Menu ✖

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

Mesin Presto Otomatis Implementasi Pengmas PKM UNESA

badge-check


					Mesin Presto Otomatis Implementasi Pengmas PKM UNESA Perbesar

Setiap kampus mempunyai fokus dalam pengimplementasian tiga pilar universitas, yaitu pendidikan dan pengajaran, penelitian serta pengabdian kepada masyarakat. Salah satunya juga dilakukan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA) dalam pengimplementasian pengabdian masyarakat.

Dalam rangka mendukung keberlanjutan dan pengembangan usaha mikro kecil menengah atau UMKM, tim dosen UNESA membuat inovasi mesin presto otomatis yang dirancang oleh tim terdiri dari Sri Handajani sebagai ketua, beranggotakan Bellina Yunitasari; dan Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tjahyaningtijas dengan tujuan peningkatan kualitas dan produktivitas UMKM.

Dilansir dari unesa.ac.id, Sri Handajani selaku ketua PKM mengatakan, mesin presto otomatis ini dilengkapi dengan sistem kontrol pengatur suhu, tekanan, dan waktu yang sudah melewati uji fungsi sehingga siap digunakan mitra.

Mesin tersebut mampu meningkatkan kemampuan produksi yang awalnya sekali proses presto hanya bisa 5 kg dengan 1 hari kerja (12 jam) menghasilkan 20 kg. Melalui mesin ini dapat menghasilkan 15 kg untuk setiap proses presto dengan asumsi 1 hari kerja (12 jam) bisa menghasilkan 50-60 kg.

Dengan adanya dukungan teknologi dan pendampingan yang berkelanjutan, usaha makanan presto lokal kini semakin optimis menghadapi tantangan pasar. Mesin presto otomatis ini menjadi tonggak baru dalam transformasi usaha kecil menuju industrialisasi yang lebih terorganisir dan profesional.

Inovasi tersebut mampu mengoptimalkan proses memasak dengan mengatur suhu dan tekanan secara otomatis, sehingga hasil produksi lebih konsisten, higienis, dan efisien.

Penggunaan mesin ini juga memberikan dampak signifikan pada kualitas produk. Proses yang lebih terkendali memastikan tekstur dan cita rasa produk makanan presto tetap terjaga, sehingga mampu bersaing di pasar lokal dan nasional.

“Mesin ini didesain sesuai kebutuhan pelaku UMKM. Mesinnya sederhana, tetapi efektif, yang tidak hanya meningkatkan kapasitas produksi, tetapi juga membantu pelaku usaha menjaga standar kualitas produk mereka,” ujarnya.

Menyusul hadirnya inovasi tersebut, tim PKM juga memberikan pelatihan teknis agar mereka mampu mengoperasikan dan merawat mesin dengan baik. Selain itu, pendampingan pemasaran turut dilakukan untuk membantu UMKM memanfaatkan peluang pasar yang lebih luas.

Program ini diharapkan menjadi solusi bagi tantangan yang dihadapi pelaku UMKM di sektor makanan, khususnya dalam memenuhi permintaan pasar yang terus meningkat, tanpa mengorbankan kualitas.

Inovasi ini dirasakan manfaatnya bagi pelaku UMKM. Solikhah, salah satu pelaku usaha makanan presto yang menjadi mitra mengatakan bahwa mesin tersebut membantunya dalam mempercepat proses produksi.

“Sebelumnya, kami harus memantau suhu dan tekanan secara manual, yang sering kali memakan waktu dan rentan kesalahan. Kini, hasilnya jauh lebih stabil dan hemat tenaga,” ujarnya.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Kapolres Jombang Pantau Langsung Ketersediaan BBM di SPBU

19 Oktober 2026 - 11:15 WIB

Kapolres Jombang, AKBP Yanto Mulyanto saat memantau langsung ketersediaan BBM di salah satu SPBU

Jombang Bersarung Empat Hari 19-22 Oktober, Peringati Hari Santri

19 Oktober 2026 - 11:05 WIB

Empat Suporter PSS Sleman Tewas Kecelakaan di Tol Madiun

19 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Arab Saudi Umumkan Perpanjangan Penutupan Bandara Riyadh

19 Oktober 2026 - 00:09 WIB

Damkar Bergerak Lagi Atasi Kebakaran Usaha Sol Sepatu Karobelah Mojoagung

18 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Parade Ikonic Baskara RCC 2026, Warsubi Target Masuk KEN Pariwisata

18 Oktober 2026 - 18:45 WIB

Prajurit TMMD 130 Jombang, Juga Terlibat Bantu Petani Desa Klitih Panen Cabai

18 Oktober 2026 - 18:13 WIB

PMI Warga Jombang Meninggal Dunia di Warsawa Polandia, Jenazah Terancam Dikremasi

18 Oktober 2026 - 10:32 WIB

Hadapi Sesar Aktif Kendeng dan Banjir Rob, Eri Cahyadi Pasang Sistem Peringatan Dini di Surabaya

18 Oktober 2026 - 09:29 WIB

Trending di News