Menu

Mode Gelap
BPS Catat Harga Daging Sapi Nasional Sudah di Atas HAP Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028

Life Style

Warung Kopi Ashiang Pontianak, Bertahan Ditengah Gempuran Café Kekinian

badge-check


					Suasana Warung Kopi Ashiang di Jl. Merapi, Pontianak. (Foto: KREDONEWS.COM/ Hadi S Purwanto) Perbesar

Suasana Warung Kopi Ashiang di Jl. Merapi, Pontianak. (Foto: KREDONEWS.COM/ Hadi S Purwanto)

Penulis: Khristina A Kencana Kheng | Editor: Hadi S Purwanto

KREDONEWS.COM, PONTIANAK – Begitu Anda masuk kota Pontianak, Kalimantan Barat, 7 diantara 10 orang tahu dimana Warung Kopi Ashiang yang melegenda itu. Warung kopi yang berdiri sejak 1958 itu terkenal dengan kopi robusta yang kuat dan pelayanan unik dari pemiliknya, Yohanes Fendi, yang sering meracik kopi tanpa baju alias bertelanjang dada.

Warung itu terletak di Jl. Merapi diantara deretan warung makan dan toko-toko kelontong. Setiap hari warung penuh-sesak, nyaris tidak ada meja kosong. Warung yang buka mulai pukul 03.00 hingga 17.00 WIB itu bisa melayani 700 hingga 1.000 gelas kopi per hari, dengan harga mulai Rp7.000 per gelas.

Warung Kopi Ashiang juga menyediakan berbagai macam penganan tradisional seperti kue cucur, gamat, talam srikaya dan lain-lain. Harga? Sangat bersahabat di kantong kelas menengah-bawah. Kami ngopi bertiga dengan menyantap beberapa penganan, hanya Rp50.000-an saja.

Anda boleh tanya beragam jenis minuman kopi. Mulai dari kopi kosong (O) alias kopi hitam, kopi susu, es kopi dan semacamnya tersedia. Cuma warung itu sengaja tidak menyediakan internet alias wifi.

Warung Kopi Ashiang memang bukan warung kopi kekinian alias sejenis café, tapi warung tradisional yang terus dipertahankan sampai sekarang.

Pengunjung yang begitu ramai, tak tampak yang bermain HP seperti di warung kekinian atau café-café. Mereka tampak menikmati kopi sambil mengobrol.

Meskipun banyak warung kekinian atau kafe bermunculan, Warung Kopi Asiang tetap menjadi pilihan utama warga dan wisatawan luar kota lantaran memiliki cita rasa kopiyang autentik dan suasana yang akrab.

“Kami mempertahankan otentifikasi warkop sebagai tempat ngobrol dan saling berinteraksi,” kata Wandi, salah seorang anak Yohanes Fendi, pemilik Warung Kopi Asiang.

Tidak hanya rasa kopinya yang nikmat dan suasana warung yang bersahabat, gaya sang pemilik Warkop yakni Yohanes Fendi juga unik. Saat meracik kopi, ia kerap tidak mengenakan baju alias bertelanjang dada.

Tampaknya pengunjung juga terhibur dengan gaya Fendi yang unik itu. Dengan keringat yang membasahi tubuhnya, dengan asyik dia meracik kopi buat pengunjung.

Wandi mengatakan, Warung Kopi Asiang masih eksis hingga saat ini karena menjual cita rasa kopi khas sehingga mempertahankan para pelanggan setianya meskipun banyak bermunculan warung kopi baru dan café kekinian.

Ditambahkan, menjaga kualitas cita rasa kopi adalah yang utama. Oleh sebab itu, warungnya tidak pernah sepi dari pengunjung.

Jika Anda pecinta atau penikmat kopi dan pergi ke Pontianak, rasanya berdosa jika tidak mampir dan mencicipi kopi di Warung Kopi Ashiang yang melegenda itu.

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Festival Gambus Misri Muncul di Sumobito setelah 40 Tahun Menghilang

11 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Bupati Warsubi Lantik Pusoko Jadi Kades Antar Waktu Sumberteguh Kudu

11 Agustus 2026 - 16:07 WIB

Mirip Film Perang Fiksi, RRT Lawan Nyamuk Gunakan Senjata Laser

10 Agustus 2026 - 20:34 WIB

Ritual Malam Bakar Obat Nyamuk Nasional, Nilai Pasar Rp7,8 Triliun/ Tahun

10 Agustus 2026 - 19:44 WIB

Prakiraan APBD Jombang 2027: Cuma Naik Rp167 Miliar

10 Agustus 2026 - 16:23 WIB

Harga Naik Terus, Koperasi Unggas Sejahtera Bagikan Gratis 600 Ekor Ayam kepada Warga Batang

10 Agustus 2026 - 13:55 WIB

Diduga Kasus Tanah Kaveling, Polresta Malang Terbitkan Surat DPO terhadap Ipda Wibowo Hari Sucahyo

10 Agustus 2026 - 12:46 WIB

Mobil Peserta Drag Rage Hilang Kendali, Enam Penonton Tewas Tertabrak 11 Lukaluka di Kotamobagu

9 Agustus 2026 - 21:10 WIB

Menelisik Akar Terorisme (47): Hector Pahlawan Troya Mati Ketakutan

9 Agustus 2026 - 19:48 WIB

Ilustrasi. Foto: ist
Trending di News