Menu

Mode Gelap
Wamentan Sudaryono: 2,3 Juta Hewan Kurban Dipotong, Stok Aman & Bebas Penyakit Idul Adha Dorong Lonjakan Harga Pangan Nasional Sertipikat Jombang Menuju Kabupaten Bersih, Masuk 16 Terbaik Nasional IPP Mencapai 4,69, Jombang Raih Predikat Terbaik Jawa Timur dan Peringkat III Nasional Bongkar dan Bersihkan Ratoon, Areal Tebu 10.787 Ha Jombang Menuju Swasembada Gula 2028 Lewat Agrosolution 2025, Petrokimia Gresik Bersama 61.112 Petani Siap Wujudkan Swasembada Pangan

News

Prabowo Perintah ke Kapolri: Usut Tuntas Kasus Penyiraman Air Keras terhadap Andrie Yunus

badge-check


					Presiden Prabowo Subianto, Presiden RI. Foto: Instagram@presidenrepublikindonesia Perbesar

Presiden Prabowo Subianto, Presiden RI. Foto: Instagram@presidenrepublikindonesia

Penulis: Yusran Hakim  |  Editor: Priyo Suwarno

KREDONEWS.COM, JAKARTA–  Presiden Prabowo Subianto turun tangan,  memerintahkan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk mengusut tuntas kasus penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator KontraS, Andrie Yunus.

Presiden  meminta kasus ini ditangani secara profesional, transparan, dan dengan mengedepankan metode scientific crime investigation.

Kapolri menyampaikan bahwa perintah itu ia terima langsung dari Presiden dan akan ditindaklanjuti oleh jajaran Polri.

Langkah Polri

Sejauh ini polri mengumpulkan dan mendalami berbagai informasi serta bukti terkait penyiraman terhadap Andrie Yunus.

Disampaikan pula bahwa penanganan perkara ini dilakukan dengan pendekatan scientific crime investigation, termasuk olah TKP dan penelusuran pelaku.

Di tingkat kewilayahan, Polres Metro Jakarta Pusat telah menaikkan status kasus menjadi penyidikan.

Kondisi Andrie Yunus (singkat)Andrie Yunus mengalami luka bakar sekitar 24 persen pada tangan, wajah, dada, dan area mata, dan masih menjalani perawatan intensif di RSCM.

Jika Anda butuh, saya bisa bantu rangkum kronologi kejadian dan respons KontraS atau kelompok masyarakat sipil atas kasus ini.

Hingga 16 Maret 2026, Polri belum mengidentifikasi atau menangkap pelaku penyiraman air keras terhadap aktivis KontraS Andrie Yunus.

Polisi menduga ada dua pelaku laki-laki yang mengendarai sepeda motor (diduga Honda Beat 2016-2021):Pelaku 1 (pengemudi): Kaus kombinasi putih-biru, celana gelap (diduga jeans), helm hitam.

Pelaku 2 (penyiram): Masker/buff hitam menutupi setengah wajah, kaos biru tua, celana biru jeans dilipat pendek.

Aksi terekam CCTV di Jalan Salemba I-Talang, Senen, Jakarta Pusat, saat mereka mendekati korban dari arah berlawanan pada 12 Maret 2026 malam.

Kasus telah naik ke tahap penyidikan oleh Polres Metro Jakarta Pusat, tapi belum ada tersangka.

Foto wajah pelaku yang viral di media sosial dinyatakan buatan AI oleh polisi, karena mengganggu proses identifikasi asli.

Polri terus menelusuri identitas via CCTV, saksi, dan scientific investigation perintah Presiden Prabowo.**

Facebook Comments Box

Baca Lainnya

Harga Rp 1,340 Triliun, Pesawat Pembom Legendaris Boeing B‑52 Stratofortress Jatuh

17 Juni 2026 - 00:01 WIB

Harga BBM Nonsubsidi Naik, Tarif Bus Trans Jatim Dipastikan Tetap

16 Juni 2026 - 20:50 WIB

Bukan Cuma Surat, Pencuri Datangi Korban Berdamai di Depan Polisi Polsek Pungging Mojokerto

16 Juni 2026 - 17:59 WIB

Kejadian menari, tersangka pelaku pencurian Pungging Mojokerto, mereka berdamai. Suwandi, memaafkan pelaku, dan ikhlas memaafkan plekai sekaligus mencabut laporan

Gempa Magnetudo 6.7 Guncang Sulawesi Tengah, Lokasi Darat 23 Km dari Palu

16 Juni 2026 - 16:21 WIB

Gempa berkekuatan magnetudo, guncang wilayah Sulawesi Tengah, tidak menimbulkan tsunami. Beberapa laporan rumah roboh, korban berjatuhan. Foto: ist

Menelisik Akar Terorisme (19): Betapa Kejam dan Kelam Perang Daud

15 Juni 2026 - 20:19 WIB

Nekad Maling Motor, Dua Remaja Diringkus Polisi

15 Juni 2026 - 12:52 WIB

Tim Kejaksaan Pekanbaru Tangkap Kembali 3 dari 6 Tahanan Kabur, Gegara Pintu Kendaraan Dibuka

14 Juni 2026 - 18:06 WIB

Tim pengaman Kejaksaan Pekanbaru

Johor Bahru Gempar, 4 Orang Sekeluarga Siksa Wanita Buruh Indonesia

14 Juni 2026 - 16:23 WIB

Perempuan buruh asal Indonesia menjadi korban penganiayaan dua pria dan wanita satu keluarga di Johor Bahru, Malaysia.

Menelisik Akar Terorisme (18): Binatang Jadi Senjata Biologis Masal

14 Juni 2026 - 15:21 WIB

Trending di News