Penulis: Mulawarman | Editor: Yobie Hadiwijaya
.KREDONEWS, COM, JAKARTA-Harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) masih bertahan pada level yang sama memasuki pekan ketiga Juni 2026.
Setelah penyesuaian harga dilakukan pada 10 Juni lalu, belum ada perubahan tarif yang diterapkan oleh Pertamina, Shell, maupun BP.
Kondisi ini memberi kepastian bagi masyarakat yang mengandalkan kendaraan pribadi maupun pelaku usaha yang bergantung pada distribusi berbasis transportasi darat.
Berdasarkan informasi resmi yang dihimpun pada Senin (16/6/2026), harga BBM di berbagai SPBU masih mengacu pada tarif yang berlaku sejak pertengahan Juni.
Pertamina masih mempertahankan harga seluruh produk BBM non-subsidi maupun subsidi di wilayah Jakarta. Berikut rincian harga BBM Pertamina:
Pertalite: Rp10.000 per liter
Solar: Rp6.800 per liter
Pertamax: Rp16.250 per liter
Pertamax Green: Rp17.000 per liter
Pertamax Turbo: Rp20.750 per liter
Dexlite: Rp23.000 per liter
Pertamina Dex: Rp24.800 per liter
Harga tersebut belum mengalami perubahan sejak penyesuaian yang dilakukan pada 10 Juni 2026.
Shell Masih Jual Solar
Shell diketahui menjual BBM diesel untuk konsumennya. Namun, tidak dengan produk lain seperti Super dan V-Power.
Produk Shell V-Power Diesel telah tersedia kembali sejak 1 Juni 2026 dengan harga:
Shell V-Power Diesel: Rp24.490 per liter
Harga BBM BP Masih Bertahan
Sementara itu, SPBU BP juga belum melakukan perubahan harga setelah penyesuaian yang dilakukan pada 10 Juni 2026. Berikut daftar harga BBM BP terbaru:
BP 92: Rp16.670 per liter
BP Ultimate: Rp17.240 per liter
BP Ultimate Diesel: Rp25.060 per liter
Harga tersebut masih berlaku hingga pertengahan Juni 2026. Stabilnya harga BBM di berbagai jaringan SPBU menjadi kabar positif bagi masyarakat.
Di tengah dinamika harga energi global, tidak adanya kenaikan tarif memberikan ruang bagi konsumen untuk mengatur pengeluaran transportasi dengan lebih terukur.
Masyarakat tetap disarankan memantau informasi resmi dari masing-masing operator SPBU karena harga BBM dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti kebijakan perusahaan dan perkembangan harga minyak dunia.***

























