Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

News

13 Tahun Berturut Turut Pemkab Jombang Raih Opini WTP Pemeriksaan Keuangan

badge-check


					Bupati Jombang, H Warsubi menerima dokumen opini Wajar Tanpa Pengecuaoian (WTP) dsri BPK dan berhasil mempertanhankan selama 13 tahun berturut turut. Foto: diskominfo pemkab jombang Perbesar

Bupati Jombang, H Warsubi menerima dokumen opini Wajar Tanpa Pengecuaoian (WTP) dsri BPK dan berhasil mempertanhankan selama 13 tahun berturut turut. Foto: diskominfo pemkab jombang

Penulis: Arief H. Soesatyo  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Timur untuk kali ke-13 secara berturut-turut.

Capaian ini menegaskan kepatuhan standar dan konsistensi Pemkab Jombang dalam memenuhi kewajiban akuntabilitas serta tata kelola keuangan daerah.

Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Kabupaten Jombang Tahun Anggaran 2025 diserahkan langsung oleh Kepala Perwakilan BPK RI Provinsi Jawa Timur, Yuan Candra Djaisin, S.E., M.M., Ak., CPA., CSFA.

Dokumen akuntabilitas tersebut diterima oleh Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., bersama Ketua DPRD Jombang, Hadi Atmaji, S.Ag., di Auditorium BPK Perwakilan Jawa Timur pada Jumat (29/5/2026) siang.

Selain Kabupaten Jombang, penyerahan LHP atas audit LKPD Tahun 2025 ini juga dilakukan serentak kepada 33 Pemerintah Kabupaten/Kota lainnya di Jawa Timur.

Pemeriksaan ini merupakan tugas konstitusional BPK RI yang bertujuan untuk memberikan opini tentang kewajaran penyajian laporan keuangan pemerintah daerah.

Bupati Jombang, Warsubi, S.H., M.Si., menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas hasil pemeriksaan.

“Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) bukanlah sebuah piala prestasi, melainkan standar kewajiban yang memang harus dipenuhi melalui komitmen dan kerja keras yang konsisten, bahkan mutlak untuk terus ditingkatkan,” kata Warsubi.

“Alhamdulillah, Kabupaten Jombang mampu menjaga konsistensi opini WTP selama 13 kali berturut-turut.

Hasil ini sejalan dengan harapan bersama pemerintah dan masyarakat Jombang.

“Kami sangat bersyukur atas kelancaran proses audit ini, dan berterima kasih kepada seluruh jajaran yang telah menjaga akuntabilitas kerja sehingga mendapat penilaian WTP dari BPK RI Perwakilan Jawa Timur,” tutur Bupati Warsubi.

Bupati Warsubi menambahkan, terjaganya kepatuhan administrasi ini tidak lepas dari sinergi yang kokoh antara eksekutif dan legislatif. DPRD Jombang dinilai sangat mendukung program kerja kepala daerah.

Sebaliknya, pemerintah daerah juga selalu membuka ruang bagi legislatif untuk memberikan masukan konstruktif demi pembangunan Jombang yang lebih baik.

“Semoga seluruh kerja keras dan pengabdian kita bersama senantiasa membawa barokah bagi masyarakat Jombang,” tuturnya..

Bupati Warsubi berharap, terjaganya Opini WTP ke-13 ini menjadi pelecut motivasi bagi seluruh jajaran Pemkab Jombang untuk terus memperkuat tata kelola keuangan yang transparan dan akuntabel.

Menurutnya, ketertiban anggaran di atas kertas harus bermuara pada dampak nyata di lapangan, yaitu peningkatan kesejahteraan yang dirasakan langsung oleh masyarakat Jombang.

“Setiap rekomendasi dan hasil evaluasi dari BPK tentu menjadi atensi utama bagi seluruh aparatur Pemkab Jombang untuk berbenah.”

“Ke depan, kami berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan APBD melalui langkah-langkah efisiensi belanja dan penguatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), demi mewujudkan visi besar kita bersama: Jombang yang Maju dan Sejahtera untuk Semua,” tegasnya. pungkasnya.

Prosesi penyerahan tersebut juga dihadiri Sekdakab Jombang Agus Purnomo, S.H., M.Si., Inspektur Abdul Madjid Nindyagung, S.H., M.Si., serta Kepala BPKAD Kabupaten Jombang M. Nashrulloh, S.E., M.Si.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Setelah Sidoarjo, Keracunan MBG Terjadi Nganjuk: 53 Siswa dan Satu Guru SMAN 3 Dibawa ke Rumah Sakit

2 September 2026 - 21:00 WIB

Dua Kapolsek dan Kasihumas Polres Jombang Bergeser

2 September 2026 - 19:09 WIB

Aksi Pengeroyokan Usai Kegiatan Ijazah Kubro, Polres Jombang Tetapkan 8 Tersangka

2 September 2026 - 15:27 WIB

Keracunan MBG Sidoarjo: 566 Santri/ Siswa Dirawat dari 19 Pondok dan Sekolah

2 September 2026 - 14:57 WIB

120 Santri Manba’ul Hikam Sidoarjo Keracunan MBG, Gus Wachid: Seluruh Penderita Dirawat RS Rujukan

1 September 2026 - 21:48 WIB

Menelisik Akar Terorisme (51): Kebengisan Klan Bhowani dan Phansigar

1 September 2026 - 19:09 WIB

RSKKA Gabung Perpanjangan Tanggap Darurat NTT, Dr Agus: Jangan Biarkan Pasien Gempa Menderita Sendiri

1 September 2026 - 17:38 WIB

Adab Presiden Prabowo Saat Menyalami Kiai Sepuh KH Nurul Huda Djazuli di Muktamar NU

1 September 2026 - 15:26 WIB

Membuka dan Menutup Muktamar ke 35, Presiden Prabowo Terima KTA NU dari KH Miftachul Akhyar

31 Agustus 2026 - 21:24 WIB

Trending di News