Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

77 Siswa dan Guru di Trenggalek Keracunan MBG, Dapur SPPG Disuspend 30 Hari

badge-check


					Sejumlah guru di SMP Global, Karangan, Trenggalek melakukan rapat atasi keracunan sekitar 77 siswa setelah konsumsi MBG, Senin, 14 Seotember 2026. Foto: Radio Andhika Perbesar

Sejumlah guru di SMP Global, Karangan, Trenggalek melakukan rapat atasi keracunan sekitar 77 siswa setelah konsumsi MBG, Senin, 14 Seotember 2026. Foto: Radio Andhika

Penulis: Sri Muryanto  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, TRENGGALEK — Sebanyak 77 siswa dan guru dari SMP Global dan MA Global di Kecamatan Karangan, Kabupaten Trenggalek, Jawa Timur, mengalami gejala sakit perut dan diare usai menyantap hidangan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Peristiwa terjadi pada Senin, 14 September 2026, dengan keluhan mulai dilaporkan pada Selasa, 15 September 2026.

Rinciannya, 43 orang berasal dari SMP Global dan 34 orang lainnya dari MA Global.

Semua mengalami keluhan serupa: sakit perut, mual, dan diare tak lama setelah menyantap makan siang. Mereka dibawa ke Puskesmas Karangan untuk mendapatkan penanganan medis.

“Alhamdulillah kondisinya membaik. Tidak ada yang harus dirawat inap, semua sudah boleh pulang,” ujar seorang petugas puskesmas.

Makanan hari itu disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karangan yang dikelola Yayasan Mulia Hiroku Gakkou.

Menu yang disajikan terdiri dari nasi putih, ayam bumbu rendang tanpa santan, acar mentimun dan wortel, tempe goreng, serta potongan buah melon.

Sebagai langkah cepat, Dinas Kesehatan Kabupaten Trenggalek telah mengambil sampel sisa makanan untuk dikirim ke laboratorium di Surabaya guna memastikan penyebab pasti.

Sementara itu, Satgas MBG Kabupaten Trenggalek telah memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dapur penyedia tersebut selama 30 hari terhitung mulai 16 September 2026.

Keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium dan keputusan resmi dari Badan Gizi Nasional (BGN) Pusat.

“Kita belum bisa memastikan penyebabnya sebelum hasil lab keluar. Namun demi keamanan dan ketenangan warga sekolah, sementara ini dapur tersebut kita hentikan kegiatannya,” ungkap koordinator Satgas MBG Trenggalek.

Insiden ini menambah daftar panjang dugaan keracunan terkait program MBG di berbagai daerah. Masyarakat berharap penelusuran transparan dan tindakan tegas segera dilakukan agar kejadian serupa tidak terulang.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

9 Siswa SDN 3 Kampungdalem Kediri Dibawa ke Puskesnas dan RS Gambiran

17 September 2026 - 17:07 WIB

200 Siswa dan Guru SMKN 1 Boyolangu Tulungagung Keracunan MBG

17 September 2026 - 17:03 WIB

KPK Geledah Kantor Pusat Dirjen ATR/BPN, Ini Daftar 8 Tersangka OTT Bogor

17 September 2026 - 15:36 WIB

Wali Murid Tolak Sumbangan SMAN 1 Jombang, Wibisono: Hapuskan Seluruh Pungutan di Sekolah!

16 September 2026 - 15:05 WIB

Polres Jombang Perkuat Literasi dan Etika Penggunaan AI bagi Pelajar SMA Negeri Jogoroto

16 September 2026 - 13:48 WIB

Respon Keresahan Warga, Polisi Jombang Sita Ratusan Botol Miras 

16 September 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Mahasiswa UINSA Aksi Demo Tolak Muzaki Jabat Rektor Periode II

16 September 2026 - 13:24 WIB

Saat Diringkus KPK, Gus Arif: Bukan Milik Saya, Uang Ini Milik Menteri Yusron Wahid

16 September 2026 - 09:18 WIB

4 Tersangka OTT BPN Bogor adalah Orang Kepercayaan Menteri Nusron Wahid

16 September 2026 - 06:55 WIB

Trending di News