Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Pelayanan Medis Tetap Berjalan, Angin Puting Beliung Merusak Bangunan RSUD Ploso Jombang

badge-check


					Angin puting be;liung mengamuk saat hujan deras di kawasan sekitar RSUD Ploso, Jombang, Senin 30 Maret 2026. Menyebabkan beberap mobil tertimba material bangunan RSUD, termasuk fasad gedung. Tidak ada korban luak dalam kejadian ini. Foto: Instagram@jombanginformasi_ Perbesar

Angin puting be;liung mengamuk saat hujan deras di kawasan sekitar RSUD Ploso, Jombang, Senin 30 Maret 2026. Menyebabkan beberap mobil tertimba material bangunan RSUD, termasuk fasad gedung. Tidak ada korban luak dalam kejadian ini. Foto: Instagram@jombanginformasi_

Penulis: Sri Muryanto | Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWWS.COM, JOMBANG– Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kecamatan Ploso, Jombang, pada Senin, 30 Maret 2026 sekitar pukul 15.55 WIB, dan menyebabkan kerusakan pada sejumlah fasilitas umum, termasuk bangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ploso.

Hujan lebat dan angin kencang melanda kawasan utara Sungai Brantas, khususnya di wilayah Kecamatan Ploso, Kabupaten Jombang.

Kejadian ini tercatat terjadi pada siang hari, tepatnya sekitar pukul 15.50–15.55 WIB, dan menimbulkan kerusakan pada beberapa titik di Desa Rejoagung dan Sentul.

Pada RSUD Ploso, bagian dekoratif fasad gedung (modul ACP) di gedung rawat inap terlepas dan jatuh hingga menimpa beberapa kendaraan yang terparkir di area rumah sakit.

Material fasad/ACP gedung rawat inap lepas dan berterbangan karena sapuan angin kencang, sehingga tampak bagian luar gedung rusak dan panel berhamburan.

Beberapa bagian atap atau fasad dilaporkan ikut terdampak, meski struktur utama bangunan tetap berdiri dan tidak roboh.

Material ACP yang lepas menimpa tiga kendaraan (mobil pasien dan pegawai) yang sedang terparkir di area RSUD, menyebabkan kerusakan bodi atau kaca kendaraan.

Air hujan sempat masuk ke dalam gedung, sehingga area tertentu terkena genangan ringan dan memerlukan pembersihan setelah hujan reda.

Meski material bangunan yang roboh sempat merusak kendaraan, pihak manajemen dan BPBD menyatakan bahwa aktivitas pelayanan rumah sakit tetap berjalan dengan pantauan kondisi bangunan.

Kanit Humas RSUD Ploso, Jerry Saifudin) secara eksplisit menyatakan bahwa dalam peristiwa tersebut tidak ada korban jiwa maupun luka, meski material fasad gedung (modul ACP) roboh dan menimpa beberapa kendaraan di area parkir.

Selain di RSUD Ploso, cuaca ekstrem juga merusak sejumlah rumah warga di Desa Sentul (Kecamatan Tembelang) dan Rejoagung (Kecamatan Ploso), dengan laporan kerusakan atap dan beberapa bangunan tertimpa pohon tumbang.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jombang mencatat kejadian ini sebagai bagian dari rangkaian insiden hujan deras dan angin kencang yang menerjang beberapa wilayah di Jombang pada akhir Maret 2026.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Jombang, Wiku Birawa Felipe Diaz Quintas (sering disebut Wiko Diaz), menyatakan bahwa BPBD Jombang mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem seperti hujan deras disertai angin kencang, puting beliung, hujan es, dan petir, terutama saat pergantian musim atau pancaroba.

Ia menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat, pelaporan cepat bila menemukan pohon rawan tumbang atau bangunan berpotensi roboh, serta kesiapan personel BPBD untuk turun ke lokasi segera begitu ada laporan bencana hidrometeorologi.

Hingga kini belum ditemukan pernyataan resmi tertulis atau rilis pers khusus yang secara eksplisit dinisiasi oleh pihak RSUD Ploso Jombang terkait kerusakan fasilitas akibat hujan deras dan angin kencang pada 30 Maret 2026.

Namun, dalam sejumlah pemberitaan dilaporkan bahwa pihak rumah sakit dan BPBD menyebut aktivitas pelayanan tetap berjalan, meski sebagian fasad gedung (modul ACP) roboh dan menimpa kendaraan, serta kondisi bangunan masih dalam pemantauan.

Dalam insiden hujan deras dan angin kencang yang merusak RSUD Ploso Jombang pada 30 Maret 2026, tidak ada laporan bahwa terdapat korban jiwa atau luka berat di lingkungan rumah sakit.

Beberapa pemberitaan menyebut servis pelayanan tetap berjalan dan hanya kerusakan fisik berupa fasad (modul ACP) yang roboh dan menimpa kendaraan di area parkir rumah sakit, tanpa menyebut adanya korban luka di dalam RSUD.

Di beberapa lokasi di Ploso dan sekitarnya, masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut apakah ada luka atau korban di luar kawasan RSUD (misalnya di pasar atau rumah warga), karena isu cuaca ekstrem ini memang memengaruhi beberapa titik di Jombang. **

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Viral Dilarang Melintas di Depan Kantor Kapolda Jatim, Hesty: Apa Ada Ranjau atau Intan Disana?

1 Agustus 2026 - 12:16 WIB

Marak Peredaran Narkoba, Satresnarkoba Polres Jombang Ungkap 80 Kasus

1 Agustus 2026 - 11:01 WIB

Nobel untuk Shinya Yamanaka: ER-100 Meremajakan Manusia dari DNA

1 Agustus 2026 - 11:00 WIB

Kamu Tanya 10-50 Pertanyaan, AI Butuh Minum Segelas Air 500 Ml

31 Juli 2026 - 18:20 WIB

Kata ESDM Soal Penyesuaian Harga Dex Series hingga Pertamax Besok

31 Juli 2026 - 17:24 WIB

Rp124 Miliar Macet di KPRI Sejahtera, Bupati Jombang Warsubi Minta Apraisal dari Tim Independen

31 Juli 2026 - 14:54 WIB

Bupati Probolinggo dan Suami Anggota DPR RI Dituntut 6 Tahun Penjara, Wajib Kembalilan Uang Rp147 M

31 Juli 2026 - 11:41 WIB

Menelisik Akar Terorisme (43): Para Budak Pun Merantai Dirinya Sendiri

31 Juli 2026 - 09:56 WIB

Reskrim Polres Jombang Mulai Selidiki KPRI Sejahtera, Kasus Dana Rp124 Miliar Tidak Cair

30 Juli 2026 - 19:00 WIB

Trending di News