi OTT 28 Kepala Sekolah Banyuasin Berdalih Bimtek di Hotel Palembang, Barang Bukti Rp30 Juta Lebih

18 September 2026 - 18:21 WIB

Kemenhaj Bekukan Izin PT Annisa Ahmada Travelindo, Telantarkan 200 Jamaah Jombang

18 September 2026 - 06:38 WIB

Tabrakan Lawan KA Ijen Ekspres di Jember, Fortuner Terseret 750 Meter Sopir 22 Tahun Tewas

17 September 2026 - 20:38 WIB

Menelisik Akar Terorisme (57): Topeng Alis Mata Merah Sang Penyingkir Raja

17 September 2026 - 20:00 WIB

9 Siswa SDN 3 Kampungdalem Kediri Dibawa ke Puskesnas dan RS Gambiran

17 September 2026 - 17:07 WIB

200 Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Keracunan MBG

17 September 2026 - 17:03 WIB

77 Siswa dan Guru di Trenggalek Keracunan MBG, Dapur SPPG Disuspend 30 Hari

17 September 2026 - 16:40 WIB

Trending di News