Penulis: Arief H. Soesatyo | Editor: Priyo Suwarno
KREDONEWS.COM, JOMBANG – Bupati Jombang, H. Warsubi, S.E., M.M., memimpin perayaan Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah di Masjid Agung Baitul Mukminin, pusat kota Jombang, Rabu pagi, 27 Mei 2026.
Ia didampingi istri, Ny. Yuliati Nugrahani Warsubi, Wakil Bupati Salmanuddin, jajaran Forkopimda, pejabat daerah, tokoh agama dan masyarakat.
Dalam sambutannta, bupati menyatakan bahwa merayakan Hari Raya Idul Adha, Hari Raya Pengorbanan, Hari Raya Berbagi, dan Hari Raya Persaudaraan, dalam keadaan sehat walafiat, aman, dan damai.
Idul Adha bukan sekadar perayaan ibadah semata. Ia adalah cermin keimanan tertinggi, tergambar jelas dalam kisah agung Nabi Ibrahim AS dan putra tercinta Nabi Ismail AS.
Sebuah kisah yang mengajarkan kita: bahwa ketaatan mutlak kepada Allah dan keikhlasan berkorban adalah kunci kesempurnaan hidup.
Kisah ini menyadarkan kita: segala apa yang kita miliki – harta, jabatan, keluarga, kemampuan – semuanya hanyalah titipan dari Allah SWT.
Kita diajarkan untuk ikhlas melepaskan apa yang kita cintai, jika itu menjadi perintah-Nya. Pengorbanan bukan berarti kehilangan, melainkan jalan menuju kemenangan, kedamaian, dan kemuliaan di sisi Allah.
Makna kurban adalah makna berbagi. Di sini kita diajarkan untuk tidak hidup sendiri, tidak menikmati kebahagiaan sendirian.
Data Hewan Korban
Jumlah resmi Pemkab Jombang: 48 ekor sapi 12 ekor kambing, total keseluruhan: 60 ekor hewan kurban.
Rincian lengkap:
– Di RPA Phalosari: 12 sapi + 3 kambing
– Di RPA AFCO: 36 sapi + 9 kambin
Hewan kurban yang kita sembelih, daging yang kita bagikan, adalah simbol bahwa rezeki yang kita terima harus sampai pula ke tangan saudara-saudara kita yang kurang beruntung, yang lemah, yang membutuhkan.
Semangat inilah yang harus kita bawa ke dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, khususnya dalam membangun Kabupaten Jombang.
Nilai keikhlasan, kepedulian, dan gotong royong itulah pondasi utama agar Jombang terus maju, sejahtera, dan adil bagi semua warganya.
Tahun ini, Pemkab Jombang menyiapkan hewan kurban yang cukup dan berkualitas.
“Saya juga bersyukur kita berhasil menjamin ketersediaan hewan kurban di seluruh kecamatan, sehat, bebas penyakit, dan cukup jumlahnya. Ini bukti kesiapan dan kepedulian.
Di tengah dinamika pembangunan dan tantangan zaman, mari jadikan Idul Adha ini sebagai titik balik memperkuat persatuan.
Kita satu tanah air, satu tujuan, satu semangat. Tidak ada perbedaan yang boleh memecah belah. Mari kita rawat kerukunan, saling menghormati, saling mendukung, dan bergotong royong memajukan daerah tercinta ini.
Ingatlah pesan mulia: “Yang kuat harus menopang yang lemah, yang mampu harus membantu yang kekurangan.” Inilah jiwa besar masyarakat Jombang yang kita warisi dari para leluhur.
Sebagai penutup, saya mengajak seluruh elemen masyarakat: mari kita tingkatkan ketakwaan, perbanyak kebaikan, dan perluas keberkahan.
Jadikan semangat kurban sebagai energi baru untuk bekerja lebih giat, berbakti lebih tulus, dan melayani lebih baik demi kesejahteraan rakyat Jombang.
Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 Hijriah. Semoga Allah SWT menerima ibadah, kurban, dan amal saleh kita semua, serta mengangkat derajat kita menjadi hamba-hamba yang beruntung.**







